Pemberdayaan dan Lingkungan untuk kembangkan Desa Wisata
Kamis, 28 April 2016 08:00 WIBOleh Nasruli Chusna
Oleh Nasruli Chusna
Kedewan - Satu lagi destinasi wisata yang patut dilirik jika anda berkunjung di Bojonegoro dan yang lebih menariknya lagi ini adalah satu satunya destinasi wisata di dunia yang tidak akan anda temui. Destinasi wisata baru itu adalah desa wisata migas di Desa Wonocolo Kecamatan Kedewan yang secara resmi mulai di buka kemarin, Rabu (27/04) oleh Kang Yoto Bupati Bojonegoro.
Bupati Bojonegoro Drs. H. Suyoto, MSi menyatakan jika wisata ini adalah model unik di dunia ini dan hanya satu satunya. Menurut Kang Yoto jika dibor dikedalaman 200 meter di daerah ini sudah keluar minyak. Nah jika ingin melihat kajian atau belajar tentang singkapan lapisan tanah anda bisa melihat di kedungmaor Kecamatan Temayang. Berdasarkan kajian untuk minyak di daerah Wonocolo dan selatan adalah fosil darat. Sedangkan Bojonegoro barat adalah dari fosil binatang laut. Desa Wisata Wonocolo juga menyajikan banyak hal salah satunya adalah energi terbarukan . Yakni ada panas bumi,jika diolah menjadi geotermal. Belajar energi terbarukan dan tidak terbarukan di Bojonegoro. Sedangkan pengolahan lengkap di Bojonegoro mulai modern dan tradisional. Belum lagi dari segi penguji adrenalin daerah Wonocolo menawarkan sensasi yang menguji adrenalin. Terapi cinta Wonocolo, itu menjadi satu gagasan yang menarik untuk menambah keharmonisan pasangan .
Gagasan akan terasa percuma jika tak mendapat dukungan masyarakat, pemerintah. Satu hal yang menarik adalah perubahan paradigma dari jual otot sekarang jual senyuman. Oleh karenanya anak anak SD harus diberi mata pelajaran dasar tentang geoheritage. Bojonegoro geoheritage satu satunya didunia, jangan pergi kemanapun sebelum datang ke geoheritage.
Diakhir sambutannya Bupati menegaskan bahwa desa wisata ini memiliki sisi – sisi yang luar biasa di satu sisi pemberdayaan ekonomi kerakyatan namun adanya aspek menjaga kelestarian alam dan lingkungan. Sehingga dari kegiatan ini diharapkan masalah lingkungan harus mendapatkan perhatian utama. Untuk menjaga eksistensi minyak tradisional ini akan diupayakan sustainable minyak aktifitas penampangan. Namun disisi lain dari aktifitas ini harus mempertahankan lingkungan dengan upaya tanaman harus di hijaukan. Panjang dan pendeknya wisata ini tergantung perlakukan kita terhadap alam. Sebaliknya akan makin pendek usianya desa wisata jika tetesan minyak dibiarkan dibuang di tanah atau sungai, jadi untuk menghijaukan hutan maka aktifitas penambangan harus ramah terhadap lingkungan. Konsep desa Wisata ini adalah mulai menjaga dan melestarikan . Ini adalah Langkah awal akan berhasil langkah demi langkah sekali melangkah pantang untuk mundur.
Presiden Direktur Pertamina EP Roni Gunawan , mengatakan soft lounching desa wisata migas , penambangan migas sudah lama, tujuan tambah kesejahteraan, sumber daya alam ini tak terbarukan, wisata diharapkan menambah kesejahteraan penunjang kegiatan migas.
“Wonocolo menarik daerahnya berbukit panorama indah , kegiatan penambangan tradisional menarik. Dari segi geologi menarik, formasi Wonocolo di kedung maor menjadi wisata edukasi. Dikembangkan menjadi lebih menarik untuk destinasi wisata baru yang juga edukasi. Intinya meningkatkan kesejahteraan dan pengelolaan adalah warga setempat,” ujarnya. (rul/kik)































.md.jpg)






