News Ticker
  • Review Film GJLS Berapi-Api
  • Pergeseran Makna Body Positivity, Ahli Jiwa Ingatkan Bahaya Legitimasi Obesitas Atas Nama Kebahagiaan
  • Pemprov Jatim Sediakan 500 Undangan Gratis Upacara Hari Pahlawan 2026 di Tugu Pahlawan Surabaya
  • Kepala BKN Dorong Bojonegoro Jadi Pilot Project Manajemen Talenta ASN
  • Dukung Swasembada Pangan Nasional, Pemkab Blora dan PT Agrinas Pangan Nusantara Sepakati Pengembangan Kawasan Sentra Produksi
  • 8 November dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 08 November 2026
  • Diduga Akibat Bediang, Kandang Sapi Milik Warga Ngambon, Bojonegoro Terbakar
  • Setyo Wahono Minta Disdagkop UM Kurasi Produk Unggulan Desa Saat Buka PASS ISYA di Ngraseh
  • Film Silent Friend, Kisah Drama yang Intim dan Hangat
  • Respons Cepat Laporan Warga, DLH Bojonegoro Bersihkan Tumpukan Sampah Liar di Baureno dan Pasar Banjarejo
  • Pemkab Bojonegoro Ajak ASN Lindungi Pekerja Rentan Melalui Gerakan ASN Jariyah
  • Pemprov dan DPRD Jatim Sepakati Dana Cadangan Pilgub Rp600 Miliar, Dihimpun Bertahap Hingga 2029
  • Kapolres Bojonegoro Salurkan Bantuan dan Tinjau Warga Terdampak Angin Puting Beliung di Desa Jono Temayang
  • Kampung Ilmu Gelar Jumat Sehat, Semarakkan HUT YKIB ke-11 Tahun
  • 7 November dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 7 November 2026
  • Diterjang Angin, Padepokan Perguruan Silat di Gondang, Bojonegoro Roboh
  • Meriahkan HJB ke-349, GOW Bojonegoro Gelar Lomba Cipta Menu Olahan Ikan Bengawan Solo
  • 12 Rumah di Desa Jono Rusak Diterjang Angin Kencang, Aparat Gabungan Turun Bantu Warga
  • Studi Terbaru Ungkap Kecepatan Jalan Kaki Cepat Berdampak Signifikan Bagi Kebugaran dan Umur Panjang
  • Realisasi Beasiswa Tahap II Bojonegoro Tembus 2.567 Penerima, Ratusan SK Baru Segera Rampung
  • Pemprov Jatim Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Hingga 30 November, Sekda Bojonegoro Ajak Warga Manfaatkan Insentif
  • 6 November di Catatan Sejarah
Untuk Kedua Kalinya, Warga Ngampel Kembali Gagal Bertemu Bupati Bojonegoro

Untuk Kedua Kalinya, Warga Ngampel Kembali Gagal Bertemu Bupati Bojonegoro

Bojonegoro - Warga masyarakat Desa Ngampel Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, pada Kamis (29/08/2019), kembali menggelar unjuk rasa (unras) atau aksi damai, menuntut Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah, untuk menerbitkan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Ijin Bangun Guna Serah Pasar Desa Ngampel, yang hingga kini tak kunjung diterbitkan.
 
 
Namun sayang, para pengunjuk rasa tersebut kembali gagal bertemu langsung dengan Bupati Anna Muawanah.
Mereka ditemui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Pemkab Bojonegoro, Djoko Lukito SSos MM, didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bojonegoro, Djuana Poerwiyanto SSos MM.
 
 
 

Unjuk rasa (Unras) atau aksi damai warga masyarakat Desa Ngampel Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, di depan Pendapa Pemkab Bojonegoro. Kamis (29/08/2019)

 
Sebelum datang di Pendapa Pemkab Bojoneggoro, para pengunjuk rasa yang berjumlah sekitar 200 orang berkumpul di lokasi rencana pembangunan Pasar Desa Ngampel, di Jalan Pemuda Bojonegoro, kemudian mereka menuju ke Kantor Mal Pelayanan Publik, di Jalan Veteran Bojonegoro, untuk mepertanyakan proses perijinan pendirian Pasar Desa Ngampel, baru kemudian melanjutkan longmarch menuju ke Pendapa Pemkab Bojonegoro.
 
 
 
 
 
 
 
Unjuk rasa (Unras) atau aksi damai warga masyarakat Desa Ngampel Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, di depan Pendapa Pemkab Bojonegoro. Kamis (29/08/2019)
 
 
 
Saat berada di depan Pendapa Pemkab Bojonegoro, perwakilan pengunjuk rasa menyanpaikan sejumlah tuntutan, yang intinya warga Desa Ngampel bersama Aparatur Desa Ngampel dan seluruh lapisan masyarakat Desa Ngampel, pada hari ini sengaja datang kembali untuk melakukan unjuk rasa damai menuntut diterbitkannya ijin bangun guna pasar Desa Ngampel.
 
 
Kepala Kades Ngampel, Pujianto, pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa jika pada tanggal 14 Agustus 2019 lalu mereka datang ke Pendapa untuk bertemu dengan Bupati Bojonegoro guna diterbitkannya ijin bangun guna serah pasar Desa Ngampel yang sampai saat ini belum terpenuhi, maka sebagai pertanggungjawaban atas hasil musyawarah warga, maka peihhaknya telah melakukan langkah dengan membuat laporan kepada Presiden RI dan Ombudsman RI.
 
"Kami telah membuat pelaporan atas dugaan mal admistrasi perijinan yang telah kami ajukan sejak tanggal 1 Agustus 2018." kata Pujianto.
 
Sebagai rakyat dan warga negara yang taat terhadap hukum dan peraturan pemerintah, pihaknya bersama seluruh lapisan masyarakat Desa Ngampel sangat kecewa terhadap Bupati Bojonegoro yang telah nyata nyata mengabaikan prinsip pelayanan terhadap masyarakat.
 
"Adalah sangat tidak wajar jika ada pelayanan perijinan yang dibiarkan berlarut-larut tidak segera diselesaikan. Di daerah Kabupaten manapun bahkan di Negara manapun waktu penyelesaian perijinan ditentukan dengan tempo waktu yang terukur sehingga memiliki kepastian pelayanan." kata Pujianto
 
 
 
 

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Djoko Lukito SSos MM, saat menemui para pengunjuk rasa di depan depan Pendapa Pemkab Bojonegoro. Kamis (29/08/2019)

 
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Pemkab Bojonegoro, Djoko Lukito SSos MM, saat menemui para pengunjuk rasa menyampaikan bahwa selaku perwakilan dari Bupati Bojonegoro dikarenakan Bupati sedang mengikuti kegiatan di daerah Gondang.
 
Menurut Djoko Lukito, terkait permasalahan pasar Desa Ngampel, Pemkab Bojonegoro sudah mengundang tim untuk mengkaji seluruh permasalahan yang dialami pasar desa tersebut.
 
"Kami selaku perwakilan dari Bupati Bojonegoro di mana Bupati merespon dengan baik terkait usaha-usaha warga Desa Ngampel, untuk memperjuangkan pasar tersebut." tutur Djoko Lukito.
 
 
Doko Lukito menambahkan, dalam pergantian pemimpin, tidak seluruhnya tahu apa masalah yang sedang dialami warga dan Bupati Bojonegoro tidak menghalangi dalam proses ijin maupun pembangunan pasar Desa Ngampel.
 
"Kami tentunya berharap sabar dari warga Desa Ngampel, karena tentunya terdapat regulasi-regulasi yang harus
dijalankan, dan Bupati Bojonegoro sudah menanggapi dan mengkaji permasalahan tersebut, sehingga ada kepastian jawaban untuk segera direalisasikan." tutur Djoko Lukito. (red/imm)
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Petani, Pemkab Bojonegoro Gelar Gutanbo Fest 2026

Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Petani, Pemkab Bojonegoro Gelar Gutanbo Fest 2026

Bojonegoro Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar Gumregah Tani Bojonegoro Festival (Gutanbo Fest) 2026 di Alun-Alun Bojonegoro pada Jumat (16/10/2026). Perhelatan dibuka ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Menghadapi tumpukan materi kuliah, kejaran tenggat tugas, dan jadwal kelas pagi yang tak kompromi sering kali memaksa mahasiswa mencari jalan ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan

Wisata

Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan

Bojonegoro - Bukan sekadar destinasi wisata anyar, Geosite Kedung Lantung di Desa Sugihwaras, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menjadi ...

Hiburan

Review Film GJLS Berapi-Api

Review Film GJLS Berapi-Api

Kesuksesan Ibuku Ibu-Ibu yang mendulang hampir 600 ribu penonton pada tahun lalu seolah menjadi batu loncatan bagi trio komika Rispo, ...

1794160385.8442 at start, 1794160387.5096 at end, 1.6653501987457 sec elapsed