News Ticker
  • Pentingnya Menjaga Kebersihan Tangan sebagai Benteng Utama Pencegahan Penyakit
  • Dinas Sosial Bojonegoro Hijaukan Makam Kanjeng Soemantri dengan Pohon Pule
  • RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Buka Lowongan Pegawai BLUD Baru, Layani Formasi Medis dan Nonmedis
  • Dorong Kemandirian Warga di Usia Senja, Dinas Sosial Bojonegoro Siapkan Pelatihan Kerajinan Tangan untuk Lansia
  • 30 Mei dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 30 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Lalu Lintas Beruntun di Kalitidu, Bojonegoro
  • Ratusan Anak TK Bojonegoro Ramaikan Festival Hari Anak Nasional
  • Stasiun Bojonegoro Layani Ribuan Penumpang Selama Libur Iduladha 2026
  • Gubernur Jatim Pimpin Tanam Tebu Serentak di Kediri demi Akselerasi Swasembada Gula
  • Komite Ekraf Siapkan Bojonegoro Art Circle Dua Hari, Panggung Teater dan Workshop Boneka Gratis
  • Jalan Kaki Sehat, Tapi Hindari 5 Kesalahan Ini agar Manfaatnya Maksimal
  • 29 Mei dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 29 Mei 2026
  • PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar-Awar Salurkan 34 Hewan Qurban ke Masyarakat Tuban
  • Penjualan Hewan Kurban di Jatim Naik Signifikan
  • Nanas dan Daun Pepaya Ampuh Mengempukkan Daging Alot, Pakar IPB Jelaskan Cara Kerjanya
  • 28 Mei dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca di Bojonegoro 28 Mei 2026
  • PNM Tebar Syukur, Salurkan Hewan Kurban ke Warga Desa
  • Pemprov Jatim Perkuat Sistem Kebencanaan Lewat Perda Baru, Tekankan Kolaborasi dan Inklusi
  • Pemkab Bojonegoro Dorong Inovasi Pendidikan Lewat Forum 100 Ide Inspira Risbo
  • Mas Bambang, Sapi Kurban Banpres Prabowo untuk Warga Bojonegoro Disalurkan Melalui Ponpes Modern Al Fatimah
  • Dinsos Bojonegoro dan BI Jatim Edukasi CBP Rupiah untuk Penyandang Tunanetra
Hikmah Pandemi Covid-19 di Bulan Suci Ramadan

Oase Ramadan

Hikmah Pandemi Covid-19 di Bulan Suci Ramadan

Marhaban ya ramadan.
 
Kita harus lebih bersyukur, karena kita masih dipertemukan dengan Ramadan 1441 Hijriyan ini, dalam keadaan sehat. Dan kita (Inshaa Allah) bisa melaksanakan ibadah ramadan dengan penuh hikmah.
 
Ramadan 1441 Hijriyah kali ini memang beda, karena suasana dunia secara global sedang diselimuti oleh rasa ketakutan dan sedih. Dunia sedang dilanda pandemi global oleh penyakit yang biasanya kita sepelekan, penyakit ‘flu’. Namun kali ini jenis virusnya baru dan tentu saja sifat dan daya serangnya berbeda.
 
 
Jenis virus Corona yang sebenarnya keluarga virus ini sudah ada sejak dahulu. Karena baru ditemukan pada tahun 2019, dinamakan Corona Virus Diseases 2019 atau sering disebut Covid-19. Karena jenis baru, maka belum ada obatnya dan belum ada penangkalnya. Dan sifat virus ini sangat ganas dan mematikan.
 
Namun kita tidak boleh hanyut oleh kondisi yang demikian. Kita harus menyambut hadirnya ramadan 1441 Hijriyah dengan gembira dan penuh semangat ibadah. Namun kita harus selalu dan tetap waspada terhadap rambu yang diberikan pemerintah, khususnya yang terkait dengan kesehatan agar bisa memutus rantai penularan dan penyebabaran yang sampai saat ini masih cenderung meluas serta belum ada tanda menurun.
 
Salah satu hikmah yang kita petik di bulan ramadan ini adalah dengan lebih memperhatikan dan memilih kandungan gizi pada makanan yang kita konsumsi. Kita harus memilih makanan yang bersih tidak terkintaminasi kuman atau virus. Begitu juga harus lebih mengutamakan makanan dengan kandungan gizi yang kita perlukan untuk menangkal penyakit ini, misal makanan yang kandungan vitamin B, C, D, E serta mineral tertentu agar stamina kita lebih terjaga.
 
Sebenarnya semua itu sudah dipesankan Allah SWT kepada kita dalam QS Al Baqoroh 2:168 “Wahai manusia, makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat di bumi …” 
 
 
 
Manusia diperintahkan untuk memperoleh makanan secara halal, dan memilih yang baik. Disini sudah jelas, sebagai muslim kita wajib mencari nafkah dan memperoleh makanan yang halal, apalagi di bulan ramadan ini.
 
Kita sedang diuji Allah SWT dengan sedikit kesulitan mencari makanan, karena situasi saat ini sedang ada anjuran mengurangi atau tidak keluar rumah serta minimnya bahan makanan, malah di beberapa tempat terkesan berebut,  sehingga kita tidak perlu tergoda untuk melakukan cara yang tidak dibenarkan untuk memperoleh makanan.
 
Yang kedua, agar stamina kita dalam keadaan puasa terap terjaga, harus memilih dan memprioritaskan makanan yang kandungan gizinya mempertahankan serta meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan Covid-19 yang sangat ganas. Inshaa Allah dalam melaksanakan ibadah ramadan kali ini kita lebih diberi kekuatan Allah dalam melaksanakan, karena telah melaksanakan perintahNya untuk memilih makanan yang baik kualitasnya penuh gizi yang kita perlukan.
 
 
 
Itulah beberapa hikmah Ramadan 1441 Hijriyah ini yang bisa kita petik di ‘era’ pandemi global Covid-19 saat ini.
 
Kita harus tetap melaksanakan ibadah ramadan, namun kita juga harus memperhatikan dan membantu memutus rantai penularan Covid-19 ini dengan tinggal di rumah, menghindari berkumpul, jaga jarak, cuci tangan pakai sabun, memakai masker, menghindari tempat umum.
 
Dengan berperan memutus rantai penularan dan penyebaran, Inshaa Allah akan tercatat pula sebagai ibadah di bulan ramadan penuh berkah ini.
 
Selamat menunaikan ibadah Ramadan 1441 Hijriyah. Semoga kita selalu sehat. (*/imm)
 
 
Penulis Direktur RS Muhammadiyah Cepu-Blora
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Ungu Sajikan 12 Lagu, Mulai Hatiku Hampa hingga Seperti Mati Lampu

Konser Harmony 3 Dekade BPR Bojonegoro

Ungu Sajikan 12 Lagu, Mulai Hatiku Hampa hingga Seperti Mati Lampu

Bojonegoro Band papan atas Ungu menaiki panggung menyapa ribuan penonton dari berbagai penjuru di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro pada ...

1780180880.7589 at start, 1780180881.1071 at end, 0.34821701049805 sec elapsed