News Ticker
  • Update Corona Bojonegoro 4 Juli: Tidak Ada Kasus Baru, Positif 148, Sembuh 45, Meninggal 15
  • Diduga Akibat Korsleting Listrik, 5 Unit Rumah Milik Warga Kasiman Bojonegoro, Terbakar
  • Sesosok Mayat Perempuan Warga Soko Tuban, Ditemukan Mengapung di Bengawan Solo Bojonegoro
  • Update Corona Bojonegoro 3 Juli: ODP 31, PDP 2, Positif 148, Sembuh 45, Meninggal 15
  • Positif Corona di Bojonegoro Kembali Tambah 6 Orang, 1 Orang di Antaranya Meninggal Dunia
  • Pemkab Bojonegoro Izinkan Kegiatan Hajatan dengan Tetap Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19
  • Pemkab Bojonegoro Telah Salurkan Bantuan Santunan Kematian Bagi 1.800 Orang
  • Hingga Mei 2020, Penderita HIV/AIDS Baru di Bojonegoro 39 Orang, Jumlah Kumulatif 1.199 Orang
  • Pemkab Bojonegoro Beri Layanan Rapid Test Gratis, bagi Calon Peserta UTBK SBMPTN
  • Update Corona Bojonegoro 2 Juli: ODP 34, PDP 3, Positif 142, Meninggal 14, Sembuh 45
  • Kabar Gembira, 9 Orang Positif Corona di Bojonegoro Hari Ini Sembuh, Positif Baru 2 Orang
  • Pemkab Blora Terima Kunjungan Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah
  • Update Corona Blora 2 Juli: ODP 12, PDP 5, Positif 55, Dirawat 42, Sembuh 8, Meninggal 5
  • Air Sungai Bengawan Solo Diduga Tercemar, PDAM Blora Tetap Beroperasi
  • Bupati Bojonegoro Kembali Laksanakan Kunjungan dan Pembinaan pada Peternak
  • Kasus DBD di Kabupaten Bojonegoro Capai 67 Orang, 1 di Antaranya Meninggal Dunia
  • Bupati Bojonegoro Serahkan Penghargaan pada Kades Pelopor Kampung Tangguh Semeru
  • Ademos Bojonegoro Gelar Sinau Bareng Virtual di Era Baru Pendidikan
  • Update Corona Bojonegoro 1 Juli: ODP 32, PDP 2, Positif 140, Meninggal 14, Sembuh 36
  • Positif Corona di Bojonegoro Hari Ini Kembali Tambah 5 Orang dan Sembuh 1 Orang
  • Epilepsi Kambuh, Warga Purwosari Bojonegoro Meninggal Dunia Setelah Tercebur di Dalam Sumur
  • Air Sungai Bengawan Solo di Wilayah Blora Berubah Warna, Diduga Tercemar
  • Keberadaan Jembatan Penghubung Bojonegoro - Blora, Menjadi Akses Menuju Bandara Ngloram
  • Inilah Nama 24 Pejabat Pemkab Bojonegoro yang Baru Dilantik Bupati Anna Muawanah

Tolong Menolong Meringankan Sesama

HIDUP itu bagaikan sebuah bangunan, yang saling menopang antara unsur yang satu dengan unsur yang lainya, karena itu setiap muslim harus memiliki kesadaran penuh dan kepekaan yang tinggi untuk selalu membantu dan memuliakan sesamanya, agar hidup yang dijalaninya bermanfaat dan membawa kemuliaan.
 
Sebagaimana Hadits Nabi Muhammad SAW: Orang mukmin itu bagi orang mukmin lainya, seperti sebuah banguan yang saling memperkokoh lainya. Kemudian Rasulullah menganyamkan jari-jemarinya. (HR Bukhori Muslim, Turmudzi).
 
Sebidang dinding yang berdiri tegak sendiri adalah lemah, namun apabila disambungkan dengan dinding lainya, maka akan menjadi sangat kuat. Inilah gambaran antara mukmin satu dengan lainya, maka antara orang mukmin satu dengan lainya harus saling membantu, menolong, menopang dan sama-sama memikul beban untuk kemaslahatan mereka bersama.
 
Sebagaimana Allah menganjurkan dalam firmanya: Dan tolong menolonglah kamu dalam mengerjakan kebajikan dan taqwa, dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.
 
Perpecahan ataupun saling merendahkan bukanlah menjadi semangat yang terkandung dalam keimanan seseorang. Agama tidak menganjurkan unsur-unsur yang mengajarkan perpecahan, saling merendahkan antara sesama manusia ataupun usaha-usaha yang menghalangi ataupun menggagalkan.
 
Saling membantu merupakan kekuatan bagi orang-orang muslim dan sebagai senjata persatuan yang menyatukan tangan satu dengan lainya, dan menjauhkan perselisihan serta permusuhan.
 
Sebagaimana isyarat Allah dalam Al-Quran: Dan berpeganglah kamu semuanya pada tali agama Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu, ketika kamu dahulu masih jahiliah bermusuh-musuhan, maka Allah menjinakan diantara kamu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah orang-orang yang bersaudara.
 
Ayat ini telah memberikan isyarat bahwa setiap mukmin memiliki kewajiban untuk membangun kerjasama ataupun tolong menolong dengan sesamanya. Karena hal ini akan memberikan manfaat dalam melindungi setiap muslim dari semua behaya yang mengancamnya, dan akan mengantarkan setiap muslim mewujudkan kehidupan yang bahagia dan harmonis dalam menjalani kehidupan, di bawah lindungan dan bimbingan Allah SWT.
 
Kewajiban terhadap orang lain itu merupakan sikap perhatian dan saling membantu dengan kemampuan yang ada. Dalam hal ini Al-Quran walaupun menganjurkan sumbangan sukarela dan menekankan keinsafan pribadi, namun dalam beberapa hal Kitab Suci ini menekankan hak dan kewajiban baik melalui kewajiban zakat yang merupakan hak delapan kelompok yang telah ditetapkan (QS. At-Taubah: 60) maupun melalui infaq, sedekah wajib yang merupakan hak bagi yang memintanya atau yang tidak namun membutuhkan bantuan.
 
Sebagaimana firman-Nya: Dalam harta mereka ada hak untuk (orang miskin yang meminta) dan yang tidak berkecukupan (walaupun tidak meminta) (QS. Al-Dzariyat 51:19).
 
Hak dan kewajiban tersebut mempunyai kekuatan tersendiri karena keduanya merupakan keharusan kepada yang berkewajiban untuk melaksanakannya. Bukan hanya keharusan yang tumbuh dari lubuk hatinya tetapi juga atas dasar bahwa pemerintah dapat tampil memaksakan pelaksanaan kewajiban tersebut untuk diserahkan kepada pemilik haknya.
 
Dalam konteks inilah Al-Quran menetapkan kewajiban membantu keluarga dan kewajiban setiap individu untuk dapat membantu anggota masyarakatnya. Boleh jadi karena satu dan lain hal agar seseorang tidak mampu memperoleh kecukupan untuk kebutuhan pokoknya, maka dalam hal ini Al- Quran menegaskan kewajiban memberi nafkah kepada keluarga atau dengan istilah lain jaminan antar satu rumpun keluarga sehingga setiap keluarga harus saling menjamin dan mencukupi.
 
Sebagaimana firman Allah: Dan berikanlah kepada keluarga dekat haknya, juga kepada orang miskin, dan orang yang berada dalam perjalanan. (QS. Al-Isra: 26).
 
Ayat ini menggaris bawahi adanya hak bagi keluarga yang tidak mampu terhadap yang mampu. Bahkan memberi nafkah kepada anak cucu atau ayah dan kakek merupakan kewajiban walaupun mereka bukan muslim.
 
Islam menganjurkan sikap persamaan hak, pengertian dan penghargaan serta pelayanan yang tidak mengenal perbedaan di antara sesama manusia.
 
Allah swt telah menyinggung pengajaran ini dalam Surat Abasa ayat 1-11 sebagai berikut: Dia (Muhammad) bermuka masam karena didatangi oleh salah seorang yang buta. Tahukah kamu barangkali dia ingin membersihkan dirinya (dari dosa) atau dia ingin mendapat pengajaran lalu pengajaran itu bermanfaat baginya. Adapun orang yang kaya, maka kamu melayaninya. Padahal tidak ada dosa atasmu karena dia tidak membersihkan diri (beriman). Adapun orang yang datang kepadamu dengan segera (untuk mendapat pengajaran) dan dia takut kepada Allah, maka kamu melupakannya tidak menghiraukannya. Jangan sekali bersikap demikian karena sesungguhnya ajaran Allah adalah suatu peringatan. (QS Abasa: 1-11).
 
Isyarat Al-Quran ini mengandung makna dan pengajaran agar setiap muslim memberikan pelayanan yang baik kepada sesama muslim tanpa membedakan status sosialnya ataupun keadaan fisiknya. Tidak boleh membedakan orang kaya dan miskin ataupun rakyat jelata dengan penguasa yang berpangkat tinggi dan sesama muslim lebih diutamakan daripada orang yang beragama lain.
Maka dalam ayat ini semakin tegas posisi setiap muslim di hadapan sesama manusia atau di hadapan Allah SWT. Maka sesungguhnya yang membedakan antara manusia satu dengan yang lainya hanyalah kualitas ketaqwaan yang dimiliki seseorang.
 
Untuk dapat mencapai kemuliaan amal saleh, maka setiap orang harus terus berjuang untuk menutup pintu hati dari semua godaan setan yang terkutuk, sehingga setan tidak bisa lagi masuk menggoda manusia.
 
Semoga tulisan singkat ini bermanfaat untuk meneguhkan komitmen dalam menjalani segala ketaatan dalam beragama, mencerdaskan, mencerahkan dan membawa kebahagiaan dan menambah kemuliaan dalam menjalani hidup dengan nilai kebenaran, kebaikan dan keberkahan.
Jadilah orang yang selalu rela dalam menjalani takdir, sabar menghadapi ujian dan bahagia dalam menikmati kehidupan.
 
Barokallaahu Fiikum (*/imm).
 
 
 

Penulis: Roli Abdul Rokhman SAg MPd.I, Presidium Majelis Dakwah KAHMI Kabupaten Bojonegoro.

 

Ilustrasi: Gambar tangan (Foto Pixabay)

Berita Terkait

Videotorial

InsertLive Covid Campaign: Kampanye Lawan Corona

#MediaLawanCovid19

InsertLive Covid Campaign: Kampanye Lawan Corona

#MediaLawanCovid19 kembali meluncurkan konten edukasi bersama, salah satunya melalui video, pada Minggu (29/03/2020) . Kampanye besar kedua ini dilakukan untuk ...

Berita Video

Video Prosesi Pemakaman PDP Asal Kecamatan Temayang Bojonegoro

Virus Corona

Video Prosesi Pemakaman PDP Asal Kecamatan Temayang Bojonegoro

Bojonegoro - Seorang warga Kabupaten Bojonegoro, yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) pada Rabu (10/06/2020), sekitar pukul 20.40 WIB meninggal ...

Teras

Mempertanyakan Keseriusan Manajemen Persibo Bojonegoro #2

Mempertanyakan Keseriusan Manajemen Persibo Bojonegoro #2

DALAM tulisan sebelumnya, untuk kembali membangun Persibo, menurut penulis paling tidak ada tiga hal utama yaitu, pertama aspek legalitas, kedua ...

Opini

Apakah Sudah Pantas New Normal?

Virus Corona

Apakah Sudah Pantas New Normal?

SARS CoV-2 (Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2) adalah virus penyebab Covid-19 (Coronavirus Disease 2019), mahluk lemah yang jika dicelupkan air ...

Quote

Tuntunan Ibadah Salat Tarawih di Rumah Saja, saat Pandemi Covid-19

Quote Islami

Tuntunan Ibadah Salat Tarawih di Rumah Saja, saat Pandemi Covid-19

KONDISI mewabahnya virus Corona (Covid-19) dalam bulan Ramadan ini tidak mengalami penurunan, bahkan semakin meningkat, maka untuk mencegah bahkan memutus ...

Sosok

Petani di Ngasem Bojonegoro ini Mencoba Peruntungan Dengan Menanam Buncis

Petani di Ngasem Bojonegoro ini Mencoba Peruntungan Dengan Menanam Buncis

Bojonegoro - Berawal dari niat untuk memaksimalkan hasil dari sawah yang dimilikinya, Charis Manan (39) petani asal Dusun Gempol Garut ...

Eksis

Seniman Barongan Blora, Berupaya Eksis di Tengah Pandemi Covid-19, Melalui Media Sosial

Komunitas

Seniman Barongan Blora, Berupaya Eksis di Tengah Pandemi Covid-19, Melalui Media Sosial

Blora - Belum diizinkannya pertunjukan seni budaya di tatanan New Normal yang melibatkan banyak penonton oleh Gugus Tugas Percepatan Pananganan ...

Infotorial

Program Pengembangan Masyarakat ExxonMobil Cepu Limited

Program Pengembangan Masyarakat ExxonMobil Cepu Limited

Banyu Kanggo Urip Banyune Resik, Uripe Apik AIR BERSIH merupakan kebutuhan dasar bagi kita. Seluruh aspek kehidupan ditunjang dengan keberadaan ...

Berita Foto

Jenazah ODP Asal Surabaya Dimakamkan di Kanor Bojonegoro dengan Protokol Covid-19

Virus Corona

Jenazah ODP Asal Surabaya Dimakamkan di Kanor Bojonegoro dengan Protokol Covid-19

Bojonegoro - Jenazah warga Kota Surabaya yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) Virus Corona (Covid-19), yang meninggal di Rumah Sakit ...

Feature

Tradisi Nyadran di Desa Napis Tambakrejo Bojonegoro, Kearifan Lokal yang Masih Dilestarikan

Tradisi Nyadran di Desa Napis Tambakrejo Bojonegoro, Kearifan Lokal yang Masih Dilestarikan

Bojonegoro - Sebagian masyarakat Desa Napis Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro pada Jumat (07/02/2020) pagi, menggelar tradisi Nyadran atau Manganan, dengan ...

Religi

Tata Cara Salat Idulfitri di Rumah saat Pandemi Virus Corona

Oase Ramadan

Tata Cara Salat Idulfitri di Rumah saat Pandemi Virus Corona

KARENA pelaksanaan salat idulfitri berjamaah di tanah lapang atau di masjid rentan mengorbankan kepentingan yang lebih utama, yaitu memutus rantai ...

Pelesir

Jelang New Normal, Perajin Gerabah Desa Rendeng Malo, Bojonegoro, Lakukan Sejumlah Persiapan

Jelang New Normal, Perajin Gerabah Desa Rendeng Malo, Bojonegoro, Lakukan Sejumlah Persiapan

Bojonegoro - Dampak pandemi virus Corona (Covid-19) yang melanda Indonesia juga berimbas pada sektor wisata di Kabupaten Bojonegoro, salah satunya ...

Hiburan

Cak Nun bersama Kyai Kanjeng Meriahkan Full Moon Festival di Negeri Atas Angin Bojonegoro

Full Moon Festival #2

Cak Nun bersama Kyai Kanjeng Meriahkan Full Moon Festival di Negeri Atas Angin Bojonegoro

Bojonegoro - Full Moon Festival kembali digelar untuk yang kedua kalinya, Selasa (10/03/2020) malam, di puncak di Negeri Atas Angin ...

Statistik

Hari ini

71 kunjungan

92 halaman dibuka

0 pengunjung online

Bulan ini

22.785 kunjungan

32.748 halaman dibuka

Tahun ini

2.311.458 kunjungan

3.322.207 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 467.837

Indonesia: 8.442

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015

1593884767.1553 at start, 1593884767.4124 at end, 0.25706005096436 sec elapsed