News Ticker
  • Pemdes Balong Blora, Tolak Tempat Ibadah Jadi Tempat Kampanye
  • Bendungan Randugunting Blora Bisa Dimanfaatkan untuk Irigasi dan Wisata
  • Kecelakaan Beruntun di Dander Bojonegoro, Satu Orang Meninggal Dunia
  • Pembangunan Bendungan Randugunting Blora Disosialisasikan
  • Mencari
  • Pencopotan ini Sebagai Bagian dari Konsolidasi Politik
  • Ajukan SIM, Penderita Disabilitas di Bojonegoro ini Dipandu Langsung oleh Kapolres
  • Polres Bojonegoro Gelar FGD Bersama Tokoh Lintas Agama
  • Lagi, Damkar Bojonegoro Evakuasi Sarang Tawon ‘Ndas’ dari Rumah Warga
  • Wisata di Tuban Perlu Pengembangan dan Peningkatan Fasilitas
  • Sri Astini Manfaatkan Limbah Sedotan Jadi Tikar Cantik
  • Muspika Gayam Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Aula Belajar Desa Beged
  • Polres Tuban Kembali Ringkus Dua Orang Produsen Miras
  • Mempersiapkan
  • Pemkab Bojonegoro Beri Santunan Kematian bagi Warga Miskin
  • Pemkab Bojonegoro Luncurkan Kartu Pedagang Produktif
  • Hindari Tabrakan, Truk di Margomulyo Bojonegoro Terguling ke Tebing Jalan
  • Diduga Serangan Jantung, Petani di Kanor Bojonegoro Meninggal di Sawah
  • Ketua KONI Bojonegoro yang Dilengserkan, Lukman Wafi, Akan Menghadap Bupati
  • Mosi Tidak Percaya, Ketua KONI Bojonegoro Dilengserkan
  • Urai Sampah, DLH Blora Gunakan Lalat Tentara Hitam
  • Problem Base Solution: Mengubah Masalah Rakyat Sebagai Masalah Pemerintah
  • Pemkab Blora Serahkan Hibah Bongkaran Bangunan Pasar
  • Kedekatan
  • Akibat Angin Kencang, Sejumlah Pohon di Padangan Bojonegoro Roboh

Menilik Kasus Hate Speech Yang Dilakukan Warga Gayam

Rekam Jejak Data Digital, Tidak Dapat Begitu Saja Dihapus

*Oleh Imam Nurcahyo

SEBAGAIMANA diberitakan sebelumnya, jajaran Sat Reskrim Polres Metro Bekasi pada Rabu (28/06/2017), sekira pukul 01.00 WIB dini hari tadi telah menjemput dan mengamankan BI (24) warga Desa Bonorejo Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro, yang diduga telah melakukan tindak pidana hate speech atau penghinaan dan menyebarkan rasa kebencian melalui media sosial Facebook, terhadap warga Kota Bekasi.

Setelah kasus tersebut menjadi viral di media sosial, khususnya facebook, penulis berusaha menelusuri akun “Sella Nugroho” yang dipergunakan pelaku untuk melakukan posting yang bernada penghinaan dan menyebarkan rasa kebencian tersebut.

Pada Selasa (27/06/2017) sekira pukul 19.00 WIB, penulis mendapati akun tersebut telah ditutup atau tidak ditemukan lagi. Penulis kurang dapat memastikan, apakah akun tersebut ditutup sendiri oleh pemiliknya atau ditutup oleh pihak Facebook, sehubungan dilaporkan oleh warganet (netizen) yang lain.

Namun ada hal yang perlu dicatat dalam peristiwa tersebut, bahwa meski akun tersebut telah ditutup atau tidak ditemukan lagi, bukan berarti data digital dari postingan tersebut hilang begitu saja.

Dalam kasus tersebut, setelah pelaku membuat komentar pada facebook yang berisikan atau mengandung unsur penghinaan dan menyebarkan rasa kebencian, selanjutnya komentar tersebut mendapatkan reaksi yang cukup keras dari warga Kota Bekasi yang merasa tersinggung atas komentar pelaku tersebut.

Berdasarkan pengamatan penulis, sejumlah warga Bekasi yang merasa tersinggung tersebut melakukan tindakan screenshoot atau menyimpan tampilan layar dari postingan yang menghebohkan tersebut. Disadari ataupun tidak, langkah tersebut telah menjadikan data digital berupa postingan komentar pada media sosial (facebook) tersebut, tidak dapat hilang begitu saja, meskipun postingan yang asli telah di hapus oleh pelaku yang melakukan postingan. Bahkan meski akun facebooknya pun juga telah dihapus, rekam jejak data digital tersebut tidak dapat hilang begitu saja.

Selanjutnya, dengan berdasar pada screenshoot dari ponstingan yang dilakukan pelaku, pada Selasa (27/06/17) sekira pukul 13.00 WIB siang, seorang warga Kota Bekasi bernama Suherman Haramaen (44), alamat Kampung Pengarengan RT 013 RW 006 Desa Sukadaya Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi, melaporkan BI ke Pores Metro Bekasi, sesuai Laporan Polisi Nomor LP/608A/375-SPKT/K/VI/2017/SPKT/Restro Bekasi, tertanggal 27 Juni 2017, atas dugaan pidana penghinaan dan menyebarkan rasa kebencian melalui media sosial, yang dilakukan oleh pelaku. Dan dengan berdasar pada screenshoot dari ponstingan yang dilakukan pelaku, penyidik dapat mempergunakan sebagai alat bukti yang sah dalam proses penyidikan.

Hal lain yang perlu diketahui oleh para warganet (netizen), bahwa dalam Undang-undang Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor  11 Tahun 2008, tentang Informasi dan Transaksi Elektonik, disebutkan :

Pasal 1 Ayat (1) Informasi Elektronik adalah satu atau sekumpulan data elektronik, termasuk tetapi tidak terbatas pada tulisan, suara, gambar, peta, rancangan, foto, electronic data interchange (EDI), surat elektronik (electronic mail), telegram, teleks, telecopy atau sejenisnya, huruf, tanda, angka, Kode Akses, simbol, atau perforasi yang telah diolah yang memiliki arti atau dapat dipahami oleh orang yang mampu memahaminya.

Pasal 1 Ayat (4) Dokumen Elektronik adalah setiap Informasi Elektronik yang dibuat, diteruskan, dikirimkan, diterima, atau disimpan dalam bentuk analog, digital, elektromagnetik, optikal, atau sejenisnya, yang dapat dilihat, ditampilkan, dan atau didengar melalui Komputer atau Sistem Elektronik, termasuk tetapi tidak terbatas pada tulisan, suara, gambar, peta, rancangan, foto atau sejenisnya, huruf, tanda, angka, Kode Akses, simbol atau perforasi yang memiliki makna atau arti atau dapat dipahami oleh orang yang mampu memahaminya.

Sedangkan pada Pasal 45 Ayat (3) Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan atau pencemaran nama baik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan atau denda paling banyak Rp 750.000.000,00 (tujuh ratus lima puluh juta rupiah).

Dari uraian tersebut diatas, penulis ingin menyampaikan bahwa penyidik kepolisian dapat mempergunakan Informasi Elektronik dan atau Dokumen Elektronik (data digital berupa teks dan gambar atau foto) sebagai alat bukti yang sah, dalam proses penyidikan kasus dugaan tindak pidana, khususnya tindak pidana informasi dan transaksi elektronik.

Untuk itu, penulis ingin menyampaikan pesan kepada warganet (netizen), agar lebih bijaksana dan berhati-hati dalam membuat postingan, baik itu status maupun komentar di dunia maya, karena data digital anda dapat dipergunakan sebagai alat bukti yang sah oleh penyidik, ketika ada pihak-pihak yang merasa anda rugikan atau merasa anda cemarkan nama baiknya.

Data digital anda, boleh jadi tidak dapat hilang begitu saja, meskipun anda telah menghapusnya.

*) Penulis, redaktur media siber beritabojonegoro.com

 

Baca: Polres Metro Bekasi Jemput Warga Bojonegoro Diduga Pelaku Hate Speech

Baca juga: Inilah Kronologi Penangkapan Warga Gayam, Diduga Pelaku Hate Speech

Baca juga: Kapolsek Gayam Berinisiatif Amankan Dulu Warga Gayam, Diduga Pelaku Hate Speech

 

Berita Terkait

Videotorial

Festival Banyu Urip 2018, Destinasi Wisata Hiburan di Bojonegoro

Festival Banyu Urip 2018, Destinasi Wisata Hiburan di Bojonegoro

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Ribuan warga memadati jalan-jalan, warung-warung dan lapangan sepakbola Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro saat digelar perhelatan ...

Teras

Gantung Diri, Tanggung Jawab Siapa?

Gantung Diri, Tanggung Jawab Siapa?

Kejadian bunuh diri atau gantung diri di wilayah Kabupaten Bojonegoro selama tahun 2018, menunjukkan angka yang relatif cukup tinggi. Lantas ...

Opini

Pencopotan ini Sebagai Bagian dari Konsolidasi Politik

Pencopotan ini Sebagai Bagian dari Konsolidasi Politik

Di tengah keseriusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bojonegoro dalam mempersiapkan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-VI tahun 2019 ini, ...

Quote

Mencari

Mencari

Oleh Dr Hj Sri Minarti MPd I Di saat merenung sendirian, kemungkinan kita sering bertanya pada diri sendiri, sesungguhnya dalam ...

Sosok

Sari Koeswoyo, Antara Seorang Ibu dan Pelaku Seni

Sosok

Sari Koeswoyo, Antara Seorang Ibu dan Pelaku Seni

Oleh Muliyanto Tanggal 22 Desember, diperingati sebagai Hari Ibu. Hari di mana perempuan-perempuan Indonesia menyelenggarakan Kongres Perempuan Pertama pada 22 ...

Eksis

Sepasang Kakak-Adik di Blora Ciptakan Lampu Emergency Hemat Listrik

Sepasang Kakak-Adik di Blora Ciptakan Lampu Emergency Hemat Listrik

Oleh Priyo Spd Blora- Sering terjadinya listrik padam di wilayah Blora, membuat sepasang kakak-adik, warga Kelurahan Jetis Kecamatan Blora, menciptakan ...

Religi

Hukum Nikah Sirri

Hukum Nikah Sirri

*Oleh Drs H Sholikin Jamik SH MHes. Istilah nikah sirri atau nikah yang dirahasiakan memang dikenal di kalangan para ulama, ...

Infotorial

Ibu Inspiratif, Mengubah “Limbah” Menjadi Berkah

Ibu Inspiratif, Mengubah “Limbah” Menjadi Berkah

Oleh Imam Nurcahyo Ngaisah namanya. Perempuan kelahiran 44 tahun lalu ini ibu rumah tangga biasa, layaknya perempuan desa di sekitarnya. ...

Berita Foto

Festival Perahu Hias, Bengawan Solo Bojonegoro

Festival Perahu Hias, Bengawan Solo Bojonegoro

Festival Perahu Hias merupakan rangkaian dari Festival Bengawan Bojonegoro 2018, digelar Minggu, 30 Desember 2018. Festival Bengawan Bojonegoro 2018, digelar ...

Feature

Sri Astini Manfaatkan Limbah Sedotan Jadi Tikar Cantik

Ekonomi Kreatif

Sri Astini Manfaatkan Limbah Sedotan Jadi Tikar Cantik

Blora - Sri Astini (47) seorang ibu rumah tangga warga RT 04/RW 02 Kelurahan Karangjati, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Jawa ...

Resensi

Alice in Cheongdam Dong 2

Alice in Cheongdam Dong 2

Oleh Delfariza Amaliya Penulis : Ahn Jae Kyung Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas Tahun : 2014 Penerbit : Qanita, PT ...

Pelesir

Waduk Selo Parang di Blora Pikat Pengunjung Wisata

Waduk Selo Parang di Blora Pikat Pengunjung Wisata

Blora- Masyarakat Desa Tempel Lemahbang, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Jawa Tengah memanfaatkan kawasan waduk Selo Parang menjadi tempat wisata baru ...

Hiburan

Barista Asal Mojokerto Juarai Latte Art Battle di Bojonegoro

Barista Asal Mojokerto Juarai Latte Art Battle di Bojonegoro

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Dalam partai final Latte Art Battle di KDS Toserba Bojonegoro yang digelar pada Sabtu (01/12/2018) ...

Statistik

Hari ini

2.831 kunjungan

4.674 halaman dibuka

216 pengunjung online

Bulan ini

80.293 kunjungan

138.515 halaman dibuka

Tahun ini

80.293 kunjungan

138.515 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 746.250

Indonesia: 11.114

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015