Pemkab Bojonegoro Alokasikan Rp21 Miliar untuk Program Domba Kesejahteraan, Sasar Ribuan Keluarga Miskin
Jumat, 08 Mei 2026 13:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui sektor peternakan. Pada Tahun Anggaran 2026, Pemkab Bojonegoro mengalokasikan anggaran sebesar Rp21 miliar dari APBD untuk menjalankan Program Domba Kesejahteraan yang akan menyasar 3.325 keluarga penerima manfaat (KPM) di 28 kecamatan.
Program tersebut menjadi salah satu strategi pemerintah daerah dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha ternak yang produktif dan berkelanjutan.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Bojonegoro, drh. Indra Firmansyah, menjelaskan bahwa setiap penerima bantuan nantinya akan memperoleh sepasang domba jantan dan betina beserta pakan konsentrat sebanyak 100 kilogram sebagai modal awal pengembangan usaha ternak.
“Setiap KPM akan menerima bantuan berupa sepasang domba serta pakan konsentrat untuk mendukung usaha ternak masyarakat agar dapat berkembang secara mandiri,” ujarnya.
Menurut Indra, pola pelaksanaan Program Domba Kesejahteraan akan mengadopsi mekanisme yang telah diterapkan pada Program Gayatri. Sasaran bantuan diprioritaskan bagi keluarga miskin yang tercatat dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Sebelum bantuan disalurkan, calon penerima manfaat akan menjalani proses verifikasi lapangan untuk memastikan kelayakan penerima sekaligus kesiapan dalam memelihara ternak. Selain itu, pemerintah juga akan memberikan bimbingan teknis kepada para penerima agar usaha ternak dapat berjalan optimal.
“Verifikasi dan bimbingan teknis menjadi tahapan penting agar bantuan benar-benar tepat sasaran serta memastikan penerima memiliki kesiapan dalam mengelola dan mengembangkan ternak,” jelas Indra.
Ia menambahkan, ternak domba dipilih karena dinilai memiliki potensi ekonomi yang cukup menjanjikan dan relatif mudah dipelihara oleh masyarakat. Selain itu, domba memiliki siklus pengembangbiakan yang cepat sehingga berpotensi menjadi sumber pendapatan jangka panjang bagi keluarga penerima manfaat.
Melalui program tersebut, Pemkab Bojonegoro berharap bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu berkembang menjadi usaha produktif yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
“Harapannya, bantuan ini tidak berhenti sebagai program bantuan semata, tetapi benar-benar menjadi aset produktif yang dapat berkembang dan meningkatkan perekonomian keluarga penerima,” tambahnya.
Dengan dukungan anggaran yang cukup besar dan pendampingan berkelanjutan, Program Domba Kesejahteraan diharapkan mampu menjadi salah satu solusi nyata dalam memperkuat ekonomi masyarakat desa sekaligus menekan angka kemiskinan di Kabupaten Bojonegoro.
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir






































