Jalan Kota Selalu Alami Banjir Genangan Tiap Turun Hujan Lebat
Minggu, 10 April 2016 11:00 WIBOleh Piping Dian Permadi
Oleh Piping Dian Permadi
Kota - Sampai saat ini, penanganan masalah banjir genangan kota di wilayah Bojonegoro Kota dinilai belum maksimal. Akibatnya setiap hujan turun lebat, sejumlah ruas jalan protokol mengalami banjir hingga mengakibatkan pengguna jalan terganggu.
Jalan protokol itu diantaranya Jl. Panglima Sudirman, Jl. Panglima Polim, Jl. Patimura, Jl. Mastrip dan Jl. Pemuda. Jalan-jalan itu selalu tergenang banjir jika terjadi hujan lebat dengan intensitas tinggi di wilayah Kota Bojonegoro, meski hanya berlangsung beberapa jam saja.
Seperti kemarin, Sabtu (09/04), hujan turun cukup lebat secara menyeluruh sejak sore hari sekira pukul 16.30 WIB di Bojonegoro Kota. Dari pantauan beritabojonegoro.com (BBC), di Jalan Panglima Sudirman tepatnya di pertigaan Jl Panglima Sudirman, sekitar pukul 18.20 WIB, mengalami banjir genangan cukup tinggi hingga hampir mencapai lutut orang dewasa. Kondisi tersebut mengakibatkan pengemudi mobil dan pengendara motor harus memperlambat laju kendaraan dan berhati - hati agar mesin kendaraan tidak kemasukkan air.
Heriyanto (22) salah seorang warga sekitar mengeluhkan kondisi jalan tersebut. Menurutnya seharusnya Pemerintah Kabupaten bisa menuntaskan masalah banjir genangan tersebut yang dirasa menyusahkan pengguna jalan ketika hujan lebat.
"Tadi sempat ada satu pengendara motor yang mengalami mogok karena genangan air ini. Harapannya ada solusi mengenai kondisi ini," terangnya kepada BBC.
Sementara itu, pada kesempatan yang berbeda, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Bojonegoro Ir Andi Tjandra MM mengungkapkan, ketinggian tanah di wilayah pertigaan Pangsud dan perempatan Jl Setyobudi tersebut merupakan titik terendah. Oleh karena itu, DPU sendiri perlu memperhitungkan banyak hal dan menganalisa kondisi tanah di sana dan beberapa wilayah lain untuk menangani masalah tersebut.
“Titik elevasinya hanya 12.96 pelischal sedangkan ketinggian tanggul bengawan saja berada pada titik 15 pelischal," katanya lusa, Jumat (08/04).
Tentunya kondisi itu bisa segera diatasi oleh Pemkab Bojonegoro agar tidak menjadi masalah yang menyusahkan masyarakat.(pin/moha)































.md.jpg)






