News Ticker
  • Pemkab Bojonegoro Buka Seleksi Terbuka Lima Posisi Kosong Kepala OPD
  • PWI Bojonegoro Gelar Raker di Malang, Susun Program Strategis Satu Periode
  • Antisipasi Kemarau Panjang 2026 Pemprov Jatim Instruksikan Percepatan Tanam Padi
  • Mengenal Food Noise Gangguan Pikiran yang Menjadi Musuh Utama Pejuang Diet
  • Pemkab Bojonegoro Instruksikan Pengelola HIPPAM Siagaga di 73 Desa Rawan Krisis Air Bersih
  • Prakiraan Cuaca 10 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 10 Mei dalam Sejarah
  • Kepercayaan Masyarakat Meningkat, Puluhan Ribu Penumpang Padati Stasiun Bojonegoro Selama April
  • Aparat Gabungan Sinergi Amankan Lapas Bojonegoro dari Benda Terlarang
  • Sambut Peluncuran KA Anggrek, KAI Daop 8 Surabaya Manjakan Penumpang dengan Bingkisan Spesial
  • Disdukcapil Jemput Bola ke SMAN 1 Bojonegoro, Pelajar Rekam KTP-el Tanpa Tinggalkan Sekolah
  • Swadaya Warga Balenrejo Atasi Krisis Air, HIPPAM Layani 67 KK dengan Tarif Rp1.000
  • Diduga Sopir Mengantuk, 2 Truk Bertabrakan di Kapas, Bojonegoro
  • Prakiraan Cuaca 09 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 09 Mei dalam Sejarah
  • Pemkab Bojonegoro Dorong Serapan Telur Program Gayatri, ASN Wajib Dukung Produk Peternak Lokal
  • Hantavirus Jadi Sorotan Dunia, Ini Penjelasan Ahli soal Penularan dan Bahayanya
  • Khofifah Dorong Bank Jatim Percepat Transformasi Digital dan Perkuat Pembiayaan UMKM
  • Pemkab Bojonegoro Alokasikan Rp21 Miliar untuk Program Domba Kesejahteraan, Sasar Ribuan Keluarga Miskin
  • Perangkat Desa Bojonegoro Keluhkan Siltap Tak Terbayar Penuh, Minta Regulasi Baru Lebih Berpihak
  • Hadapi Ancaman Kemarau Panjang, Pemkab Bojonegoro Perkuat Mitigasi Kekeringan dan Pembinaan HIPPAM
  • Perkuat Sinergi Lintas Sektoral, Kapolres Bojonegoro Kunjungi Kantor ATR/BPN
  • Ratusan Siswa Berprestasi Terima Penghargaan dari Pemkab Bojonegoro, Jadi Inspirasi Generasi Muda
  • IGTKI Bojonegoro Dorong Guru TK Adaptif di Era AI Lewat Workshop Pembelajaran Digital Kreatif
Kesurupan

Kesurupan

*Oleh Muhammad Roqib

Suatu hari di tahun 2005 di Surabaya

Tiba tiba seisi ruangan kelas salah satu SMA di Surabaya heboh. Ada yang menjerit, ada yang menangis, ada yang seperti kejang kejang, ada yang matanya mendelik, ada yang berhamburan keluar kelas. Anak anak kesurupan kesurupan tolong tolooooong..

Guru dan murid berhamburan keluar kelas. Mereka merangsek ke kelas yang meminta tolong. Suasana panik, beberapa guru menenangkan murid, ada yang sibuk mencari minyak kayu putih lalu menggosok gosoknya ke tubuh siswi yang mau pingsan. Ada belasan siswa yang kesurupan di kelas itu. Tidak ada yang tahu penyebabnya.

Kabar itu cepat tersebar. Beberapa jurnalis cepat cepat ke sekolah itu dan mengambil gambar. Ambulan meraung raung mengangkut siswa yang kesurupan dan pingsan ke rumah sakit. Beberapa siswi menangis sesenggukan, lainnya tegang, guru guru bingung panik. Suasana belajar di sekolah itu berubah jadi kepanikan kebingungan.

Boy, jurnalis televisi, usai mengambil gambar kesurupan itu dan wawancara siswa dan guru, merasa cukup liputan. Ia lalu buru buru ke rsu dr soetomo menemui dokter ahli kejiwaan, dr Nalini Muhdi SpKJ. Siapa lagi kalau bukan dia yang enak diwawancarai, pikir Boy, sambil menenteng kamera.

Dr Nalini Muhdi SpKJ, berada di ruangannya di bangsal pasien jiwa. Lorong bangsal itu agak gelap. Boy jalan sambil sedikit berlari. Ia akhirnya bisa ketemu dokter ahli kejiwaan itu.

Dr Nalini SpKJ tampak tenang, ia menyeruput kopi yang ada di meja kecilnya. Dr Nalini selalu tampil menawan, rambut pendek sebahu, memakai kaca mata, dengan rias bedak tipis dan lipstik tipis. Ia ramah menyambut Boy. 

"Bu dokter Nalini, selamat pagi, saya mau minta wawacara," ujar Boy.

"Wawancara apa Boy?," ucap dr Nalini.

"Soal kesurupan bu, tadi ada belasan anak sekolah kesurupan saat sedang belajar, menurut bu dokter bagaimana. Apa benar mereka kerasukan makhluk halus?," tanya Boy.

"Istilah kesurupan dalam ilmu kedokteran itu tidak ada Boy, mereka juga tidak kerasukan makhluk halus," ujar dr Nalini.

"Terus mengapa mereka seperti kejang kejang dan ada pula yang sampai pingsan begitu," tanya Boy lagi.

"Mereka mengalami tekanan mental, tekanan kejiwaan yang berat Boy. Bisa jadi karena mengalami kecemasan atau kekhawatiran yang berlebihan sehingga mereka kemudian kehilangan kendali atas diri mereka sendiri. Kecemasan itu menular Boy, bila di sekitarnya terjadi kecemasan, atau istilahnya keadaan yang hilang kendali seperti itu. Mereka berada di alam bawah sadar," ujar dr Nalini.

"Kok bisa seperti itu dokter," tanya Boy lagi.

"Iya bisa seperti itu, orang yang katamu kesurupan itu, bisa hilang kendali atas dirinya secara penuh dan ada juga yang setengah sadar," ujar dr Nalini.

"Biasanya kalau kesurupan seperti itu, orang memanggil kiai atau dukun, bagaimana itu dokter," tanya Boy lagi.

"Orang yang kehilangan kendali atau kesurupan itu butuh didampingi, disadarkan dan ditenangkan. Kiai itu bisa menenangkan atau mengaktifkan kembali kesadaran dan ingatan orang yang hilang kendali itu," ujarnya.

"Jadi kesurupan itu sebenarnya tidak ada bu dokter?," tanya Boy lagi.

"Tidak ada Boy, dalam ilmu kedokteran, ilmu psikiater, tidak dikenal istilah kesurupan itu Boy," ujar dr Nalini menegaskan.

Setelah merasa cukup wawancara, si Boy langsung pamit dan sedikit berlari kembali ke kantornya mengirim berita siswa kesurupan itu. Sambil membetulkan posisi topinya, si boy berlari di lorong lorong bangsal rumah sakit itu.

Ilustrasi www.newsliputan.com

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Dunia Modern dan Ilusi Kebenaran, Antara Kesadaran dan terjebak Tipu Daya

Dunia Modern dan Ilusi Kebenaran, Antara Kesadaran dan terjebak Tipu Daya

Dunia modern bergerak seperti kereta tanpa rem, sangat cepat, bising, dan sering kali membingungkan. Setiap hari kita disuguhi informasi yang ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Sutradara Wregas Bhanuteja kembali menggebrak sinema tanah air melalui karya terbarunya, Para Perasuk. Berbeda dengan pakem film bertema mistis pada ...

1778397935.9315 at start, 1778397937.2574 at end, 1.325865983963 sec elapsed