Siaga Banjir Bengawan Solo!!!
Kamis Besok Bojonegoro Kota Diprediksi Masuk Status Siaga Hijau
Rabu, 18 Januari 2017 21:30 WIBOleh Imam Nurcahyo
Oleh Imam Nurcahyo
Bojonegoro Kota - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, pada Rabu (18/01/2017) malam ini, memberikan peringatan dini terkait kemungkinan naiknya status Tinggi Muka Air (TMA) Bengawan Solo pada papan duga Taman (TBS) Bojonegoro Kota, yang diprediksi akan menyentuh status siaga hijau.
Sebagaimana disampaikan Pejabat Sementara Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Andhik Sujarwo, bahwa akibat hujan yang turun di wilayah hulu sungai Bengawan Solo selama dua hari kemarin menyebabkan Elevasi Tinggi Muka Air (TMA) Bengawan Solo naik begitu cepat.
“Diharap kewaspadaan seluruh warga di sepanjang bantaran terhadap kemungkinan ancaman banjir atau genangan serta dampak destruktif lainnya yang ditimbulkan oleh luapan sungai Bengawan Solo,” demikian peringatan dini yang disampaikan Pj Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro.
Berdasarkan data yang dihimpun dari UPT Pengelola Sumber Daya Air (UPT PSDA) Wilayah Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro dan Ngawi, pada Rabu (18/01/2017) pukul 21.00 WIB malam ini, Tinggi Muka Air (TMA) pada papan duga Taman Bengawan Solo (TBS) Bojonegoro Kota mendekati status siaga hijau dan masih terus menunjukkan trend naik.
Sementara kondisi elevasi tinggi muka air di wilayah hulu, khususnya di Dungus Ngawi sejak Rabu (18/01/2017) pukul 00.00 WIB dini hari tadi hingga pukul 21.00 WIB malam ini, berada pada status siaga kuning, namun mulai menunjukkan trend turun. Sedangakan pada papan duga Karangnongko Ngraho, meskipun masih berada pada status siaga normal atau di bawah siaga, namun masih terus menunjukkan trend naik.
Secara terpisah, Kasi Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Budi MZ, kepada BBC (beritabojonegoro.com) menjelaskan, “Saat ini Pusdalops BPBD telah mempersiapkan peralatan dan logistik untuk mengantisipasi dampak luapan banjir Bengawan Solo.” Jelas Budi MZ.
Lebih lanjut Budi MZ mengatakan, jika terjadi hujan yang cukup lebat dan dalam durasi yang lama di wilayah Bojonegoro, yang patut diwaspadai justru kemungkinan terjadinya banjir bandang, khususnya di wilayah selatan Kabupaten Bojonegoro serta kemungkinan terjadinya banjir genangan di dalam kota Bojonegoro.
Berikut ini update status TMA Bengawan Solo, yang diterima BBC (BeritaBojonegoro.com) dari UPT Pengelola Sumber Daya Air (UPT PSDA) Wilayah Sungai Bengawan Solo untuk tanggal 18 Januari 2017, hingga pukul 21.00 WIB. (*/inc)



































.md.jpg)






