Siaga Banjir Bengawan Solo
Pukul 21.00 WIB, Bojonegoro Kota Masuk Status Siaga Hijau
Rabu, 24 Februari 2016 21:30 WIBOleh Linda Estiyanti
Oleh Linda Estiyanti
Kota - Sehubungan telah terjadi hujan ekstrim di wilayah Kabupaten Ngawi dan sekitarnya, pada Rabu (24/02), sejak pukul 21.00 WIB malam ini, status Tinggi Muka Air (TMA) pada papan duga TBS Bojonegoro Kota telah menyentuh angka 13,05 mdpl atau telah memasuki status siaga hijau.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Andik Sujarwo, pada sore hari tadi telah menyampaikan peringatan dini bahwa malam ini status Tinggi Muka Air di wilayah Bojonegoro Kota diperkirakan akan memasuki status siaga hijau.
Terkait hal tersebut dimohon kepada masyarakat yang berdomisili disepanjang bantaran sungai Bengawan Solo untuk kembali meningkatkan kewaspadaan dan kesiap-siagaan, guna menghadapi kemungkinan luapan air Bengawan Solo, yang diperkirakan masih akan terus meningkat.
"Jajaran pemerintah desa dan kecamatan di sepanjang bantaran sungai Bengawan Solo agar kembali meningkatkan kewaspadaan dan senantiasa berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna mengurangi risiko akibat bencana banjir Bengawan Solo", lanjut Andik kepada BBC (beritabojonegoro.com).
Masih menurut Andik yang saat ini sedang mendampingi Bupati Bojonegoro untuk menghadiri Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana di Jakarta, bahwa sesuai prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG), curah hujan di daerah hulu sungai bengawan solo dalam beberapa hari kedepan diperkirakan masih cukup tinggi, maka elevasi Tinggi Muka Air (TMA) Bengawan Solo di wilayah Bojonegoro Kota dalam beberapa hari kedepan diperkirakan trend-nya masih akan terus naik.
Berikut ini update status TMA Bengawan Solo, yang diterima BBC (BeritaBojonegoro.com) dari UPT Pengelola Sumber Daya Air (UPT PSDA) Wilayah Sungai Bengawan Solo untuk tanggal 24 Februari 2016, hingga pukul 21.00 WIB. (lyn/inc)



































.md.jpg)






