PNS Lega, Tes Toefl Bahasa Inggris Ditunda
Kamis, 09 Februari 2017 12:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Bojonegoro Kota - Seperti yang telah diberitakan sebelumnya bahwa hari ini, Kamis (09/02/2017), akan dilaksanakan tes Toefl Bahasa Inggris kepada seluruh PNS di lingkup Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Namun ternyata pelaksanaan tes Toefl ditunda lantaran baru 4.000 PNS yang registrasi.
Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Rahmad Junaidi kepada beritabojonegoro.com. Melalui pesannya, Rahmat menyampaikan bahwa masih ada 6.000 PNS yang belum registrasi. Sehingga pelaksanaan tes ditunda sampai seluruh peserta sudah teregistrasi.
"Setelah kami evaluasi baru 4.000 PNS yang teregistrasi. Sesuai saran Bupati dan Sekda, maka kami akan menunda pelaksanaan Toefl sampai semua peserta teregistrasi," katanya.
Rahmad mengakui, masih banyaknya PNS yang belum registrasi lantaran terkendala jaringan internet dan server yang terlalu sibuk. Untuk itu pihaknya akan memfasilitasi agar semua PNS bisa registrasi dengan baik seperti memperbesar alokasi server.
Sementara itu adanya kewajiban untuk mengikuti tes Toefl ini dikeluhkan oleh sebagian PNS. Mereka merasa bahwa sebelumnya tidak pernah ada pelatihan Toefl tetapi tiba-tiba diwajibkan untuk mengikuti tes Toefl. Seperti Emi Sudarwati, salah satu guru di Bojonegoro menyebutkan bahwa kewajiban dalam ikut tes ini merupakan kebijakan yang aneh.
"Ini kebijakan yang aneh. Kenapa harus tergesa-gesa mengadakan tes Toefl, padahal sebelumnya tidak ada pelatihan Toefl," ungkapnya.
Bahkan menurut Emi meski yang dites adalah guru Bahasa Inggris belum tentu juga bisa lulus. (ver/tap)












































.md.jpg)






