Akhir Tahun, Disbupar Gelar Seminar Sejarah Bojonegoro
Selasa, 29 Desember 2015 18:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Kota-Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Pemkab Bojonegoro akan menggelar seminar Sejarah Bojonegoro, di akhir tahun lusa mendatang, Kamis (31/12) pagi mulai pukul 08.00 WIB. Beberapa pakar dihadirkan untuk memberikan pemaparannya tentang Kabupaten di ujung barat Jawa Timur yang sudah berusia 338 tahun ini.
Kabid Pelestarian dan Pengembangan Budaya Disbudpar Bojonegoro Suyanto mengatakan, seminar tersebut sudah direncanakan jauh-jauh waktu lalu dan masih dalam rangkaian kegiatan Hari Jadi Bojonegoro 338. Karena itu, saat ini Suyanto memastikan persiapannya sudah matang.
“Seminar nanti tentang sejarah dan melibatkan narasumber yang kompeten di bidangnya,” kata Suyanto kepada BeritaBojonegoro.com (BBC), siang tadi, Selasa (29/12) saat ditemui di kantornya Jl. Teuku Umar Nomor 80, Bojonegoro.
Suyanto menjelaskan, narasumber yang menjadi pembicara di antaranya Bupati Suyoto yang akan membedah buku Inspirasi Bojonegoro terbitan Dinas Komunikasi dan Informatika Bojonegoro, Tim Ekspedisi Bojonegoro yang akan bicara mengenai hasil penelitian terhadap jejak-jejak arkeologi Bojonegoro, dan seorang pakar bernama H. Zaenuri dari Lamongan yang akan membedah buku Babad Mliwis Putih.
“Tim Ekspedisi ini sudah menyusun buku hasil penelitiannya sejak dibentuk di awal tahun ini. Lalu Haji Zaenuri ini dia pakar yang meyakini bahwa Bojonegoro yang lahir 388 tahun yang lalu itu sebenarnya sudah ada tanda-tandanya ratusan tahun sebelumnya,” kata Suyanto menerangkan.
Masih kata Suyanto, pihaknya mempersilakan masyarakat untuk menghadiri seminar penting tersebut. “Mempelajari sejarah itu penting demi kemajuan bersama. Tunggu nanti lah, nanti tahu sendiri saat acara,” katanya membuat penasaran. (ver/moha)


































.md.jpg)






