TP PKK Gelar Lomba Cerdik Komunikatif Agustus Mendatang
Jumat, 15 Juli 2016 14:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Kota - Tak hanya pemerintah saja yang bergerak cepat pasca libur Lebaran. Tim Penggerak PKK juga langsung tancap gas dengan beberapa agenda kegiatan. Hal ini terungkap saat rapat bersama yang dipimpin Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro Hj Mahfudhoh Suyoto MSi, Jumat (15/07) siang, seusai acara halal bihalal bersama organisasi mitra pemerintah.
Dijelaskan, mulai pekan depan Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro akan mulai melakukan pembinaan di lapangan dengan beberapa fokus kegiatan. Di antaranya adalah pembagian Kartu Posyandu Sehat (KPS) yang merupakan inovasi Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro dan kesiapan aplikasi dasa wisma (dawis) berbasis IT.
"Kartu Posyandu Sehat ini untuk memantau tumbuh kembang dan kesehatan balita, lansia dan ibu hamil. Tak hanya itu pembinaan di lapangan yang dijadwalkan mulai tanggal 19 Juli nanti juga memantau kesiapan seluruh Tim Penggerak PKK untuk aplikasi dawis berbasis IT guna mendukung Open Goverment Parthnersip (OGP)," ujar Hj Mahfudhoh.
Diketahui bahwa Bojonegoro menjadi satu-satunya pilot project dalam keterbukaan dan informasi publik. Tak hanya pembinaan di desa, dalam waktu dekat ini TP PKK bersama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika juga akan menggelar Lomba Cerdik Komunikatif bagi kader PKK tahun 2016.
"Lomba dimulai tanggal 10 Agustus mendatang yang akan diikuti oleh Kecamatan Bojonegoro, Kapas, Balen, Trucuk, Sukosewu, dan Malo," jelasnya.
Selanjutnya, pada 15 Agustus lomba giliran diadakan di Kecamatan Sugihwaras dengan peserta Kecamatan Bubulan, Sugihwaras, Temayang, Dander, Gondang, dan Sekar. Tanggal 23 Agustus di Kecamatan Sumberejo dengan peserta Baureno, Sumberrejo, Kanor, Kepohbaru, dan Kedungadem.
Berikutnya 30 Agustus lomba digelar Kecamatan Tambakrejo dengan peserta Tambakrejo, Ngraho, Ngambon, Margomulyo, Padangan, dan Purwosari. "Pelaksanaan terakhir di Kecamatan Ngasem dengan peserta Kasimab, Gayam, Kalitidu, Ngasem, dan Kedewan," tuturnya.
Dalam kesempatan ini, Hj Mahfudhoh juga mengingatkan agar data dawis dikerjakan dengan sunguh-sungguh dan aplikasi dawis bisa dijalankan secara tepat. "Untukmeningkatkan kualitas kader diharapkan PKK kecamatan dan desa menggelar pelatihan aplikasi berbasis IT. Diharapkan dicari tenaga yang terampil IT," pesannya. (ver/tap)































.md.jpg)






