News Ticker
  • Stabilitas Harga Daging dan Pasokan Sapi, Pemkab Bojonegoro Capai Kesepakatan Bersama Pedagang
  • Sering Minum Kopi Tiap Hari? Ini Efek Positifnya Bagi Kesehatan Organ Hati
  • Khofifah Desak Pusat Segera Cairkan Dana TKD Rp1,3 Triliun, Ada Alokasi TPG Guru Rp276 Miliar
  • Pemkab Bojonegoro Serahkan Alsintan Pra-Panen untuk Kelompok Tani
  • Dekatkan Penugasan Sesuai Domisili, Bupati Bojonegoro Lantik 504 ASN dan Kepala Sekolah
  • 21 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 21 Agustus 2026
  • Es Tape Ketan Ireng Kreasi DWP Bojonegoro Raih Peringkat Kedua Produk Minuman Terbaik Jatim 2026
  • Perkuat Program Prioritas Desa, TP PKK Bojonegoro Gelar Kunjungan Kerja Terpadu di Margomulyo
  • 20 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 20 Agustus 2026
  • Wujudkan Kemandirian Pangan, Pemkab Bojonegoro Luncurkan Gerakan GASPOL Serap Beras Lokal
  • Usai Kecelakaan, Dinas Damkar Bojonegoro Bersihkan Minyak Goreng Bekas yang Tumpah di Jalan
  • Usai Kecelakaan, Dinas Damkar Bojonegoro Bersihkan Minyak Goreng Bekas yang Tumpah di Jalan
  • 'Adu Banteng' Pikap vs Truk di Baureno, Bojonegoro, Satu Orang Meninggal, Satu Orang Luka-luka
  • Sering Craving Makanan Manis? Dokter Gizi Ungkap Tanda Kecanduan Gula dan Cara Mengatasinya
  • Inovatif, Petani asal Balen Bojonegoro Kembangkan Pertanian Terpadu di Lahan Sempit
  • 2 Unit Rumah Milik Warga Ngraho, Bojonegoro Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 460 Juta
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 19 Agustus 2026
  • 19 Agustus dalam Sejarah
  • EMCL dan Pemkab Bojonegoro Perkuat Sinergi PPM
  • Mayat Perempuan Warga Soko, Tuban, Ditemukan Mengapung di Sungai Bengawan Solo Kasiman, Bojonegoro
  • 36 Wirausahawan Muda Meriahkan Forkab Bojonegoro 2026
  • Semarakkan HUT Ke-81 RI, Pemkab Bojonegoro Gelar Forkab 2026
Tiga Hari Terendam, Pertanian di Baureno Rugi Rp 4 Miliar Lebih

Akibat Banjir Bengawan Solo di Bojonegoro

Tiga Hari Terendam, Pertanian di Baureno Rugi Rp 4 Miliar Lebih

Oleh Heriyanto

Baureno - Banjir luapan Sungai Bengawan Solo yang terjadi dalam 3 hari ini di wilayah Kabupaten Bojonegoro membawa kerugian materi cukup besar, terutama pada sektor pertanian.

Di wilayah Kecamatan Baureno, misalnya. Banjir luapan Bengawan Solo merendam sedikitnya 1.167 hektare tanaman padi, 25 hektare tanaman jagung, dan 5 hektare tanaman terong. Lahan pertanian yang terendam di 14 desa di wilayah Kecamatan Baureno ini terancam rusak.

Data sementara dari BPBD Kabupaten Bojonegoro yang diterima beritabojonegoro.com, Minggu (27/11/2016) malam, menyebutkan, total kerugian akibat banjir luapan Bengawan Solo di wilayah Kecamatan Baureno untuk sektor pertanian, mencapai Rp 4,242 miliar. Kerugian itu berasal dari tanaman padi Rp 4,154 miliar, jagung Rp 75 juta dan terong Rp 12,5 juta.

Berikut ini rincian jenis tanaman dan luas lahan yang terendam, serta jumlah perkiraan kerugian di setiap desa yang kebanjiran di wilayah Kecamatan Baureno:

1. Desa Pucangarum
-Padi seluas 120 hektare umur 21-35 hari, kerugian mencapai Rp 420.000.000
-Jagung seluas 3 hektare umur 30-35 hari, kerugian mencapai Rp 9.000.000

2. Desa Kedungrejo
-Padi seluas 110 hektare umur 15-45 hari, kerugian Rp 385.000.000
-Jagung seluas 15 hektare umur 14-80 hari, kerugian Rp 45.000.000
-Terong seluas 5 hektare umur 17-35 hari, kerugian Rp 12.500.000

3. Desa Lebaksari
-Padi seluas 65 hektare umur 40-55 hari, kerugian Rp 227.500.000
-Jagung seluas 7 hektare umur 10-14 hari, kerugian Rp 21.000.000

4. Desa Tanggungan
-Padi seluas 70 hektare umur 45-60 hari, kerugian Rp 245.000.000

5. Desa Kalisari
-Padi seluas 80 hektare umur 25-37 hari, kerugian Rp 280.000.000  

6. Desa Gunungsari
-Padi seluas 127 hektare umur  20-65 hari, kerugian Rp 444.500.000

7. Desa Tulungagung
-Padi seluas 45 hektare umur 34-44 hari, kerugian Rp 157.500.000

8. Desa Kauman
-Padi seluas 150 hektare umur 29-42 hari, kerugian Rp 595.000.000

9. Desa Karangdayu
-Padi seluas 180 hektare umur 21-39 hari, kerugian Rp 630.000.000

10. Desa Pomahan
-Padi seluas 50 hektare umur 33-52 hari, kerugian Rp 175.000.000

11. Desa Pasinan
-Padi seluas 15 hektare umur 22-36 hari, kerugian Rp 52.500.000

12. Desa Bumiayu
-Padi seluas 100 hektare umur 21-39 hari, kerugian Rp 350.000.000

13. Desa Trojalu
-Padi seluas 40 hektare umur 21-39 hari, kerugian Rp 140.000.000  

14. Desa Sembunglor
-Padi seluas 15 hektare umur 4-10 hari, kerugian Rp 52.500.000

Jumlah kerugian ini merupakan data sementara, lebih lengkapnya masih dalam pendataan dan penghitungan kembali pihak BPBD Kabupaten Bojonegoro. (her/tap)

Banner Ucapan HUT RI-ADS
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Ulasan Film Maju (Jejak Pahit Si Kembang Gula): Warna Baru Sinema Anak di Tengah Keterbatasan

Ulasan Film Maju (Jejak Pahit Si Kembang Gula): Warna Baru Sinema Anak di Tengah Keterbatasan

Dunia perfilman Indonesia kembali kedatangan karya baru yang menyasar segmen anak-anak dan keluarga lewat film berjudul Maju (Jejak Pahit Si ...

1787353451.5338 at start, 1787353451.823 at end, 0.28919696807861 sec elapsed