News Ticker
  • Diduga Akibat Korsleting Sistem Kelistrikan, Sebuah Mobil di Bojonegoro Kota Hangus Terbakar
  • Tertabrak Truk, Seorang Pemotor Anak di Sumberrejo, Bojonegoro Meninggal
  • KUA Ngasem, Bojonegoro Terapkan Ekoteologi, Wajibkan Pengantin Baru Tanam Pohon
  • 180 Kursi Kepala Sekolah di Bojonegoro Masih Kosong Setahun, DPRD Desak Disdik Segera Isi
  • Jawa Timur Targetkan Jadi Lumbung Talenta Nasional Lewat Talent DNA ESQ
  • Harga Emas Antam Hari Ini Rp 2.956.000 per Gram
  • 10 Rekomendasi Film Romantis Terbaik Sepanjang Masa
  • 5 Februari dalam Sejarah
  • Banjir Bandang Terjang 2 Desa di Kecamatan Gondang, Bojonegoro, Ratusan Rumah Warga Tergenang
  • PT KAI Layani 5.040 Penumpang Lebaran 2026 di Stasiun Bojonegoro, Berikut Panduan Beli Tiketnya
  • Diduga Sesak Napas Kambuh, Seorang Kakek Warga Pati Meninggal saat Beli Semangka di Balen, Bojonegoro
  • Inflasi Bojonegoro Januari 2026 Terkendali, Harga Barang & Jasa Relatif Stabil
  • Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Alsintan Modern ke Petani
  • Rekomendasi AC LG 1/2 PK, Hemat Listrik dan Pendinginan Maksimal
  • Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Avanza di Kapas, Bojonegoro Tabrak Motor, 2 Orang Luka-Luka
  • PT KAI Catat Pertumbuhan Pelanggan Kereta Api di Stasiun Bojonegoro Meningkat 13 Persen pada 2025
  • Naik Rp 102.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 2.946.000 per Gram
  • 4 Januari dalam Sejarah
  • Diterjang Angin, Atap Gedung Pondok Pesantren Hidayatullah di Trucuk, Bojonegoro Roboh
  • Pemkab Bojonegoro Perluas Program KOLEGA, Ratusan KPM Terima Bantuan Budidaya Lele
  • Tertabrak Truk, Pemotor di Dander, Bojonegoro Luka Berat
  • Wakil Bupati Bojonegoro Tinjau Pemasangan Portal Jalan Jembatan TBB
  • 2 Truk 'Adu Banteng' di Sumberrejo, Bojonegoro
  • Netflix Tayangkan Live Konser BTS 'ARIRANG' Perdana dari Korea, Bisa Disaksikan Global
Tahun 2020, Pemkab Bojonegoro Targetkan Tidak Ada Status Desa Tertinggal

Tahun 2020, Pemkab Bojonegoro Targetkan Tidak Ada Status Desa Tertinggal

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaen Bojonegoro, pada Rabu (29/01/2020) bertempat Pendapa Pemkab Bojonegoro, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Indeks Desa Membangun dalam rangka Peningkatan Kriteria Desa Mandiri, Maju dan Desa Berkembang, di Kabupaten Bojonegoro.
 
Dalam rakor tersebut, Bupati Bojonegoro berharap bahwa pada tahun 2020, di Kabupaten Bojonegoro tidak ada lagi desa dengan kriteria atau status desa tertinggal maupun desa sangat tertinggal.
 
 
Rapat Koordinasi Indeks Desa Membangun dalam rangka Peningkatan Kriteria Desa Mandiri, Maju dan Desa Berkembang tersebut dihadiri dan dibuka oleh Bupati Bojonegoro, DR Hj Anna Muawanah, dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bappeda Bojonegoro, Drs Ec M Anawar Mukhtadlo; Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bojonegoro, Dujana Poerwiyanto SSos MM; Kepala OPD Pemkab Bojonegoro; Camat dan kepala Desa se Kabupaten Bojonegoro; Pendamping profesional dari DPMD Bojonegoro dan pendamping desa dari 28 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro.
 
Selain itu, dihadirkan narasumber, Kepala Bagian Perencanaan Sekretariat Ditjen Pembangunan dan Perencanaan Masyarakat Desa (PPMD), Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Ir Hariyanti MM bersama tim.
 
 
 
 

Plt Kepala Bappeda Kabupaten Bojonegoro, Drs Ec M Anawar Mukhtadlo, saat beri sambutan dalam Rakor Indeks Desa Membangun, di pendapa Pemkab Bojonegoro. Rabu (29/01/2020)

 
Plt Kepala Bappeda Kabupaten Bojonegoro, Drs Ec M Anawar Mukhtadlo, dalam sambutanya mengatakan bahwa pada 2019, status desa di Kabupaten Bojonegoro terdapat 3 desa mandiri, 74 desa maju dan 323 desa berkembang, serta 19 desa tertinggal, dari 419 desa yang ada di Kabupaten Bojonegoro.
 
"Pada 2020, Pemerintah Pusat menargetkan desa mandiri dari 5 ribu menjadi 10 ribu, desa maju naik 5 ribu juga. Nah ini juga otomatis di Kabupaten Bojonegoro targetnya juga harus di sesuaikan selaras dengan kebijakan nasional," kata Anawar Mukhtadlo.
 
Lebih lanjut Anawar Mukhtadlo mengungkapkan bahwa pada tahun 2020 di Kabupaten Bojonegoro ditargetkan untuk desa mandiri naik dari 3 desa menjadi 42 desa. Desa maju dari 74 menjadi 84 desa, sedangkan desa berkembang dari 323 menjadi 293.
 
"Sehingga perlu dilakukan upaya dari berbagai pemangku dalam peningkatan status desa tersebut," katanya mengimbuhkan.
 
 
Anawar Mukhtadlo menjelaskan bahwa tujuan digelarnya Rakor Indeks Desa Membangun adalah untuk peningkatan status kemandirian dan kemajuan desa di Kabupaten Bojonegoro tahun 2020, yaitu dengan melaksanakan upaya koordinasi dan sinergitas para pemangku kepentingan terhadap keefektivan program peninngkatan status desa.
 
"Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kolaborasi dan sinergitas dalam mewujudkan peningkatan status kemandirian dan kemajuan desa di Kabupaten Bojonegoro," kata Anawar Mukhtadlo
 
 
Pada kesempatan tersebut Anawar Mukhtadlo juga berharap adanya masukkan dan rekomendasi serta trobosan trobosan terkait status kemandirian dan kemajuan desa di Kabupaten Bojonegoro. Selanjutnya dari hasil dari rakor tersebut diharapkan para pemangku kebijakan memiliki kemampuan untuk menganalisis masalah dan mengintervensi program atau kegiatan, kususnya dalam peningkatan status kemandirian desa tahun 2020 di Kabuapten Bojonegoro.
 
"Dengan rakor ini diharapkan ada komitmen bersama dan bersinergi dalam rangka peningkatan status kemandirian dan kemajuan desa di Kabupaten Bojonegoro," kata Plt Kepala Bappeda Bojonegoro, Drs Ec M Anawar Mukhtadlo.
 
 
 
 

Bupati Bojonegoro, DR Hj Anna Muawanah, saat beri sambutan dalam Rakor Indeks Desa Membangun, di pendapa Pemkab Bojonegoro. Rabu (29/01/2020)

 
Bupati Bojonegoro, DR Hj Anna Muawanah, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa sejak 2018 hingga 2019, desa mandiri di Kabupaten Bojonegoro tidak ada peningkatan. Menurut Bupati, jika kriteria desa tidak ada peningkatan berarti ada perencanaan yang salah dan menurutnya kalau perencanaan salah maka implementasinya mendekati salah. Sehingga pada 2020 Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menargetkan desa mandiri dari 3 menjadi 42. Sementara desa maju dari 74 menjadi 84 atau naik 10 desa, dan sisanya desa berkembang.
 
"Kemarin Bappeda sama DPMD saya wanti-wanti, untuk tahun 2020 Pemkab punya target desa mandiri menjadi 42 desa, kemudian desa maju naik 10 desa. Sisanya desa berkembang. Untuk desa tertinggal dan sangat tertinggal sudah tidak ada," kata Bupati Anna Muawanah.
 
Bupati juga menuturkan bahwa Pemkab Bojonegoro betul-betul ingin merumuskan kebijakan yang bisa dipergunakan sebagai referensi, sehingga output dari pada peningkatan kriteria desa di 2020 bisa maksimal, dan target desa mandiri, maju dan berkembang bisa terwujud.
 
Menurut Bupati, agar persfektif tersebut bisa tercapai, pemkab sudah punya mainset bagaimana kriteria tersebut bisa terus didorong. Setelah mainset ada kebijakan regulasi, bisa tataran peraturan dan kemudian kebijakan di anggaran, setelah itu ada desa. Desanya juga menentukan, kerena kadang pemkab sudah maksa-maksa, tapi desanya tidak siap, sehingga target tidak tercapai.
 
"Jadi ada 3 komponen policy maker yaitu landasan aturan (regulasi), kebijakan anggaran, kemudian desanya sendri," kata Bupati.
 
 
Bupati juga berpesan kepada semua pihak, mulai dari kepala desa, pendamping dan camat, harus fokus dalam meningkatkan kriteria desa di wilayahnya masing-masing.
 
"Kita tuntaskan jangan nanti semuanya tidak fokus, tidak memenuhi kriteria, maka semuanya gagal untuk mencapai desa mandiri dan maju maupun desa berkembang. Harapan kami tidak ada desa tertinggal di 2020." kata Bupati
 
Masih menurut Bupati, ke depan pemkab Bojonegoro juga akan memberikan penghargaan kepada desa-desa yang masuk kriteria naik kelas.
 
"Kita punya kepuasan di saat kinerja kita dihargai orang. Nanti di 2020 kita juga akan beri penghargaan kepada desa yang masuk kriteria naik kelasnya, misal dari berkembang ke maju, yang maju ke mandiri. Kami berikan penghargaan." kata Bupati.
 
 
Usai memberikan sambutan, Bupati Bojonegoro Dr Hj Anna Muawanah secara resmi membuka Rapat Koordinasi Indeks Desa Membangun dalam rangka Peningkatan Kriteria Desa Mandiri, Maju dan Desa Berkembang, di Kabupaten Bojonegoro.
 
Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan paparan dari narasumber, salah satunya Kepala Bagian Perencanaan Sekretariat Ditjen PPMD, Kementerian Desa PDTT, Ir Hariyanti MM. (dan/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Global Geoparks Network Association Kunjungi Sejumlah Geosite di Bojonegoro

Berita Video

Global Geoparks Network Association Kunjungi Sejumlah Geosite di Bojonegoro

Bojonegoro - Tim dari Global Geoparks Network (GGN) Association, selaku assessor UNESCO Global Geoparks (UGGp), laksanakan kunjungan atau verifikasi lapangan ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Quote

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Saat datangnya Hari Raya Idulfitri, sering kita liha atau dengar ucapan: "Mohon Maaf Lahir dan Batin, seolah-olah saat IdulfFitri hanya ...

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Bojonegoro - Salah satu putra terbaik asal Bojonegoro, Prof Dr Pratikno MSoc Sc, pada Minggu malam (20/10/2024) kembali dipilih menjadi ...

Eksis

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro menggelar Lomba Bertutur tingkat Kabupaten. Lomba ini berakhir pada Jumat (31/10/2025) kemarin. Sepuluh finalis bersaing memperebutkan ...

Berita Foto

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

Hiburan

10 Rekomendasi Film Romantis Terbaik Sepanjang Masa

10 Rekomendasi Film Romantis Terbaik Sepanjang Masa

Bagi pasangan yang mencari tontonan berkualitas untuk menghabiskan waktu bersama, artikel (tautan tidak tersedia) yang terbit 5 Januari 2026 merekomendasikan ...

1770332155.7402 at start, 1770332156.0125 at end, 0.27222585678101 sec elapsed