PKBM Al Hidayah
Siswa Tidak Dipungut Biaya Apapun
Jumat, 02 Oktober 2015 13:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Kota - Pemerintah terus bergerak meningkatkan mutu dan layanan pendidikan untuk masyarakat. Selain pendidiknan formal pemerintah juga membuka pendidikan nonformal. Khusus pendidikan nonformal pemerintah menggandeng sebagian masyarakat dengan membentuk Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat atau PKBM.
Salah satunya adalah PKBM Al Hidayah yang bertempat di Jalan KH Mansyur No. 58 Kelurahan Ledok Wetan, Kota Bojonegoro. Lembaga PKBM ini pengelolaannya di bawah naungan Pendidikan Nonformal dan Informal Dinas Pendidikan Bojonegoro.
Yang menarik, PKBM Al Hidayah tidak hanya memberikan pendidikan layaknya sekolah formal, melainkan juga ketrampilan. Saat ini PKBM tersebut melayani warga yang ingin mengejar Paket C atau setara SMA, dengan jumlah anak didik sebanyak 110 siswa.
"Untuk kelas satu berjumlah 40 orang, dan kelas tiga 70 orang. Sedangkan, kelas dua, kami tidak memiliki murid," ujar Ketua PKBM Al Hidayah Siti Nurhidayah, Jumat (02/10).
Kegiatan pembelajaran dilakukan setiap Jumat sampai Minggu, mulai pukul 07.00 WIB sampai 09.00 WIB. Tentor berasal dari dosen IKIP Bojonegoro dan lembaga bimbingan belajar.
Untuk kegiatan ini, murid tidak dibebani biaya apapun. Semuanya sudah difasilitasi oleh PKBM. Mulai dari buku dan perlengkapan sekolah. Pembelajaran pun sama dengan sekolah formal, ada 14 pelajaran.
"Semua kami fasilitasi di sini. Baik buku, ballpoint dan perlengkapan lain. Justru Kami salut dengan antusias mereka dalam mengikuti kegiatan pembelajaran ini. Karena ada siswa yang berumur 30-40 tahun," terangnya.
Bahkan, Nurhidayah menceritakan, kemarin ada lima siswa yang dikirim ke Surabaya untuk mengikuti pendidikan dan latihan. Mereka itu Bakri, Syaifullah Anam, Ilham, Zainuddin, dan Deni Marta.
"Mereka di Surabaya dibekali keterampilan membuat kerajinan tangan dari monte," pungkasnya. (ver/tap)
*) Foto suasana belajar di PKBM alhidayah

































.md.jpg)






