Ratusan Pemuda Gelar Unjuk Rasa Tolak Kebangkitan Komunis
Kamis, 19 Mei 2016 12:00 WIBOleh Piping Dian Permadi
Oleh Piping Dian Permadi
Kota - Sekitar 800-an pemuda yang tergabung dalam beberapa elemen organisasi kepemudaan, Kamis (19/05) pagi, menggelar unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro. Mereka menyerukan kepada pemerintah untuk menolak kebangkitan komunis.
Mereka berasal dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Gerakan Pemuda Anshor, FKPPI, Kwarda Hizbul Wathan, Margaluyu, PD Tapak Suci Putra Muhammadiyah, dan Unigoro. Dengan menumpang kendaraan truk, ratusan pemuda itu mendatangi gedung DPRD.
Mendekati gedung DPRD, koordinator lapangan mengajak ratusan pengunjuk rasa berjalan kaki sambil mengangkat panji-panji bendera dan meneriakkan tuntutan penolakan paham komunis. Beberapa pengunjuk rasa membentangkan spanduk dan banner bertuliskan, "Ganyang PKI", "Tolak Kebangkitan Komunis", dan "NKRI harga mati".
Setelah berlangsung 30 menit, selanjutnya para pengunjuk rasa mendesak anggota DPRD Bojonegoro menemui mereka. Akhirnya, dua anggota dewan bersedia menemui pengunjuk rasa. Keduanya dari Komisi A, yakni Anam Warsito dan Doni Bayu Setyawan.
Dalam orasinya, Anam Warsito mengapresiasi apa yang dilakukan ratusan pemuda tersebut. Unjuk rasa ini untuk mengingatkan pemerintah serta masyarakat bahwa kedaulatan negara perlu dijaga dari gangguan kelompok-kelompok berbahaya. "Tetap saya sampaikan, setuju untuk menolak kebangkitan komunis dan menjadikan tanggal 1 Juni sebagai Hari Kelahiran Pancasila," teriaknya di depan pengunjuk rasa.
Oleh pengunjuk rasa, kedua anggota DPRD itu diminta menandatangani petisi penolakan kebangkitan paham komunis di Indonesia. Unjuk rasa kemudian berlanjut di depan kantor Pemkab Bojonegoro. Mereka meminta Bupati Bojonegoro Suyoto hadir menemui pengunjuk rasa.
Sayangnya, Bupati tidak dapat menemui mereka. Hanya perwakilan dari Pemkab yang menerima petisi tuntutan. Di depan Pendopo Pemkab, pengunjuk rasa menandatangani spanduk berwarna kuning dengan panjang lebih dari 5 meter dan lebar 1 meter. Usai itu unjuk rasa dilanjutkan di Markas Kodim 0813 Bojonegoro. (pin/tap)































.md.jpg)






