Ribuan Calon Jemaah Haji Bojonegoro Dipastikan Aman saat Berangkat di Tengah Konflik Timur Tengah
Jumat, 17 April 2026 16:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Sebanyak 1.743 calon jemaah haji asal Kabupaten Bojonegoro dipastikan tetap berangkat pada Mei mendatang, meski konflik di kawasan Timur Tengah masih berlangsung. Kepastian ini disampaikan Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Bojonegoro yang memastikan seluruh proses berjalan sesuai jadwal.
Menjelang keberangkatan, persiapan calon jemaah haji telah mencapai 95 persen. Seluruh kebutuhan, mulai dari administrasi hingga perlengkapan pribadi, telah disiapkan secara menyeluruh.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Bojonegoro, M. Abdulloh Hafidz, menegaskan bahwa pemerintah telah melakukan berbagai langkah untuk menjamin keselamatan jemaah.
“Keberangkatan jemaah haji tahun ini tetap berjalan sesuai jadwal meski ada konflik di Timur Tengah,” ujar M. Abdulloh Hafidz, Jumat (17/04/2026).
Ia juga menjelaskan bahwa penyesuaian rute penerbangan menjadi salah satu langkah mitigasi yang dilakukan pemerintah.
“Kami telah menyiapkan rute penerbangan melalui jalur selatan yang dinilai lebih aman untuk menghindari wilayah konflik,” tambahnya.
Pada tahun 2026, total calon jemaah haji Bojonegoro tercatat sebanyak 1.746 orang. Namun, tiga orang di antaranya meninggal dunia sebelum keberangkatan, sehingga jumlah jemaah yang berangkat menjadi 1.743 orang. Mereka akan tergabung dalam enam kelompok terbang, yakni kloter 36 hingga kloter 41.
Pihaknya juga mengimbau seluruh calon jemaah agar tidak terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, khususnya yang beredar di media sosial terkait kondisi di Timur Tengah. Para jemaah diminta tetap tenang, fokus pada persiapan ibadah, serta menjaga kesehatan agar pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan lancar.(red/toh)






































