Tunjangan Profesi Guru Akan Cair Akhir Bulan Mei
Rabu, 25 Mei 2016 13:00 WIBOleh Piping Dian Permadi
Oleh Piping Dian Permadi
Kota - Menjelang akhir bulan Mei 2016 ini, Tunjangan Profesi Guru (TPG) belum juga dicairkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro. Berbeda dengan tahun 2015 lalu para guru PNS yang telah bersertifikasi mendapatkan TPG sekitar bulan April. Namun, Disdik Kabupaten Bojonegoro memastikan TPG akan cair akhir bulan Mei ini.
Kepala bidang Ketenagakerjaan Disdik Kabupaten Bojonegoro Muh. Kuzaini Kepada beritabojonegoro.com (BBC) mengatakan, pihak Disdik selama ini bukan tidak mencairkan dengan segera, namun masih ada beberapa kendala yang membuat pihaknya belum bisa mencairkan TPG tersebut.
Dia beralasan, petunjuk teknis penyaluran tunjangan profesi guru tersebut menurutnya memang belum turun. '' Kami baru menerima Petunjuk teknis tersebut pada tanggal 12 mei 2016, itu pun kami download sendiri di website kemendikbud, setelah itu kita berikan edaran kepada sekolah - sekolah di Bojonegoro untuk membuat pengajuan, setelah itu akan kita proses InshaAllah akhir bulan ini,'' ujarnya.
Sebelumnya, karena selama ini belum ada kejelasan mengenai cairnya TPG dari guru PNS bersertifikasi ini membuat para guru bertanya - tanya. Bahkan sempat beredar kabar jika tidak segera dicairkan maka TPG tersebut bisa hangus.
Kuzaini membantah rumor tersebut, selama ini pihaknya telah mengupayakan agar proses pencairan segera terrealisasi, namum untuk TPG memang tidak semudah seperti proses gaji dan tidak ada istilah hangus. Jika melihat daerah lain semisal di Tuban yang sudah mencairkan TPG, Pihaknya tidak lantas bisa melakukan hal yang sama karena setiap daerah memiliki kebijakan masing - masing.
'' Kami tidak bisa langsung melakukan pencairan tanpa petunjuk teknis karena setiap tahunya bisa berbeda. Tahun ini sesuai Permendikbud no. 17 tahun 2016 tentang petunjuk teknis penyaluran Tunjangan profesi guru. Selanjutnya Untuk sekolah - sekolah sudah kita beri batas waktu hingga tanggal 20 mei namun ada beberapa yang masih kita tunggu akhirnya kita perpanjang sampai tanggal 24 mei ini,'' terangnya.
Sementara itu menurut kepala sub Bagian Keuangan Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Dumito, pihaknya akan segera melakukan pengajuan jika semua data dari sekolah - sekolah telah lengakap dan akan diproses kembali di BKKD. '' Sampai saat ini memang belum ada yang masuk masih pada bagian ketenagakerjaan,'' ujarnya.(pin/moha)































.md.jpg)






