News Ticker
  • Ratusan Peserta Antusias Ikuti Vaksinasi HPV Terjangkau oleh DWP Bojonegoro
  • 4 November dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 04 November 2026
  • Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Kenali iPhone 18 Pro Max dengan Fitur Premium!
  • Pemkab dan Kwarcab Bojonegoro Gelar FGD Penyelarasan Program Kepramukaan Lintas Sektor
  • Pemkab Bojonegoro Perluas Akses Layanan Kesehatan Gratis, Wabup Nurul Sebut AHH Naik Jadi 75 Tahun
  • Polisi Peduli Pendidikan di SMAN 2 Taruna Pamong Praja, Kapolres Bojonegoro Ajak Pelajar Bijak Bermedsos
  • Jaga Daya Beli Warga, Pemkab Bojonegoro Gelar Pasar Murah Lewat Program PASS ISYA’ di Trucuk
  • Pemkab Bojonegoro Perkuat Pelindungan Anak di Ranah Digital Tindak Lanjuti SE Gubernur Jatim
  • 3 November dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 3 November 2026
  • 3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Kalitidu, Bojonegoro, Seorang Pengemudi Luka-Luka
  • Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty Turun Langsung Atur Lalin di Jam Sibuk
  • Atraksi Wisata Budaya Jaranan Meriahkan Galeri Bengawan Trucuk Bojonegoro
  • Raih Leadership Award Amerta Nutrition 2026, Gubernur Khofifah: Pembangunan Gizi Fondasi SDM Bangsa
  • 5 Makanan Rahasia Umur Panjang Penduduk Jepang Menurut Ahli Gizi
  • Mizan Hisyamuddin Ahmad, Pelajar Bojonegoro yang Terpilih Jadi Pemimpin Muda Terbaik di ISLC XV Universitas Indonesia
  • Pemkab Blora Kembali Gelar Gastra, Salurkan Santunan Anak Yatim dan Tekankan Kepedulian Sosial
  • 2 November dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 2 November 2026
  • Trio Wahyu, Seniman Muda Bojonegoro Bawa Wayang Thengul ke Panggung ASEAN
  • Tabrakan Motor vs Truk di Temayang, Bojonegoro, Pemotor asal Nganjuk Meninggal Dunia
  • Dokter Gizi Ungkap Manfaat Gula Stevia untuk Pengidap Diabetes dan Diet Berat Badan
  • Semarak Hari Santri 2026, PCNU Bojonegoro Gelar Mancing Bersarung di Kolam Unugiri
Tiba-Tiba Kita Demam Sabyan

Tiba-Tiba Kita Demam Sabyan

Oleh Muhammad Roqib

Secara mengejutkan, secara tiba-tiba kita menjadi demam lagu gambus. Kita menjadi demam Sabyan, Nissa Sabyan. Padahal, genre musik gambus ini dulu kurang populer, apalagi pada anak-anak muda yang lebih suka musik pop. Sabyan, grup musik gambus yang digawangi lima anak muda, Nissa dan kawan kawannya memopulerkan genre musik gambus ini di tengah masyarakat.

Tengok saja lagu-lagu Timur Tengah yang dibawakan Nissa Sabyan jadi hit, jadi trending topic di youtube. Lagu habibal qolbi, rahman ya rahman, ya ashiqol, deen assalam, ya jamalu. Sabyan sebenarnya hanya membawakan ulang lagu-lagu Arab itu dengan gaya musik ala Sabyan. Namun ternyata suguhan musik Sabyan itu diterima oleh masyarakat. Lihat saja lagu habibal qolbi, deen assalam ditonton lebih dari 36 juta penonton. Bukan hanya dari Indonesia saja yang menyukai lagu gambus ala Sabyan melainkan juga dari Korea, Malaysia, dan lainnya. Bukan hanya umat Muslim saja yang menyukainya, tetapi juga Nonmuslim.

Demam lagu gambus ala Sabyan bisa kita rasakan di masyarakat. Cobalah dengar lagu-lagu Nissa Sabyan diputar di acara-acara buka puasa bersama di hotel, kantor, dan dalam ruangan. Tak hanya itu, dengar pula lagu-lagu gambus Nissa Sabyan diputar oleh para pedagang takjil di sekitar Alun-Alun Bojonegoro, di pasar, dan di tengah-tengah para pedagang kaki lima. Demam Sabyan benar-benar membuncah.

Sebenarnya apa yang terjadi dengan demam Sabyan ini?. Kita memang sedang merindu, merindu yang teramat dalam dengan musik berkualitas seperti ini. Kita bosan dan jengah dengan musik atau lagu yang membawa pesan-pesan dangkal. Coba kita dengarkan dan renungkan pesan lagu yang berjudul deen assalam. Lagu itu menyampaikan pesan bahwa Islam adalah agama perdamaian, Islam adalah agama toleran, menyukai kedamaian. Lagu ini juga menjadi semacam pengobat luka setelah kita didera aksi terorisme yang akhir-akhir ini membuat kita menjadi tercenung, marah, dan membuat duka mendalam.

Tetapi kualitas Sabyan memang juga sangat bagus. Gaya bermusiknya, genre musiknya, aransemennya, serta bagaimana cara memasarkan lagu-lagunya juga memang berbeda dengan grup musik gambus lainnya. Boleh dibilang Sabyan ini adalah grup musik gambus zaman now dengan cara pemasaran yang juga berbeda. Mereka dikenal melalui unggah video di youtube dan bukan tampil di media mainstream seperti televisi. Mereka menyapa para penggemarnya melalui media sosial. Mereka kini juga sering tampil di berbagai daerah di Indonesia atas permintaan para penggemarnya itu. Bahkan, dalam waktu dekat Nissa Sabyan juga akan tampil di Bojonegoro. Wow pasti ditunggu-tunggu oleh para penggemarnya.

Kita memang sedang merindukan lagu yang menyejukkan dan membawa pesan damai seperti yang disampaikan oleh Sabyan ini. Spiritual dan ruhani kita yang sekian lama gersang dan tandus seolah basah oleh guyuran lagu-lagu gambus ala Sabyan ini. Selain itu, momentumnya juga tepat yakni pada saat puasa Ramadan. Pada momen seperti ini kita cenderung menyukai sesuatu yang bersifat ruhani, spiritual. Rupanya, Sabyan juga tahu betul itu sehingga mereka merilis lagu terbaru yang berjudul ya maulana tepat pada bulan puasa Ramadan. Dalam sekejap lagu ya maulana ini pun menjadi trending topic di youtube.

Kita berharap musik dan lagu berkualitas seperti yang dibawakan oleh Sabyan ini terus berkembang. Musik dan lagu yang dangkal, kurang berkualitas, dengan sendirinya akan ditinggalkan. Lagu-lagu yang membawa pesan mendalam, pesan kebaikan, pesan kedamaian sudah saatnya harus tampil menggeser pesan kekerasan, terorisme, dan intoleransi yang juga banyak bersliweran di media sosial. (*/kik)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Petani, Pemkab Bojonegoro Gelar Gutanbo Fest 2026

Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Petani, Pemkab Bojonegoro Gelar Gutanbo Fest 2026

Bojonegoro Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar Gumregah Tani Bojonegoro Festival (Gutanbo Fest) 2026 di Alun-Alun Bojonegoro pada Jumat (16/10/2026). Perhelatan dibuka ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Menghadapi tumpukan materi kuliah, kejaran tenggat tugas, dan jadwal kelas pagi yang tak kompromi sering kali memaksa mahasiswa mencari jalan ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan

Wisata

Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan

Bojonegoro - Bukan sekadar destinasi wisata anyar, Geosite Kedung Lantung di Desa Sugihwaras, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menjadi ...

1793758349.4282 at start, 1793758349.76 at end, 0.3317539691925 sec elapsed