News Ticker
  • Hadapi Ancaman Kemarau Panjang, Pemkab Bojonegoro Perkuat Mitigasi Kekeringan dan Pembinaan HIPPAM
  • Perkuat Sinergi Lintas Sektoral, Kapolres Bojonegoro Kunjungi Kantor ATR/BPN
  • Ratusan Siswa Berprestasi Terima Penghargaan dari Pemkab Bojonegoro, Jadi Inspirasi Generasi Muda
  • IGTKI Bojonegoro Dorong Guru TK Adaptif di Era AI Lewat Workshop Pembelajaran Digital Kreatif
  • Harga Emas Hari Ini 8 Mei 2026: Emas 1 Gram Tembus Rp2,84 Juta
  • Dunia Modern dan Ilusi Kebenaran, Antara Kesadaran dan terjebak Tipu Daya
  • Akses Izin Air Tanah Dipermudah, Kemen ESDM Percepat Program Sumur Bor Pertanian Bojonegoro
  • Target PTSL Bojonegoro Bertambah Menjadi 35 Desa Dampak Pengalihan Kuota Pusat
  • Gerakan Pangan Murah di Purwosari Bojonegoro Catat Omzet Puluhan Juta Rupiah
  • Atasi Genangan Kronis, Wabup Bojonegoro Sidak Drainase dan Temukan Pompa Tidak Maksimal
  • Antisipasi El Nino Ekstrem, Pemkab Bojonegoro Petakan 73 Desa Rawan Kekeringan
  • Menag Nasaruddin Umar: Tiada Toleransi untuk Kekerasan Seksual
  • Prakiraan Cuaca 07 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 07 Mei dalam Sejarah 
  • Pemkab Bojonegoro Fasilitasi 100 UMKM Urus Legalitas Lewat Program SALEHA
  • Komisi B DPRD Bojonegoro Dorong Kemandirian Puskesmas Lewat Optimalisasi BLUD
  • Alvin Putra dan Ridwan Firdaus, Dua Pelajar SMPN 1 Purwosari yang Sulap Limbah Bonggol Pisang Jadi Kandidat Pencegah Kanker
  • Pemkab Bojonegoro Matangkan Program Gayatri 2026 dan Perkuat Pendampingan Pascapenyaluran
  • Adaptasi Teknologi Digital, Guru TK di Bojonegoro Bekali Diri dengan Kemampuan Koding dan AI
  • Pemkab Bojonegoro Borong Tiga Penghargaan Ekosistem Halal Nasional
  • Prakiraan Cuaca 06 Mei 2026 di Bojonegoro
  • Kalender Jawa, Besok Tanggal 06 Mei 2026 Jatuh pada Hari Rabu Pon
  • Cermin Hijau: Saat Kita Bertemu Diri Sendiri di Bawah Rindang Pohon
  • Komisi B DPRD Bojonegoro Gelar Raker Bahas Gayatri, Soroti Pentingnya Pendampingan Program
Hadapi Ancaman Kemarau Panjang, Pemkab Bojonegoro Perkuat Mitigasi Kekeringan dan Pembinaan HIPPAM

Hadapi Ancaman Kemarau Panjang, Pemkab Bojonegoro Perkuat Mitigasi Kekeringan dan Pembinaan HIPPAM

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mulai memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi musim kemarau panjang tahun 2026. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui kegiatan Pembinaan Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) dan Mitigasi Dampak Kekeringan yang digelar di Ruang Angling Dharma Gedung Pemkab Bojonegoro.

Kegiatan tersebut dihadiri para camat, kepala desa, 73 pengurus HIPPAM dari 20 kecamatan, Direktur PDAM Bojonegoro, serta sejumlah tamu undangan dari instansi terkait lainnya. Forum ini menjadi langkah awal memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi ancaman kekeringan yang diprediksi terjadi akibat fenomena El Nino.

Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menegaskan bahwa akses terhadap air bersih menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah, terutama saat memasuki musim kemarau yang diperkirakan berlangsung lebih panjang dan ekstrem dibanding tahun sebelumnya.

Menurutnya, berdasarkan prediksi cuaca tahun 2026, Kabupaten Bojonegoro perlu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak El Nino yang berpotensi memicu kekeringan di sejumlah wilayah.

“Masalah air adalah persoalan vital bagi masyarakat. Musim kemarau diperkirakan mulai masuk pada Mei, sementara puncak kekeringan diprediksi terjadi secara ekstrem pada Agustus hingga September mendatang,” ujar Nurul Azizah.

Ia menjelaskan, sebanyak 73 desa di 20 kecamatan telah masuk dalam peta wilayah rawan kekeringan dan menjadi prioritas penanganan pemerintah daerah. Karena itu, diperlukan pemetaan pembangunan dan penguatan HIPPAM secara bertahap, baik dalam jangka pendek, menengah, maupun panjang.

Selain itu, Pemkab Bojonegoro juga mulai melakukan penyisiran dan pendataan secara mendalam terkait kebutuhan teknis di lapangan, termasuk kesiapan sumber air serta jadwal distribusi air bersih bagi wilayah terdampak. Upaya tersebut dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, terutama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Cipta Karya Kabupaten Bojonegoro, Satito Hadi, menyampaikan bahwa ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipastikan tetap terpenuhi, terutama saat musim kemarau.

Menurutnya, keberadaan HIPPAM memiliki peran sangat penting sebagai garda terdepan dalam pelayanan dan distribusi air bersih di tingkat desa.

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kelembagaan HIPPAM, khususnya dalam manajemen mitigasi kekeringan. Dari 73 pengelola HIPPAM yang hadir hari ini, kami lakukan penyisiran satu per satu, mulai dari kendala di lapangan hingga kesiapan operasionalnya agar masyarakat tidak mengalami kesulitan air bersih saat musim kemarau nanti,” jelas Satito.

Melalui penguatan koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, pengelola HIPPAM, hingga BPBD, Pemkab Bojonegoro berharap dampak kekeringan tahun ini dapat diminimalisir secara efektif. Sinergi tersebut diharapkan mampu memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi secara berkelanjutan meskipun menghadapi ancaman kemarau panjang.

Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mulyanto
Publisher: Mohamad Tohir

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Dunia Modern dan Ilusi Kebenaran, Antara Kesadaran dan terjebak Tipu Daya

Dunia Modern dan Ilusi Kebenaran, Antara Kesadaran dan terjebak Tipu Daya

Dunia modern bergerak seperti kereta tanpa rem, sangat cepat, bising, dan sering kali membingungkan. Setiap hari kita disuguhi informasi yang ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Sutradara Wregas Bhanuteja kembali menggebrak sinema tanah air melalui karya terbarunya, Para Perasuk. Berbeda dengan pakem film bertema mistis pada ...

1778213951.7225 at start, 1778213952.2968 at end, 0.57435297966003 sec elapsed