Target PAD Tak Tercapai, Pemkab Ancang-Ancang Pinjam Bank
Kamis, 10 Desember 2015 11:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Kota – Target pendapatan asli daerah (PAD0 2015 sebesar Rp146 miliar terancam tidak terpenuhi. Oleh karena itu, Pemkab Bojonegoro kini ancang-ancang mau meminjam uang ke bank apabila anggaran yang ada tidak cukup untuk menutupi semua kegiatan.
"Kami sudah siap-siap melakukan pinjaman ke bank," ujar Kepala Bagian Humas dan Protokoler Pemerintahan Kabupaten Bojonegoro, Hari Kristianto.
Hari mengungkapkan, alasan rencana akan dilakukannya pinjaman karena dari total belanja Rp 3,2 triliun hampir dipastikan ada Rp 146 miliar pendapatan daerah tidak tercapai. Jumlah yang tidak tercapai itu bersumber dari DBH Migas, pajak triwulan empat yang tidak dibayarkan pemerintahan pusat dan DAK.
"Jumlahnya Rp 121 miliar DBH Migas dan pajak triwulan 4 sedangkan DAK Rp 24 miliar sehingga total Rp 146 miliar," tambahnya.
Dalam mekanisme pembayaran pinjaman tersebut kini sudah dipelajari oleh BPKKD, sehingga tidak menyalahi aturan. Peminjaman itu rencananya akan dilakukan pada bulan Desember ini.
"Dari beberapa kegiatan ada yang tidak berjalan sehingga masih bisa digunakan menutupi namun jika masih tidak tercapai maka baru melakukan pinjaman agar cash flow tetap berjalan lancar," pungkasnya. (ver/kik)































.md.jpg)






