Program Keluarga Harapan
180 Pendamping PKH di Bojonegoro Dinilai Kurang Aktif
Minggu, 25 Desember 2016 19:00 WIBOleh Muliyanto
Oleh Muliyanto
Bojonegoro Kota - Saat ini pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Bojonegoro tercatat sebanyak 180 orang. Mereka tersebar di seluruh kecamatan di wilayah Kabupaten Bojonegoro.
Sayangnya, 180 pendamping PKH itu belakangan ini dinilai kurang aktif oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sosial (Disnakertransos) Kabupaten Bojonegoro.
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Sosial Disnakertransos Bojonegoro Dwi Herningsih, mengatakan, tenaga pendamping PKH di Bojonegoro terlalu banyak, sehingga kurang aktif melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial.
"Banyak PKH yang sering tergantung dengan temannya. Sehingga ada pendamping PKH yang dinilai kurang aktif terhadap masyarakat," ungkapnya, Jumat (23/12/2016).
Bojonegoro awalnya hanya punya 113 pendamping PKH dari Kementerian Sosial. Namun usai dilakukan perekrutan di Kabupaten Bojonegoro, jumlahnya bertambah 77 pendamping. Sehingga saat ini totalnya 180 pendamping.
Dwi Herningsih menambahkan, pendamping PKH saat ini di tiap kecamatan ada sekitar 4 sampai 10 orang. Namun, jumlah pendamping itu disesuaikan medan atau akses tingkat kecamatan. "Jika medan dalam kota cukup 2 pendamping, namun seperti Kecamatan Sekar ada 10 pendamping PKH," pungkasnya. (mol/tap)


































.md.jpg)






