Dinas Pengairan Bangun 60 Embung Tahun 2015
Jumat, 13 November 2015 09:00 WIBOleh Khoirul Anam
Oleh Khoirul Anam
Kota – Dinas Pengairan Kabupaten Bojonegoro optimistis bisa membangun 1.000 embung sesuai program Bupati Bojonegoro Suyoto hingga pada akhir 2018 mendatang. Pada tahun 2015 ini, Dinas Pengairan sudah membangun 60 embung di sejumlah desa di Bojonegoro. Sedangkan, target pembangunan embung di tahun 2015 ini sebenarnya hanya 55 embung.
Menurut Kasi Pelaksana Teknis Dinas Pengairan Kabupaten Bojonegoro, Raditio, target pembangunan embung tahun ini sudah terpenuhi. “Target pembangunan embung tahun ini sebanyak 55 lokasi, tetapi kami berhasil membangun 60 embung,” ujarnya pada BBC, sapaan BeritaBojonegoro.com, Kamis (12/11).
Menurutnya, pembangunan embung di wilayah Bojonegoro hingga kini telah mencapai 350 lebih. Ia optimistis pada tahun 2018 mendatang target pembangunan embung sebanyak 1.000 embung bisa terealisasi.
Ia menuturkan, pembangunan embung memang di lapangan banyak terkendala dengan persoalan tidak tersedianya lahan, proses pembebasan lahan itu, hingga lokasi embung itu yang tidak sesuai dengan pembangunan embung yang layak.
Namun, kata dia, sejauh ini embung yang ada sudah berfungsi seperti tujuan semula. Embung itu berfungsi sebagai penampung air pada saat musim hujan dan bisa dimanfaatkan untuk keperluan pengairan persawahan pada saat musim kemarau.
Akan tetapi, diakuinya banyak embung yang mengering pada saat musim kemarau tahun ini. Misalnya, embung Glagah di Dusun Glagah, Desa/Kecamatan Purwosari, mengering pada saat musim kemarau. Embung itu mengalami pendangkalan dan semestinya dikeruk agar dapat menampung air lebih banyak. (nam/kik)































.md.jpg)






