Tingkatkan Literasi Global, Dispusip Bojonegoro Jajaki Kerjasama Program ‘English Corner’ dengan Konsulat AS
Minggu, 15 Februari 2026 14:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Bojonegoro tengah membidik penguatan kapasitas literasi bahasa internasional melalui penjajakan program English Corner. Program ini direncanakan menjadi wadah bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengakses referensi literasi berbahasa Inggris secara gratis dan berkualitas.
Langkah ini menyusul adanya kunjungan Konsulat Amerika Serikat bersama Peace Corps Indonesia pada Rabu (11/02/2026). Kunungan tersebut merupakan komunikasi strategis terkait pengembangan fasilitas perpustakaan yang lebih modern dan adaptif terhadap kebutuhan global.
Kepala Dispusip Kabupaten Bojonegoro, Erick Firdaus, menyambut hangat kedatangan rombongan dan menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin. Ia menjelaskan bahwa kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya penguatan literasi masyarakat, khususnya dalam peningkatan kemampuan Bahasa Inggris.
“Tujuan kunjungan ini adalah untuk melakukan penjajakan kerja sama pembuatan English Corner di Dinas Perpustakaan serta melakukan pemantauan terhadap kegiatan relawan atas nama Miss Lucy yang saat ini menjadi pengajar pada program TPBIS. Kami sangat mengapresiasi pendampingan yang telah diberikan,” ujar Erick, Minggu (15/02/2026).
Erick menjelaskan, program English Corner tidak hanya sekadar menyediakan koleksi buku, tetapi diproyeksikan sebagai pusat kegiatan interaktif yang mencakup diskusi bahasa, pengenalan budaya, hingga akses informasi pendidikan ke luar negeri.
Pemkab Bojonegoro melihat bahwa penguasaan bahasa internasional merupakan instrumen krusial bagi warga Bojonegoro untuk bersaing di level global. Dengan adanya fasilitas pendukung yang memadai di perpustakaan daerah, diharapkan minat baca dan kemampuan komunikasi bahasa Inggris masyarakat dapat meningkat secara signifikan.
Selain penyediaan koleksi literatur, penjajakan kerja sama ini juga mencakup potensi program pengembangan kapasitas bagi pengelola perpustakaan dan relawan literasi. Tujuannya adalah untuk menciptakan ekosistem belajar yang inklusif dan menarik bagi pelajar maupun masyarakat umum.
Inisiatif ini menjadi bagian dari transformasi perpustakaan daerah dari sekadar tempat peminjaman buku menjadi pusat pembelajaran aktif (hub) yang menghubungkan warga Bojonegoro dengan dunia internasional.
Keberadaan English Corner nantinya diharapkan mampu mempersempit kesenjangan akses informasi global dan memberikan peluang baru bagi anak muda daerah dalam mengeksplorasi wawasan mancanegara langsung dari fasilitas publik lokal. (red/toh)































.md.jpg)






