Prona Tahun Ini, BPN Targetkan 16.401 Bidang Tanah di 36 Desa
Kamis, 16 Februari 2017 08:00 WIBOleh Piping Dian Permadi
Oleh Piping Dian Permadi
Bojonegoro Kota - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bojonegoro terus mengimbau masyarakat untuk mengikuti Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona). BPN menargetkan sebanyak 16.401 bidang tanah yang tersebar di 36 desa di kabupaten Bojonegoro bisa didaftarkan dalam program Prona untuk tahun 2017.
Sosialisasi mengenai program Prona biasanya dilakukan dengan melibatkan instansi terkait, seperti aparatur pemerintahan desa, kecamatan, dan para penegak hukum.
Selain untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat secara langsung mengenai program ini, harapannya masalah hukum tidak terjadi selama proses pengajuan sertifikat tanah.
Kasi Tanah dan Pendaftaran Tanah BPN Kabupaten Bojonegoro Rohmadi mengatakan, antusiasme masyarakat untuk mengikuti Prona cukup tinggi. Hal itu dikarenakan program Prona dibiayai oleh APBN, dan peserta atau pemohon hanya dibebankan biaya bukti penguasaan atas tanah.
"Di 36 desa sudah banyak yang mengajukan. Harapannya, target itu bisa tercapai agar tanah yang belum bersertifikat di Bojonegoro mempunyai legalitas," ucapnya.
Dari 36 desa yang masuk program Prona, Desa Pejok Kecamatan Purwosari yang paling banyak pengajuan, dengan 1500 bidang tanah.
Karena program ini dibiayai oleh APBN melalui BPN RI, biaya yang ditanggung pemohon hanya berkaitan dengan alas hak atau alat bukti perolehan atau penguasaan tanah, patok batas, materai dan BPHTB/PPH.
"Program ini untuk membantu masyarakat ekonomi menengah kebawah, biayanya mungkin tidak sampai 300 ribu, kalau diluar PRONA bisa mencapai 800 ribu rupiah," jelasnya. (pin/moha)












































.md.jpg)






