News Ticker
  • Pemkab Bojonegoro Fasilitasi 100 UMKM Urus Legalitas Lewat Program SALEHA
  • Komisi B DPRD Bojonegoro Dorong Kemandirian Puskesmas Lewat Optimalisasi BLUD
  • Alvin Putra dan Ridwan Firdaus, Dua Pelajar SMPN 1 Purwosari yang Sulap Limbah Bonggol Pisang Jadi Kandidat Pencegah Kanker
  • Pemkab Bojonegoro Matangkan Program Gayatri 2026 dan Perkuat Pendampingan Pascapenyaluran
  • Adaptasi Teknologi Digital, Guru TK di Bojonegoro Bekali Diri dengan Kemampuan Koding dan AI
  • Pemkab Bojonegoro Borong Tiga Penghargaan Ekosistem Halal Nasional
  • Prakiraan Cuaca 06 Mei 2026 di Bojonegoro
  • Kalender Jawa, Besok Tanggal 06 Mei 2026 Jatuh pada Hari Rabu Pon
  • Cermin Hijau: Saat Kita Bertemu Diri Sendiri di Bawah Rindang Pohon
  • Komisi B DPRD Bojonegoro Gelar Raker Bahas Gayatri, Soroti Pentingnya Pendampingan Program
  • Inflasi Jawa Timur April 2026 Tembus 2,85 Persen Dipicu Lonjakan Harga Perawatan Pribadi dan Pangan
  • Tabrakan Motor di Kalitidu, Bojonegoro, Satu Orang Meninggal, 2 Lainnya Luka Ringan
  • Jemaah Haji Diimbau Batasi Barang Bawaan Demi Kelancaran Pergerakan ke Makkah
  • Kualitas Udara di Bojonegoro Alami Penurunan Drastis
  • Pemkab Bojonegoro Kembali Gulirkan Program Domba Kesejahteraan, Sasar 3.325 Penerima
  • Mengenal Hara Hachi Bu di Jepang, Rahasia Umur Panjang Lewat Kebiasaan Berhenti Makan Sebelum Kenyang
  • Prakiraan Cuaca 05 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 05 Mei dalam Sejarah
  • kalender Jawa, Besok tanggal 05 Mei 2026 jatuh pada hari Selasa Pahing
  • BSPS Jawa Timur Naik 10 Kali Lipat, Menteri PKP Targetkan 33 Ribu Rumah Tahun Ini
  • Memahami Diri Sendiri Lebih dari Sekadar Apa yang Terlihat
  • BLT DBHCHT Bojonegoro Cair Paling Lambat Pekan Kedua Bulan Mei
  • Prakiraan Cuaca 04 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 04 Mei dalam Sejarah
Utamanya Salat Arbain di Masjid Nabawi

Haji 2016

Utamanya Salat Arbain di Masjid Nabawi

Oleh Sholikin Jamik

KLOTER 50 jemaah haji Bojonegoro insya Allah tanggal 29 September 2016 pukul 11.00 (Waktu Arab Saudi) diangkut oleh Maktab 58 menuju Kota Madinah. Sebagai jemaah rute perjalanan haji 2016, pergi ke Madinah termasuk perjalanan yang wajib diikuti.

Selama ini kalau jemaah haji di Madinah, masalah yang sering muncul adalah mengejar target salat jemaah di Masjid Nabawi sebanyak 40 kali.

Bagi yang sehat tidak ada masalah, tapi yang kurang sehat target salat jamaah 40 kali menjadi persoalan. Kalau tak menyelesaikan target itu, merasa hajinya tidak sempurna bahkan sering menjadi bahan olok-olokan sesama jemaah.

Bagi yang mampu melaksanakan merasa hajinya sempurna dan yang tidak bisa melaksanakan karena sesuatu hal, misalnya sakit atau haid bagi wanita, menjadi beban mental tersendiri. Bahkan mengutuk dirinya menjadi haji yang tidak sempurna.

Lalu bagaimana kedudukan sebenarnya menurut ulama status salat jemaah di Masjid Nabawi sebanyak 40 kali atau salat Arbain itu? Yang dimaksud salat Arbain adalah salat wajib sebanyak 40 kali di Masjid Nabawi. Kata Arbain artinya 40.

Memang ada hadis tentang salat Arbain di Masjid Madinah, "Barang siapa salat di masjidku empat puluh salat tanpa ada yang ketinggalan, maka dia dicatat bebas dari neraka, keselamatan dari siksaan, dan bebas dari kemunafikan."

Hadis ini diriwayatkan dari jalur Abdurrahman bin Abi ar-Rijal, dari Nabith bin Umar, dari Anas bin Malik secara marfuk. Dalam kitab as-Silsilah adh-Dhaifah, untuk keterangan hadis no. 364 dinyatakan bahwa hadis ini daif atau lemah. Sebab, hadis ini sanadnya lemah. Ada perawi bernama Nabith yang tidak dikenal dalam hadis tersebut.

Sementara itu, dalam kitab Dhaif at-Targhib wa at-Tarhib, untuk keterangan hadis no. 755, penulis menyatakan bahwa hadis ini munkar.

Karena itulah, para ulama menegaskan, tidak ada anjuran untuk tinggal di Madinah selama 8 hari agar bisa melakukan salat wajib sebanyak 40 kali di Masjid Nabawi. Dan kita bisa lihat dalam sejarah ashabus suffah, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa salam tidak menganjurkan mereka untuk tinggal selama 8 hari di Madinah.

Sehingga mereka ada yang hanya tinggal selama 3 hari, atau 4 hari atau jumlah hari sesuai kebutuhan mereka.

Imam Ibnu Baz mengatakan, "Yang banyak beredar di tengah masyarakat bahwa bagi orang yang berkunjung di Madinah, dianjurkan menetap di sana selama 8 hari agar dapat melakukan salat Arbain (40 waktu). Meskipun ada sejumlah hadis yang diriwayatkan, bahwa siapa yang salat empat puluh waktu, akan dicatat baginya kebebasan dari neraka dan kebebasan dari nifaq, hanya saja hadisnya daif menurut para ulama peneliti hadis. Tidak dapat dijadikan dalil dan landasan. Berziarah ke Masjid Nabawi tidak ada batasannya. Bisa berziarah satu jam atau dua jam, sehari atau dua hari atau lebih dari itu, semua tidak masalah. (Majmu’ Fatawa Ibnu Baz, 17/406).

Lalu apa keutamaan salat di Masjid Nabawi? Keutamaannya seperti yang disebutkan dalam hadis berikut.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Salat di masjidku (Masjid Nabawi) lebih baik dari pada 1.000 salat di masjid lainnya, kecuali Masjidil Haram." (HR Bukhari 1190 dan Muslim 1394)

Ini sama artinya, orang yang salat wajib 40 kali di Masjid Nabawi, nilainya lebih besar dibandingkan salat 40.000 kali di selain Masjid Nabawi, kecuali Masjidil Haram. (*/tap)

*) Foto ilustrasi berdoa di Masjid Nabawi dari saudi-tauhid-sunnah.blogspot.com

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Cermin Hijau: Saat Kita Bertemu Diri Sendiri di Bawah Rindang Pohon

Cermin Hijau: Saat Kita Bertemu Diri Sendiri di Bawah Rindang Pohon

Bayangkan sebuah pagi di mana dunia berhenti sejenak dari kebisingannya. Kamu berdiri di hadapan sebuah pohon tua, sebuah monumen hidup ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Sutradara Wregas Bhanuteja kembali menggebrak sinema tanah air melalui karya terbarunya, Para Perasuk. Berbeda dengan pakem film bertema mistis pada ...

1778082957.7752 at start, 1778082958.6373 at end, 0.86207389831543 sec elapsed