News Ticker
  • Penumpang Kereta Api di Stasiun Bojonegoro Tembus 9 Ribu Selama Libur Kenaikan Yesus Kristus
  • Prakiraan Cuaca  19 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 19 Mei dalam Sejarah
  • Rumah Warga di Kanor Hangus Terbakar, Wabup Bojonegoro Gerak Cepat Bantu Korban
  • Kerangka Manusia Ditemukan di Tengah Hutan Temayang, Bojonegoro
  • Tingkatkan Kapasitas Kelembagaan, PDKB Bojonegoro Lakukan Studi Pembelajaran ke Kediri
  • Disbudpar Matangkan Paket Wisata Edukasi KaGeT Melalui Simulasi Perjalanan di Wilayah Kedewan
  • Ratusan Pesilat Berebut Tiket Puslatda Jatim dalam Kejurprov Pencak Silat 2026 di Surabaya
  • Mengenal Ubi Cream Cheese, Camilan Viral yang Mengombinasikan Karbohidrat Kompleks dan Lemak Jenuh
  • Kemenag Tetapkan Awal Dzulhijah 1447 H Jatuh pada 18 Mei 2026, Iduladha 27 Mei
  • Prakiraan Cuaca 18 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 18 Mei dalam Sejarah
  • RAPI Bojonegoro Rumuskan Arah Baru dalam Muswil ke-9
  • Hari Buku Nasional 17 Mei: Lahir dari Keprihatinan Rendahnya Literasi
  • Sering Dipakai Campuran Kopi dan Teh, Ini Perbedaan Nutrisi Antara Susu dan Krimer
  • Puskesmas Padangan Layani Cek Kesehatan Gratis Peserta Kursus Pramuka di SDN Ngradin 1
  • Prakiraan Cuaca 17 Mei 2026 di Bojonegoro
  • Rumah Warga Kanor, Bojonegoro Terbakar, Kerugian Capai Rp 50 Juta
  • 17 Mei dalam Sejarah
  • Hendak Mendahului, Truk Boks di Bubulan, Bojonegoro Oleng dan Masuk ke Hutan
  • Tabrak Truk Parkir, Seorang Pemotor di Ngraho, Bojonegoro Meninggal Dunia
  • Puluhan Koperasi Desa Merah Putih di Blora Resmi Beroperasi
  • Analis Transaksi Sapi di Blora Tembus Miliaran Rupiah Menjelang Iduladha
  • Diduga Sopir Mengantuk, Sebuah Truk di Temayang, Bojonegoro ‘Nyemplung’ ke Jurang
Anak-anak Rentan Jadi Korban Kejahatan Seksual

Anak-anak Rentan Jadi Korban Kejahatan Seksual

Oleh Vera Astanti  

Bojonegoro - Terungkapnya grup facebook yang berisikan konten pornografi anak-anak tentu membuat siapapun, khususnya orangtua bergidik ngeri. Bagaimana tidak, setiap anggota yang berjumlah 7000 akun itu membagi dan mengonsumsi konten porno di mana korbannya adalah anak-anak, bahkan balita.

Ditambah lagi isu penculikan anak yang menambah suasana menjadi tidak kondusif. Tentunya kita masih ingat kasus penculikan anak yang terjadi awal tahun 2016 lalu dan juga pembunuhan anak oleh saudaranya sendiri di Tambakrejo. Daftar ini menambah keprihatinan, ternyata masih banyak kekerasan baik fisik maupun non psikis yang terjadi pada anak-anak.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu Sri Bintoro SH SIK mengatakan bahwa pihaknya belum menerima kabar bahwa ada warga Bojonegoro yang tergabung dalam grup facebook tersebut. Namun Kapolres tetap mengingatkan kepada orangtua untuk selalu waspada dan menjaga anak-anaknya. 

"Di Bojonegoro sendiri, terdapat dua kasus yang menonjol tentang kekerasan seksual pada anak. Yakni kasus penculikan pelajar dan juga kasus pencabulan disertai pembunuhan yang terjadi di Tambakrejo," kata Kapolres.

Pada kasus pertama, yakni penculikan anak, Kapolres menyebutkan dua motif pelaku. Pertama untuk ajian membuka aura, yang kedua modus cabul. Sedangkan pada kasus kedua, pelaku yakni saudara korban memiliki keinginan cabul tersebut setelah menonton video porno. 

"Semua kasus sudah kami tangani, dan tentunya kami berharap jaksa memberikan tuntutan hukuman maksimal pada para pelaku kejahatan pada anak," pungkasnya.

Sementara itu berdasarkan catatan dari Pusat Perlindungan Anak dan Perempuan (P3A), kekerasan pada anak cenderung mengalami peningkatan terutama sejak tahun 2014 menuju tahun 2016. Bahkan lompatan dari tahun 2015 yang berjumlah 29, meningkat pesat menjadi 47 pada tahun 2016. Jumlah ini hanya berdasarkan laporan yang diterima oleh P3A. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar. Klik untuk lebih jelas https://datawrapper.dwcdn.net/DZbY9/2/

Melalui Humas P3A, Johny Noor Hariyanto, pihaknya mengecam adanya grup facebook yang berisikan pedofilia. Tidak hanya itu, sesuai dengan visi misi P3A, pihaknya selalu mengecam bila terjadi kekerasan terhadap anak dan perempuan baik kekerasan fisik, psikis, ekonomi maupun seksual.

"Ini adalah tugas kita semua untuk saling memperhatikan keluarga masing-masing agar anak-anak kita tidak menjadi pelaku maupun korban," ungkapnya.

Johny menguraikan bahwa p3A terus melakukan sosialisasi kepada orangtua, guru, siswa maupun organisasi masyarakat lainnya untuk memperhatikan hubungan orangtua dan anak. Orangtua juga perlu memperhatikan pendidikan budi pekerti dan agama, sehingga meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan, khususnya kejahatan seksual. Baca : https://beritabojonegoro.com/read/9015-p3a-tak-perlu-mencari-siapa-yang-salah.html

Selain itu, Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada baik berada di lingkungan sendiri maupun di tempat keramaian. Karena kebanyakan kejatan seksual yang terjadi pelakunya adalah orang terdekat korban, bisa tetangga ataupun saudara. Seperti pada kasus kedua di Tambakrejo tersebut.

"Orangtua harus mengawasi bagaimana pergaulan anak. Di mana dan dengan siapa dia dan apa yang dilakukannya. Juga harus mengawasi penggunaan gadget, terutama ketika interaksi dengan media sosial. Dengan siapa saja anak-anak berteman," pesan Kapolres Bojonegoro. (ver/kik)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1779162541.2148 at start, 1779162541.4884 at end, 0.2735960483551 sec elapsed