Kebakaran di Musim Penghujan
Tiga Rumah di Ledok Kulon Ludes Dilalap Api
Senin, 21 Desember 2015 18:00 WIBOleh Mulyantodan Piping Dian Permadi
Oleh Mulyanto dan Piping Dian Permadi
Kota - Peristiwa kebakaran masih terjadi di musim penghujan. Tiga rumah milik Sumini (75), Yasin (80), dan Sukemi (60), di Jalan MH Thamrin Gang Tegal Luwung, RT 02 RW 01, Kelurahan Ledok Kulon, Kecamatan Kota Bojonegoro, Senin (21/12) sekitar pukul 15.30 WIB, habis dilalap si jago merah.
Menurut penuturan Joko Sutrisno (38), putra Sumini, saat kejadian dirinya tidak tahu. Sebab, ketika itu dia sedang bermain gitar di depan rumah.
"Saya sedang berada di teras rumah, lalu mendengar ada suara dari dalam rumah. Saya masuk dan kaget kok ada asap tebal. Kemudian saya lari ke belakang, dan saya lihat bagian atas belakang rumah sudah terbakar," tuturnya dengan nada sedih kepada beritabojonegoro.com.
Joko menambahkan, dirinya langsung berteriak meminta tolong kepada tetangga sekitar untuk memadamkan api di rumahnya. Selanjutnya Pak Imron (52), salah satu tetangga bergegas menelepon petugas pemadam kebakaran di BPBD Pos Kota Bojonegoro.
“Kemungkinan kebakaran berawal dari bagian belakang rumah. Penyebabnya bisa jadi karena korsleting listrik. Sebab saat kejadian di rumah tidak ada orang. Hanya saya sendiri, Mas," ucapnya.
Dia menyebutkan, keluarganya yang tinggal di rumah tersebut ada 4 orang. Mereka itu, dirinya, ibunya, Sumini, kakaknya, Priambodo, dan keponakannya, April. "Saat kejadian semua keluarga sedang berada di rumah keponakan, Mas," jelasnya.
Nahas, kebakaran yang melalap rumah Joko merembet ke timur mengakibatkan rumah yang berada si samping ikut terbakar. Rumah itu milik Yasin dan Sukemi. Karena ketiga rumah terbuat dari bahan kayu, ditambah lagi tiupan angin yang cukup kencang, membuat api cepat membesar. Hanya dalam waktu satu jam tiga rumah itu ludes.
Bambang (40), putra Yasin, menuturkan, saat kejadian dirinya sedang ngopi di warung. Dia mengaku baru sekitar 10 menit meninggalkan rumah, lalu melihat asap hitam di angkasa. Dia pun bergegas pulang. “Tidak tahunya rumah bapak saya terbakar,” ucapnya.
Mobil pemadam kebakaran dari BPBD Bojonegoro tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 16.10 WIB. Kondisi ketiga rumah tinggal menyisakan kerangka kayu yang terbakar. Setelah dilakukan penyemprotan selama dua jam api baru benar-benar padam.
Menurut Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Bojonegoro Sukirno, pihaknya menerima telepon laporan ada kebakaran pukul 16.03 WIB. Dia langsung mengirimkan 10 petugas damkar dan 4 petugas TRC, dengan 4 mobil damkar. “Mobil damkar dari pos kota dan Pos Temayang, juga dibantu 1 unit mobil damkar dari perusahaan rokok bentoel," ungkapnya.
Peristiwa kebakaran tersebut membuat gempar warga Ledok Kulon dan warga Kota Bojonegoro. Dari pantauan BBC di lokasi kebakaran, tampak ribuan warga memadati tempat kejadian hanya untuk menonton peristiwa itu. Hingga pukul 18.00 WIB petugas damkar terus menyemprotkan air di area yang terbakar untuk memastikan api benar-benar padam.
Beruntung dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Hanya saja total kerugian materi mencapai Rp 200 juta. Rinciannya, korban Yasin mengalami kerugian Rp 100 juta, Sumini Rp 85 juta, dan Sukemi rugi Rp 15 juta.
Menurut kabar beredar, di rumah Yasin ada 4 unit sepeda motor milik Bambang yang hangus terbakar. Sedangkan di rumah Sumini, satu unit sepeda motor terbakar milik Joko Sutrisno. (mol/pin/tap)
*) Foto rumah Sumini yang terbakar































.md.jpg)






