Pembangunan Terminal Kargo Masih Menunggu Kepastian Anggaran
Minggu, 24 Januari 2016 11:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Kota - Menyambut industrialisasi, banyak yang harus disiapkan oleh Bojonegoro. Salah satunya adalah terminal Kargo untuk bongkar muat barang. Agar tidak adanya truk ekspedisi yang keluar masuk dalam kota seperti yang terjadi sekarang ini.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro Iskandar mengatakan, terminal kargo akan dibangun kepastiannya masih menunggu anggaran. Saat ini sudah sampai pada tahap studi kelayakan, terutama tempat.
"Berdasarkan studi kelayakan yang telah kami lakukan, yang paling tepat adalah di km12 Kalitidu," terang Iskandar.
Iskandar menjelaskan, salah satu alasan kenapa Kalitidu karena diprediksikan Kalitidu akan menjadi wilayah industri di Bojonegoro. Selain itu, bisa juga dibangun di dekat dry port. Sampai saat ini, Dry Port masih persiapan lahan. Luas lahan yang dibutuhkan untuk dry port adalah 2,5 hektar. Sedangkan untuk terminal kargo sebesar 3 hektar.
Masih kata Iskandar, baik terminal Kargo maupun dry port, kedua proyek ini juga harus didukung oleh fly over dan underpas yang menghubungkan jalan nasional dengan jalan kabupaten dalam bentuk ring road.
"Setelah studi kelayakan, akan dilakukan pengadaan lahan. Bila pengadaan terminal kargo dan dry port bersamaan maka pembangunannya pun bisa beramaan juga," tandas Iskandar.(ver/moha)












































.md.jpg)






