Pemkab Blora Gelar Pelatihan Konten Kreator di Loco Tour Cepu
Rabu, 22 April 2026 12:00 WIBOleh Tim Redaksi
Blora - Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Blora mengambil langkah strategis dalam memperkuat ekonomi kreatif dengan menyelenggarakan pelatihan bagi konten kreator pemula, Selasa (21/04/2026). Kegiatan yang dipusatkan di objek wisata sejarah Loco Tour Cepu ini melibatkan 50 peserta yang merupakan perwakilan dari 16 kecamatan serta pelajar dan mahasiswa di wilayah sekitar.
Kepala Dinporabudpar Blora, Iwan Setiyarso, saat membuka acara menyatakan bahwa penguasaan teknologi digital bagi pemuda saat ini bukan lagi sekadar hobi, melainkan instrumen ekonomi yang sangat potensial. Pemerintah daerah berupaya mendorong generasi muda agar lebih produktif dalam memanfaatkan platform digital sebagai jalur kewirausahaan baru.
"Konten kreator adalah profesi masa depan yang memiliki peran strategis. Kami ingin pemuda Blora tidak hanya menjadi penonton atau konsumen konten saja, tetapi menjadi produser yang kreatif dan mandiri secara ekonomi," ujar Iwan Setiyarso dalam sambutannya.
Selain membekali peserta dengan keterampilan teknis dari akademisi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Iwan menekankan pentingnya mengangkat identitas daerah melalui karya digital. Ia berharap narasi mengenai kebudayaan dan pariwisata Blora bisa dikemas secara menarik agar lebih dikenal secara luas oleh masyarakat luar.
Peserta diharapkan dapat mengangkat kearifan lokal, budaya, dan pariwisata Blora melalui karya-karya digital mereka, imbuhnya.
Ia juga memberikan catatan penting agar para kreator muda ini tetap mengedepankan etika dalam bermedia sosial. Dengan pembuatan konten yang positif dan edukatif, peluang usaha yang tercipta diyakini akan lebih berkelanjutan dan memiliki nilai jual yang tinggi.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan muncul bibit-bibit wirausaha muda yang mampu membawa nama Kabupaten Blora semakin dikenal luas di jagat maya melalui konten yang positif, edukatif, dan bernilai jual tinggi, pungkasnya.
Pemilihan Loco Tour Cepu sebagai lokasi pelatihan pun dinilai sangat tepat oleh pihak panitia. Plt. Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga, Mustakim, menjelaskan bahwa suasana terbuka dan nilai sejarah di lokasi tersebut diharapkan menjadi sumber inspirasi langsung bagi peserta saat praktik pengambilan gambar.
Kegiatan ini merupakan kegiatan satu satunya pada tahun ini di Dinporabudpar, diharapkan dengan kegiatan ini tidak hanya menjadi konsumen konten, tapi menjadi produser yang mampu mengangkat kearifan lokal Blora ke level nasional, bahkan internasional melalui narasi kreatif positig mereka nantinya, pungkas Mustakim.
Manfaat dari pelatihan ini langsung dirasakan oleh para peserta, salah satunya Nabila Mauludfi yang mewakili Kecamatan Kadungtuban. Ia mengaku kini lebih memahami teknik pengambilan sudut pandang video yang lebih bercerita dan selektif dalam mengunggah konten ke publik.
Dulu cuma asal unggah foto dan video aja ikut pelatihan ini jadi tahu apa yang di ambil untuk di unggah dan memilah mana yang tidak perlu di publikasi, pungkasnya.
Sebagai bagian dari praktik lapangan, para peserta tidak hanya ditantang membuat video kreatif di sekitar area wisata, tetapi juga diajak untuk mengenal proses membatik bersama guna memperkaya referensi konten budaya mereka.(red/toh)






































