BPBD Bojonegoro Ajukan Pembelian 3 Mobil Damkar
Selasa, 10 Mei 2016 08:00 WIBOleh Hariyanto
Oleh Hariyanto
Kota - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro kembali akan membeli tiga mobil pemadam kebakaran (damkar). Selain itu, BPBD juga akan mendirikan tiga pos pembantu BPBD di tiga kecamatan.
Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bojonegoro, Andik Sudjarwo, pembelian tiga mobil damkar itu menggunakan dana APBD tahun 2016. Pihaknya sudah mengajukan pembelian mobil pemadam kebakaran itu.
"Saya harap segera direalisasikan, mengingat sebentar lagi sudah masuk musim kemarau," ujarnya.
Pada musim kemarau, lanjut dia, jumlah kebakaran di Bojonegoro cenderung tinggi. Seperti yang terjadi pada kemarau tahun lalu, hampir setiap hari ada 1-2 kebakaran rumah. Sehingga penambahan mobil damkar dan pos pembantu di kecamatan sangat penting.
"Fungsinya pos pembantu untuk menjangkau kebakaran yang terjadi di desa yang jauh dari kota, seperti Kecamatan Gondang dan Kedungadem," jelasnya.
Ia menjelaskan, tiga mobil damkar itu rinciannya satu mobil untuk penyemprotan air dan dua mobil untuk tandon air. Sedangkan tiga pos BPBD yang akan dibangun yakni di Kecamatan Kanor, Sumberejo dan Ngraho.
"Pos pembantu yang baru selesai dibangun juga ada yakni Kecamatan Kedungadem, Gondang dan Kepohbaru," jelasnya.
Dengan dibangunnya sejumlah pos pembantu tersebut, maka setiap ada kebakaran di desa-desa pedalaman langsung segera ditangani oleh petugas kebakaran. "Setiap pos pembantu kita tempatkan tiga mobil kebakaran dan sembilan petugas," katanya.
Sebelumnya, BPBD juga sudah membeli mobil damkar crane senilai Rp2,9 miliar. Mobil damkar itu diklaim tertinggi kedua sedunia setelah Brazil. Fungsi mobil itu untuk memadamkan api di atas gedung maupun kebakaran di kampung padat penduduk. (har/kik)
Ilustrasi www.jurnalasia.com































.md.jpg)






