Agar Tugas Optimal, Disiapkan Rumah Dinas Bagi Bhabinkamtibmas
Kamis, 25 Februari 2016 12:00 WIBOleh Erina Nur Fikriyah
Oleh Erina Nur Fikriyah
Kota - Sedikitnya 205 Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), Kamis (25/02) pagi, mendapat pengarahan dari Kepala Kepolisian Resor Bojonegoro AKBP Hendri Fiuser SIK MHum. Acara pengarahan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu dipusatkan di Aula Malowopati Satlantas Polres Bojonegoro.
Dalam pengarahan itu, Kapolres menyinggung tentang peran Bhabinkamtibmas yang sangat penting dalam menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban desa tempat tugasnnya. Karena itu Polres Bojonegoro berupaya untuk menempatkan satu polisi di setiap desa di Kabupaten Bojonegoro.
"Salah satu upaya untuk mewujudkan keamanan pada setiap desa adalah memposisikan salah satu anggota polisi di setiap desa, agar nantinya bisa memonitoring masalah setiap saat," pesan Kapolres.
Selain itu, Kapolres AKBP Hendri Fiuser juga memaparkan tentang rencana pembangunan rumah dinas bagi Bhabinkamtibmas di desa tempat tugasnya. Dikatakan, pada Maret depan akan dilakukan peletakan batu pertama untuk menandai pembangunan 43 rumah dinas Bhabinkamtibmas.
“Bangunan rumah dinas tersebut diadakan Pemerintah Kabupaten. Nanti setelah jadi akan dihibahkan menjadi aset Polri. Anggarannya cukup besar, mencapai Rp 5,8 miliar,” jelasnya.
Kapolres menambahkan, rumah dinas itu sebagai pendukung tugas Bhabinkamtibmas. Coba bayangkan, seumpama Bhabinkam itu rumahnya jauh dari tempat tugas, nantinya Bhabinkam tidak akan bisa melayani 24 jam.
Dengan tinggal di tempat tugas, polisi dapat cepat mencegah setiap ada persoalan atau perselisihan di masyarakat. Mencegah itu salah satu kewenangan polisi. Kalau orang umum yang mencegah, bisa-bisa malah terjadi bentrok.
“Makanya saya mendorong Pemda ikut berkontribusi. Bagaimana pun kontribusi itu untuk menciptakan rasa aman masyarakat Bojonegoro. Nantinya juga bisa berdampak langsung pada perekonomian Bojonegoro,” terang AKBP Hendri Fiuser.
Dalam kesempatan itu, AKBP Hendri Fiuser juga meminta kepada Bhabinkam untuk mengajak pemuda-pemuda desa mau mendaftar jadi seorang polisi. Guna mendukung ajakan itu, Polres Bojonegoro tengah menyusun program baru, yakni Program Pelatihan Anggota Polisi Baru. Pelatihan ini dibuka untuk umum dan tanpa dipungut biaya. Lamanya pelatihan 2 bulan dan tesnya mulai Mei.
"Jika daftar pelatihan ini, tidak serta merta kita luluskan jadi polisi, tetapi hanya menyiapkan supaya nanti jika masih sekolah dia tahu dan paham tentang persyaratan menjadi seorang polisi. Ya, nantinya mempunyai gambaran sendiri," jelasnya.
Kapolres berharap, lewat pelatihan untuk mencari anggota polisi baru tersebut munul kader yang bagus dari Kabupaten Bojonegoro. Misalkan, yang ikut pelatihan 100 orang, paling tidak muncul 10 sampai 20 anak muda dari Bojonegoro yang bagus.
"Selain pelatihan untuk anggota polisi baru, nantinya juga dibuatkan pelatihan bahasa Inggris kepada bintara yang mau sekolah perwira. Sumber dayanya dari polisi juga, diadakan Polres seminggu sekali," pungkasnya. (ina/tap)
*) Foto Kapolres AKBP Hendri Fiuser memberikan arahan dihadapan ratusan bhabinkamtibmas


































.md.jpg)






