Membangun Komunikasi Adalah Bagaimana Meyakinkan
Senin, 08 Mei 2017 22:00 WIBOleh Imam Nurcahyo *)
*Oleh Imam Nurcahyo
Bojonegoro Kota - Komunikasi adalah bagaimana meyakinkan dan membuat orang untuk mengikuti dan mendukung pemahaman kita atau apa yang kita lakukan. Itu adalah mudahnya menyebut komunikasi. Hal ini disampaikan Bupati Bojonegoro, Drs H Suyoto Msi, saat menerima kunjungan dari mahasiswa pasca sarjana Universitas Brawijaya Malang, Senin (08/05/2017) pagi tadi di Creative Room lantai 6 Gedung Pemkab Bojonegoro.
Bupati menuturkan, bahwa membangun komunikasi kita dengan publik itu harus benar-benar didasari dengan data, karena pemahaman masyarakat kita yang beragam. Bupati mencontohkan bahwa budaya kita adalah menyalahkan dan mempercayai gosip atau suka rasan-rasan.
“Maka ketika ada hal atau aduan, yang kita lakukan adalah dengan memberikan data riil yang terjadi dilengkapi dengan progress report yang kita lakukan.” terang Bupati.
Sehingga, menurut Bupati, menjadi politisi di tahun 2007 di Bojonegoro ini sangatlah mudah karena setiap yang dikatakan pastilah benar. Saat itu infrastuktur dasar kita mulai jalan, pendidikan dan kesehatan memang jauh dari harapan. Kita tidak menyangkal memang demikianlah realita yang terjadi ditengah masyarakat kita dan benar pula keadaan kala itu seperti itu.
“Dari hal itulah untuk membangun komunikasi kita harus mampu meyakinkan publik yang tentunya tak sekedar meyakinkan, namun disertai data yang valid.” tuturnya.
Bisa dibayangkan bagaimana kerja keras kita untuk menjelaskan. Dicontohkan ajuan anggaran pembangunan sesuai kebutuhan publik senilai Rp 9,2 triliun, namun kekuatan anggaran kita hanya di angka Rp 2 triliun rupiah. Pastinya suatu hal yang mustahil untuk menyetujui semua keinginan publik.
“Kita berusaha menjelaskan kepada publik bahwa pilihan dan kondisi kita memang demikian.” lanjut Bupati.
Bupati menuturkan dalam membangun komunikasi kita menggunakan realita. Kadang ada contoh yang harus kita tegaskan secara gamblang kepada publik. Karenanya membangun komunikasi di Bojonegoro adalah bagaimana membangun kepercayaan publik dan mengubah pola pikir untuk berpikir positif, berpikir kreatif kepada seluruh masyarakat.
Dalam kesempatan ini Bupati juga berbagi kisah bagaimana membangun di Bojonegoro dan beragam upaya yang dilakukan untuk mewujudkan Wong Jonegoro Yang Sehat, Cerdas, produktif dan Bahagia.
Bertempat di Creative Room lantai 6 Gedung Pemkab Bojonegoro pada Senin (08/05/2017) pagi tadi sebanyak 20 mahasiswa dan mahasiswi pasca sarjana Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya, melakukan kunjungan di Kabupaten Bojonegoro.
Rombongan di pimpin oleh Doktor Antoni selaku Ketua Prodi S2 Universitas Brawijaya Malang dalam sambutannya menyampaikan tujuan kedatangan rombongan Universitas Brawijaya adalah untuk belajar,apalagi pemikiran Bupati Bojonegoro sangat kontemporer dan bersifat global. Pasca sarjana di UB berdiri tahun 2011 dan telah meluluskan 50 magister komunikasi.
Apa yang dipraktekan di Bojonegoro ini sangat luar biasa bisa menjadi tesis maupun kajian lebih lanjut . Kajian ilmu komunikasi dengan pemerintah an itu juga sangat penting untuk dikembangkan. (*/inc)












































.md.jpg)






