Musibah di Masjidil Haram
Seorang Jamaah Haji Asal Bojonegoro Terkena Pecahan Keramik di Masjidil Haram
Sabtu, 12 September 2015 09:00 WIBOleh Khoirul Anam
Oleh Khoirul Anam
Kota – Salah seorang jamaah haji asal Bojonegoro yaitu Zahrotun Nikmah, asal Desa Pacul, Kecamatan Bojonegoro, dikabarkan jadi salah satu korban musibah di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi. Ia mengalami luka ringan dan mendapatkan perawatan tim dokter.
Menurut Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro, Wakhid Priyono, jamaah haji atas nama Zahrotun Nikmah itu terkena pecahan keramik dan mengalami luka ringan di beberapa bagian tubuhnya. Tetapi, kata dia, korban sudah ditangani dokter yang mendampingi rombongan jamaah haji.
“Sekarang kondisi korban sudah baik dan sudah ditangani oleh dokter,” ujar Wakhid Priyono pada BBC, sapaan BeritaBojonegoro.com, Sabtu (12/09).
Menurut Wakhid Priyono, saat ini Masjidil Haram masih dalam pengerjaan pembangunan dan renovasi. Di sekeliling Masjidil Haram terdapat alat berat dan para pekerja yang sedang membangun masjid tersebut. Kejadian yang menimpa jamaah Zahrotun Nikmah disebabkan terjadinya angin kencang, hujan lebat, dan badai pasir yang kini menerpa wilayah Makkah.
“Saat ini cuaca di Makkah sedang tidak bersahabat,” tuturnya. (nam/kik)
sumber foto kabarmakkah.com































.md.jpg)






