50.756 Data Penduduk Bojonegoro Bermasalah
Senin, 31 Oktober 2016 09:00 WIBOleh Muliyanto
Oleh Muliyanto
Bojonegoro Kota – Sebanyak 50.756 data penduduk Bojonegoro bermasalah. Data tersebut hingga kini masih belum tertangani.
“Sebelumnya data tersebut akan dihapus oleh Kemendagri. Tapi hal itu sepertinya dibatalkan,” ujar Kabid Kependudukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Bojonegoro Andriyanto, Senin (31/10/2016).
Data yang bermasalah tersebut disebabkan rekaman e KTP dan ada NIK invalid. Data penduduk yang bermasalah tidak hanya terjadi di Bojonegoro melainkan juga terjadi di seluruh Indonesia.
Andrianto menjelaskan data yang bermasalah disebabkan adanya orang yang tidak mentaati aturan kependudukan. Misalnya, orang luar daerah yang lama menetap di Bojonegoro lalu membuat KTP Bojonegoro. Sedangkan data pendudukan yang lama belum dicabut.
Data yang bermasalah tersebut akan berdampak pada pemilihan umum. Baik pemilu kepada daerah maupun pemilihan kepada desa (pilkades).
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) awalnya berencana menghapus data tersebut pada akhir September lalu. Namun, hal tersebut hingga kini belum dilaksanakan. (mol/kik)












































.md.jpg)






