Mendidik dan Membentuk Karakter Anak Lewat Dongeng
Sabtu, 26 September 2015 14:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Kota - Beberapa metode dalam pendidikan terus dikembangkan. Terutama untuk pendidikan anak balita. Terkait hal itu, Yayasan Nusantara Bertutur, Sabtu (26/09) pagi, menggelar lokakarya mendongeng dalam membentuk karakter anak. Acara dimulai pukul 09.00 WIB di Pendopo Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Acara dibuka oleh Dra Hj Mahfudah Suyoto Msi, selaku Ketua Forum Paud Bojonegoro.
Lokakarya yang diikuti 343 pendidik Paud dari 28 kecamatan se-Bojonegoro. Tujuan dari acara ini adalah diharapkan pendidik mampu mengenalkan seni mendongeng, mendorong budaya mendongeng, menggali nilai-nilai kearifan lokal dan mampu mendongeng dengan potensi yang dimiliki.
Kasi Paud, Endah, menjelaskan, dongeng adalah metode yang tepat untuk anak. Melalui dongeng bisa mengedukasi anak dengan cara yang halus. "Dongeng dipercaya merupakan alat yang tepat untuk mendidik anak-anak," ujarnya kepada beritabojonegoro.com, sabtu (26/09).
Purwanti, psikologi, partisipan dari Yayasan Nusantara Bertutur, menambahkan, dongeng bisa menjadi alat yang tepat untuk mendidik anak. Dongeng mampu menarik perhatian anak dan yang paling penting adalah dongeng akan diingat oleh anak.
"Karena sebenarnya dongeng tidak hanya untuk anak tetapi juga remaja. Anak tidak akan merasa digurui atau dimarahi melalui dongeng. Tetapi pesan yang ingin disampaikan terwujud," ungkapnya.
Salah satu pemateri, Kang Asep, juga menambahkan, kegiatan ini diharapkan mampu mengedukasi pendidik Paud untuk menulis buku.
"Kami berharap bahwa pendidik Paud tidak hanya mampu bercerita atau mendongeng saja namun juga bisa menulis buku dongeng. Karena buku adalah dokumentasi yang paling awet dan jangkauannya lebih luas," tandas lelaki yang telah menulis lebih dari 70 judul buku. (ver/tap)
*) Foto peserta lokakarya dongeng di pendopo

































.md.jpg)






