News Ticker
  • Seorang Warga Kanor Meninggal Dunia Akibat Tersengat Listrik Jebakan Tikus
  • Jalan Penghubung Desa di Blora Ambles
  • Antisipasi Kejahatan dan Balap Liar, Satlantas Polres Bojonegoro Optimalkan Patroli Malam
  • Antisipasi Peredaran Narkoba BNNP Jateng Kosek Hiburan Malam Di Cepu
  • Jelang Peringatan Natal dan Tahun Baru 2018, Polres Bojonegoro Adakan Rakor Lintas Sektoral
  • Mahasiswa IKIP PGRI Bojonegoro Belajar Industri Hulu Migas
  • PEPC Terima Persetujuan Desain Proyek JTB dari Ditjen Migas
  • Polres Blora Operasi Pasar Menjelang Natal dan Tahun Baru
  • Siswa SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro Fieldtrip ke Seloliman
  • Bermain Biola Bagian dari Hidup Akip
  • Tim Buser Sat Reskrim Polres Blora Amankan Komplotan Pelaku Spesialis Curanmor
  • Pemkab Blora Berikan Tunjangan Kesejahteraan Bagi Guru Madin dan TPQ
  • Letkol Inf Ryzadly Syahrazzy Themba S.Sos Jabat Dandim 0721/Blora
  • Dua Pasangan Diciduk Saat Berduaan di Rumah Kos
  • Kader Posyandu Kecamatan Gayam Ikuti Diskusi dan Pelatihan Kewirausahaan Mandiri
  • Gerakan Koperasi Gelar Studi Lapangan di Banyuurip
  • Avanza Tabrak Viar di Tuban, Pengendara Viar Meninggal Dunia
  • Jelang Pilkada 2018, Polres Bojonegoro Gelar Pembinaan Tiga Pilar se Kabupaten Bojonegoro
  • Bupati Bojonegoro Hadiri Survey Akreditasi RSUD Sosrodoro Djatikoesoemo
  • Supra X 125 Tubruk Supra Fit, Seorang Pengendara Luka-Luka

Menilik Kasus Hate Speech Yang Dilakukan Warga Gayam

Rekam Jejak Data Digital, Tidak Dapat Begitu Saja Dihapus

Rekam Jejak Data Digital, Tidak Dapat Begitu Saja Dihapus

*Oleh Imam Nurcahyo

SEBAGAIMANA diberitakan sebelumnya, jajaran Sat Reskrim Polres Metro Bekasi pada Rabu (28/06/2017), sekira pukul 01.00 WIB dini hari tadi telah menjemput dan mengamankan BI (24) warga Desa Bonorejo Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro, yang diduga telah melakukan tindak pidana hate speech atau penghinaan dan menyebarkan rasa kebencian melalui media sosial Facebook, terhadap warga Kota Bekasi.

Setelah kasus tersebut menjadi viral di media sosial, khususnya facebook, penulis berusaha menelusuri akun “Sella Nugroho” yang dipergunakan pelaku untuk melakukan posting yang bernada penghinaan dan menyebarkan rasa kebencian tersebut.

Pada Selasa (27/06/2017) sekira pukul 19.00 WIB, penulis mendapati akun tersebut telah ditutup atau tidak ditemukan lagi. Penulis kurang dapat memastikan, apakah akun tersebut ditutup sendiri oleh pemiliknya atau ditutup oleh pihak Facebook, sehubungan dilaporkan oleh warganet (netizen) yang lain.

Namun ada hal yang perlu dicatat dalam peristiwa tersebut, bahwa meski akun tersebut telah ditutup atau tidak ditemukan lagi, bukan berarti data digital dari postingan tersebut hilang begitu saja.

Dalam kasus tersebut, setelah pelaku membuat komentar pada facebook yang berisikan atau mengandung unsur penghinaan dan menyebarkan rasa kebencian, selanjutnya komentar tersebut mendapatkan reaksi yang cukup keras dari warga Kota Bekasi yang merasa tersinggung atas komentar pelaku tersebut.

Berdasarkan pengamatan penulis, sejumlah warga Bekasi yang merasa tersinggung tersebut melakukan tindakan screenshoot atau menyimpan tampilan layar dari postingan yang menghebohkan tersebut. Disadari ataupun tidak, langkah tersebut telah menjadikan data digital berupa postingan komentar pada media sosial (facebook) tersebut, tidak dapat hilang begitu saja, meskipun postingan yang asli telah di hapus oleh pelaku yang melakukan postingan. Bahkan meski akun facebooknya pun juga telah dihapus, rekam jejak data digital tersebut tidak dapat hilang begitu saja.

Selanjutnya, dengan berdasar pada screenshoot dari ponstingan yang dilakukan pelaku, pada Selasa (27/06/17) sekira pukul 13.00 WIB siang, seorang warga Kota Bekasi bernama Suherman Haramaen (44), alamat Kampung Pengarengan RT 013 RW 006 Desa Sukadaya Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi, melaporkan BI ke Pores Metro Bekasi, sesuai Laporan Polisi Nomor LP/608A/375-SPKT/K/VI/2017/SPKT/Restro Bekasi, tertanggal 27 Juni 2017, atas dugaan pidana penghinaan dan menyebarkan rasa kebencian melalui media sosial, yang dilakukan oleh pelaku. Dan dengan berdasar pada screenshoot dari ponstingan yang dilakukan pelaku, penyidik dapat mempergunakan sebagai alat bukti yang sah dalam proses penyidikan.

Hal lain yang perlu diketahui oleh para warganet (netizen), bahwa dalam Undang-undang Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor  11 Tahun 2008, tentang Informasi dan Transaksi Elektonik, disebutkan :

Pasal 1 Ayat (1) Informasi Elektronik adalah satu atau sekumpulan data elektronik, termasuk tetapi tidak terbatas pada tulisan, suara, gambar, peta, rancangan, foto, electronic data interchange (EDI), surat elektronik (electronic mail), telegram, teleks, telecopy atau sejenisnya, huruf, tanda, angka, Kode Akses, simbol, atau perforasi yang telah diolah yang memiliki arti atau dapat dipahami oleh orang yang mampu memahaminya.

Pasal 1 Ayat (4) Dokumen Elektronik adalah setiap Informasi Elektronik yang dibuat, diteruskan, dikirimkan, diterima, atau disimpan dalam bentuk analog, digital, elektromagnetik, optikal, atau sejenisnya, yang dapat dilihat, ditampilkan, dan atau didengar melalui Komputer atau Sistem Elektronik, termasuk tetapi tidak terbatas pada tulisan, suara, gambar, peta, rancangan, foto atau sejenisnya, huruf, tanda, angka, Kode Akses, simbol atau perforasi yang memiliki makna atau arti atau dapat dipahami oleh orang yang mampu memahaminya.

Sedangkan pada Pasal 45 Ayat (3) Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan atau pencemaran nama baik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan atau denda paling banyak Rp 750.000.000,00 (tujuh ratus lima puluh juta rupiah).

Dari uraian tersebut diatas, penulis ingin menyampaikan bahwa penyidik kepolisian dapat mempergunakan Informasi Elektronik dan atau Dokumen Elektronik (data digital berupa teks dan gambar atau foto) sebagai alat bukti yang sah, dalam proses penyidikan kasus dugaan tindak pidana, khususnya tindak pidana informasi dan transaksi elektronik.

Untuk itu, penulis ingin menyampaikan pesan kepada warganet (netizen), agar lebih bijaksana dan berhati-hati dalam membuat postingan, baik itu status maupun komentar di dunia maya, karena data digital anda dapat dipergunakan sebagai alat bukti yang sah oleh penyidik, ketika ada pihak-pihak yang merasa anda rugikan atau merasa anda cemarkan nama baiknya.

Data digital anda, boleh jadi tidak dapat hilang begitu saja, meskipun anda telah menghapusnya.

*) Penulis, redaktur media siber beritabojonegoro.com

 

Baca: Polres Metro Bekasi Jemput Warga Bojonegoro Diduga Pelaku Hate Speech

Baca juga: Inilah Kronologi Penangkapan Warga Gayam, Diduga Pelaku Hate Speech

Baca juga: Kapolsek Gayam Berinisiatif Amankan Dulu Warga Gayam, Diduga Pelaku Hate Speech

 

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Sosok

Bermain Biola Bagian dari Hidup Akip

Bermain Biola Bagian dari Hidup Akip

Oleh Angga Reza Bojonegoro (Kota) - Sambil menikmati sore hari di sekitar Alun Alun Kota Bojonegoro di bawah teduhnya pohon ...

Quote

Indonesia Emas, Siapa Tahu?

Catatan Dahlan Iskan

Indonesia Emas, Siapa Tahu?

*Oleh Dahlan Iskan TOLONGLAH saya. Bantu berikan pencerahan kepada saya: siapa yang pertama kali mencetuskan istilah 'Indonesia Emas 2045'? Kalau ...

Opini

AIDS Masihkah Mengerikan?

Hari AIDS Sedunia

AIDS Masihkah Mengerikan?

*Oleh dr Achmad Budi Karyono HARI ini 1 Desember merupakan hari yang cukup menakutkan bagi setiap warga yang mengetahui tentang ...

Eksis

Bripka Juhair, Punya Inovasi Sampaikan Pesan-Pesan Kamtibmas Melalui Wayang

Polisi Inovatif

Bripka Juhair, Punya Inovasi Sampaikan Pesan-Pesan Kamtibmas Melalui Wayang

*Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Banyak cara untuk menunjang tugas pokok dan fungsinya sebagai seorang anggota Korps Bhayangkara. Bripka Juhair ...

Pelesir

Warung Semok Iwak Gloso Mbak Sumi yang Fenomenal

Warung Semok Iwak Gloso Mbak Sumi yang Fenomenal

Oleh Angga Reza Bojonegoro (Temayang) Sebuah warung sederhana berdiri di ujung selatan Kabupatan Bojonegoro di dekat jembatan Kedungjati turut Desa ...

Kegiatan Masyarakat Bojonegoro

Sabtu, 16 Desember 2017

Berita Foto

Jembatan Tersumbat Sampah, Aliran Sungai Meluber ke Jalan

Jembatan Tersumbat Sampah, Aliran Sungai Meluber ke Jalan

Oleh Vera Astanti Malo - Sebuah jembatan di Desa Sumberrejo Kecamatan Malo tersumbat tumpukan sampah saat hujan deras sore tadi, ...

Infotorial

Kualitas Pendidikan Meningkat, SMP Negeri 1 Gayam Makin Membanggakan

Program Pengembangan Sekolah SKK Migas - EMCL

Kualitas Pendidikan Meningkat, SMP Negeri 1 Gayam Makin Membanggakan

*Oleh Imam Nurcahyo SUASANA tenang dan asri sangat terasa saat memasuki pintu masuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Gayam, ...

Resensi

Kisah Pi yang Inspiratif

Kisah Pi yang Inspiratif

Oleh Vera Astanti Ini adalah kisah petualangan Piscine Molitor Patel, biasa di panggil Pi, si tokoh utama, anak keturunan India ...

Feature

Muhammad Jamil Muhlisin, Dokter Teladan Tingkat Nasional Asal Blora

Muhammad Jamil Muhlisin, Dokter Teladan Tingkat Nasional Asal Blora

Oleh Priyo Spd Blora- Siapa yang tidak mengenal Dokter Jamil?dia adalah Dokter asal Kecamatan Kunduran dengan nama lengkap dr. Muhammad ...

Teras

Ada Konten Gambar Gerak (GIF) Pornografi di WhatsApp

Ada Konten Gambar Gerak (GIF) Pornografi di WhatsApp

*Oleh Imam Nurcahyo Lindungi anak-anak dari pornografi! SEJUMLAH media pada Minggu (05/11/2017) ramai memberitakan adanya unsur pornografi yang terdapat pada ...

Statistik

Hari ini

689 pengunjung

1.497 halaman dibuka

67 pengunjung online

Bulan ini

41.085 pengunjung

125.833 halaman dibuka

Tahun ini

1.000.836 pengunjung

3.992.861 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 580.212

Indonesia: 12.062

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015