News Ticker
  • 31 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 31 Agustus 2026
  • Ulasan Film: Seni Merayu Tuhan — Saat Beragama Tak Lagi Soal Egoisme Mayoritas
  • Usung Tema Pesona Budaya Nusantara, 46 Kontingen dan 6 Tim Eksibisi Meriahkan Pawai Pembangunan Blora 2026
  • Waspadai Dampak Telat Makan, Dokter Gizi Ingatkan Batas Toleransi dan Risiko Asam Lambung
  • Diserbu 1.500 Pencari Kerja, Dinperinaker Bojonegoro Gelar Bejo Career Day 2026
  • 30 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 30 Agustus 2026
  • Tingkatkan Kedisiplinan Generasi Muda, 94 Peleton Pramuka Bojonegoro Ikuti Lomba Baris-Berbaris
  • Dua Kelompok Ternak Asal Bojonegoro Masuk Penilaian Agribisnis Peternakan Tingkat Jatim 2026
  • Waspadai Kerusakan Ginjal, Dokter Urologi Ingatkan Risiko Obat Herbal Hingga Vitamin C Berlebihan
  • Tingkatkan Keselamatan Pengguna Jalan, Dishub Bojonegoro Realisasikan Pemasangan Warning Light di 13 Titik
  • Dorong Program Prioritas Daerah, TP PKK Bojonegoro Tinjau Potensi Mandiri Warga Gedongarum Kanor
  • 28 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 28 Agustus 2026
  • Siswa-Siswi SD di Bojonegoro Gelar Aksi Peduli Lingkungan
  • Tingkatkan Kapasitas Irigasi Pertanian, Dinas PU SDA Bojonegoro Rehabilitasi Embung Rowoglandang di Tambakrejo
  • Konsumsi Kopi Americano Pagi Hari Tak Efektif Pangkas Berat Badan Tanpa Defisit Kalori
  • Manfaatkan Sampah untuk Bayar PBB, Inovasi SAJAK Desa Tebon Jadi Wadah Kreativitas Lingkungan dan Edukasi Remaja
  • Diskon Hingga Bebas Tunggakan, Pemprov Jatim Masih Buka Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Hingga Akhir Agustus
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Bootcamp UMKM 2026 untuk 150 Pemuda, Mulai Hari Ini
  • Garis Bawahi Penataan APBDes dan BKK Desa, Pemkab Bojonegoro Dorong Efisiensi dan Tertib Pencatatan Kas
  • 27 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 27 Agustus 2026
PKL di Taman Rajekwesi Ditertibkan

PKL di Taman Rajekwesi Ditertibkan

Oleh Mulyanto

Kota - Persoalan Pedagang Kaki Lima (PKL) masih jadi pekerjaan rumah yang entah kapan selesainya. Belum tuntas urusan dengan PKL di Alun-Alun Kota, kini muncul masalah yang sama di lokasi Taman Rajekwesi.

Usai dibuka awal Desember tahun lalu, Taman Rajekwesi langsung menyedot perhatian warga kota. Mereka pun berduyun-duyun setiap hari menikmati pesona taman yang dibangun di lokasi bekas terminal bus antar kota, Jalan Rajekwesi.

Terang saja banyaknya pengunjung itu menjadi lahan gurih para pedagang. Dalam waktu singkat, PKL pun menjamur. Ada yang buka lapak di luar taman, dan ada pula yang nekat buka di dalam taman. Salah satunya lapak persewaan mobil-mobilan yang memakai jogging track dan setapak sebagai jalur mainan. Selain itu muncul pula tukang parkir ilegal yang memungut tip parkir dari motor pengunjung Taman Rajekwesi.

Menjamurnya PKL dan tukang parkir itu tentu saja membuat jengah para penikmat taman. Maksud hati merasakan keindahan dan kenyamanan, terganggu dengan PKL dan tukang parkir ilegal.

Untuk mencegah menjamurnya PKL, Senin (04/01) pagi tadi sekitar pukul 10.00 WIB, petugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), selaku pengelola Taman Rajekwesi, bersama Satpol PP, selaku penegak aturan kota, melakukan penertiban PKL yang buka lapak di dalam dan luar Taman Rajekwesi.

Kepala DKP Bojonegoro Nurul Azizah saat ditemui beritabojonegoro.com di lokasi penertiban, mengatakan, Taman Rajekwesi itu dibangun sebagai ruang terbuka hijau bagi warga Bojonegoro. Fungsi taman, sebagaimana mestinya itu, adalah tempat istirahat, rekreasi, refreshing sambil menikmati keindahan dan kenyamanan di tengah sesaknya kehidupan kota.

"Taman itu bagaikan oase bagi warga kota. Bukan malah untuk para PKL. Kita harus sadar betapa pentingnya taman kota. Sehingga PKL jangan mengotori dan menjadikan tempat untuk lapak jualan," ujarnya.

Nurul Azizah, menambahkan, semestinya para pedagang tidak perlu menunggu ditertibkan, sebab di lokasi ini sudah terpasang tanda larangan berjualan di sepanjang jalan dan sekitar taman. "Upaya hari ini hanya untuk pencegahan agar PKL tidak terlanjur menjamur," tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Satpol PP Arwan, mengungkapkan, dalam penertiban pagi ini pihaknya hanya melakukan langkah persuasif kepada PKL. Pihaknya menerjunkan 25 personil Pol PP yang melakukan penyisiran lokasi sepanjang jalan sekitar Taman Rajekwesi.

"Alhamdulilah penertiban berjalan lancar. Hari ini kami tertibkan 14 PKL yang sedang jualan. Total sebenarnya ada 30 PKL, sisanya aktif jualan pada malam hari," ujarnya.

Dia menegaskan, mulai hari ini dan malam nanti dipastikan sudah tidak ada PKL yang buka lapak di dalam Taman Rajekwesi. "Jika masih ada akan kami tertibkan dan kami bongkar lapaknya," tandasnya. (mol/tap)

 

*) Foto petugas berkumpul di depan taman rajekwesi usai penertiban PKL

Banner Ucapan HUT RI-ADS
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1788144458.6344 at start, 1788144459.4501 at end, 0.81567215919495 sec elapsed