Wawasan Antinarkoba Jadi Pelajaran Sekolah
Jumat, 11 September 2015 15:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Kota - Meningkatnya jumlah pengguna narkotika dan obat berbahaya (narkoba) di Bojonegoro, mendorong Dinas Pendidikan turut meluncurkan kurikulum anti-narkoba. Kurikulum ini bertujuan untuk mencegah penyalahgunaan narkoba yang bisa merusak generasi muda.
Peluncuran kurikulum itu dijadwalkan pada Oktober mendatang. Untuk aplikasinya, Dinas Pendidikan akan bekerjasama dengan Polda Jatim dan Polres Bojonegoro.
Kepala Bidang SMP, SMA dan SMK Dinas Pendidikan Bojonegoro, Drs Puji Widodo mengatakan, kurikulum anti-narkoba ini merupakan amanah undang-undang untuk melakukan pencegahan agar generasi muda terbebas dari narkoba. Selain itu, dengan kurikulum ini, diharapkan bisa menanamkan ideologi kepada anak-anak sekolah.
"Narkoba adalah musuh bersama. Perang terhadap narkoba jangan hanya di mulut saja, butuh gerakan nyata. Kita dorong semua pihak untuk peduli dalam upaya pemberantasan narkoba," ujarnya kepada BeritaBojonegoro.com, Jumat (11/09).
Puji menambahkan, sekarang sudah dilakukan sosialisasi wawasan narkoba ke sekolah-sekolah. Selama ini sosialisasi menggunakan jam pelajaran yang diberikan pihak sekolah, biasanya jam pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dan Bimbingan Konseling (BK).
"Rencananya, tahun depan pelajaran anti-narkoba akan dimasukkan jam pelajaran di sekolah. Tapi saat ini masih tahap rencana," pungkasnya. (mol/tap)
*) Sumber ilustrasi komandobsi.wordpress.com






























.md.jpg)






