Desa Wisata Wonocolo Resmi Dibuka oleh Bupati Suyoto
Rabu, 27 April 2016 16:00 WIBOleh Heriyanto
Oleh Heriyanto
Kedewan-Desa Wisata Migas di Desa Wonocolo Kecamatan Kedewan resmi dibuka hari ini, Rabu (27/04) oleh Bupati Boojonegoro Drs H Suyoto M Si. Sekali lagi Kang Yoto menegaskan bahwa wisata ini adalah model unik didunia ini dan hanya satu satunya.
Dalam sambutannya, Kang Yoto mengatakan, jika dibor di kedalaman 200 meter di daerah Wonocolo sudah keluar minyak. Desa Wisata Wonocolo juga menyajikan banyak hal salah satunya adalah energi terbarukan. “Yakni ada panas bumi, jika diolah menjadi geotermal. Belajar energi terbarukan dan tidak terbarukan di Bojonegoro. Sedangkan pengolahan lengkap di Bojonegoro mulai modern dan tradisional. Belum lagi dari segi penguji adrenalin daerah wonocolo menawarkan sensasinyang menguji adrenalin,” kata Kang Yoto.
Kang Yoto juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sekitar dengan memperhatikan penghijauan. “Panjang dan pendeknya wisata ini tergantung perlakukan kita terhadap alam. Sebaliknya akan makin pendek usianya desa wisata jika tetesan minyak dibiarkan dibuang di tanah atau sungai, jadi untuk menghijaukan hutan maka aktifitas penambangan harus ramah terhadap lingkungan. Konsep desa Wisata ini adalah mulai menjaga dan melestarikan . Ini adalah Langkah awal akan berhasil langkah demi langkah sekali melangkah pantang untuk mundur,” katanya menjelaskan.
Presiden direktur Pertamina EP, Roni Gunawan , yang hadir dalam peresmian mengatakan, penambangan migas di Desa Wonocolo memang sudah lama, namun dengan dibentuknya Desa Wisata agar bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat. “SDA ini tak terbarukan, wisata diharapkan menambah kesejahteraan dan sebagai penunjang kegiatan migas. Mengapa? Wonocolo ini menarik daerahnya, berbukit dengan panorama indah. Kegiatan penambangan tradisional i sini menarik. Dari segi geologi menarik, formasi Wonocolo di Kedung Maor menjadi wisata edukasi dikembangkan menjadi lebih menarik untuk destinasi wisata baru yang juga bernilai edukatif. Dan penting dicatat, yang berperan penting meningkatkan kesejahteraan dan pengelolaan adalah warga setempat,” kata Roni Gunawan. (her/moha)































.md.jpg)






