Kepala Disnakertransos Sambut Kedatangan PSK Asal Bojonegoro
Rabu, 26 Agustus 2015 22:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Bojonegoro - Sebagaimana diberitakan sebelumnya, malam ini rencananya 7 dari 23 PSK asal Bojonegoro yang semula bekerja di lokalisasi Tanjung Elmo Kabupaten Jayapura, akan datang di Bojonegoro. Data tersebut oleh Disnakertransos diralat, jumlah PSK asal Kabupaten Bojonegoro adalah 22 orang, sementara yang datang malam ini sejumlah 6 orang.
Kedatangan mereka terkait penutupan aktivitas prostitusi di Tanjung Elmo Kabupaten Jayapura sejak tanggal 8 Juni 2015 dan proses pemulangannya mulai dilakukan hari ini.
Malam ini, (26/08) tepat pukul 20.40 WIB, mobil yang menjeput para PSK tersebut tiba di Kantor Disnakertransos. Setidaknya 3 orang pejabat dari Disnakertransos, Dinkes dan Kantor Kemenag Kabupaten Bojonegoro turut menjemput dan mendampingi para PSK dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Hanya 3 orang PSK yang pulang bersama rombongan, sementara yang lain ada yang dijemput keluarga dan ada yang langsung pulang sendiri.
Kedatangan mereka disambut oleh Kepala Disnakertransos Kabupaten Bojonegoro, Adie Witjaksono, didampingi Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial dan Peningkatan Kesejahteraan Sosial Disnakertransos, Dwi Harningsih dan beberapa staf lainnya.
Selain para pejabat tersebut, kedatangan para PSK ini juga menarik perhatian para awak media. Tak kurang 10 wartawan dari berbagai media turut meliput peristiwa ini.
Setibanya di Kantor Disnakertransos, para PSK dikumpulkan di ruang pertemuan, selanjutnya diadakan pendataan dan wawancara singkat, yang dilaksanakan oleh Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial dan Peningkatan Kesejahteraan Sosial Disnakertransos. Pada sesi ini, awak media tidak diperkenankan masuk ruangan. Setelah pendataan dan wawancara singkat selesai, barulah awak media diperkenankan masuk untuk pengambilan gambar dan melakukan wawancara.
Adapun keenam PSK yang datang pada hari ini adalah S asal Kecamatan Kapas, Tj asal Kecamatan Malo, Smh asal Kecamatan Malo, Jum asal Kecamatan Ngasem, Sw asal Kecamatan Malo dan Sc asal Kecamatan Kalitidu.
Sebelumnya telah disampaikan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) Kabupaten Bojonegoro, Adie Witjaksono, bahwa para pekerja seks komersial tersebut akan diberi pembinaan terlebih dahulu sebelum dipulangkan ke rumah masing-masing. (mol/inc)































.md.jpg)






