Harus Bayar 20 Juta, Pendaftaran Bacabub PPP Sepi Peminat
Jumat, 25 Agustus 2017 22:00 WIBOleh Piping Dian Permadi
Oleh Piping Dian Permadi
Bojonegoro Kota - Sejak dibukanya pendaftaran bakal calon Bupati dan bakal calon wakil Bupati Bojonegoro di DPD partai persatuan pembangunan (PPP) Kabupaten Bojonegoro, hingga hari ini Jumat (25/08/2017) belum ada satupun pendaftar yang datang. Terhitung sudah dua hari, sejak kemarin Kamis (24/08/2017) pendaftaran mulai dibuka.
Ketua DPD Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bojonegoro Choirul Anam ketika dikonfirmasi beritabojonegoro.com (BBC) terkait pembukaan pendaftaran bacabub dan Bacawabup Kabupaten Bojonegoro membenarkan hal itu. "Nggeh," ujarnya singkat.
Choirul memberikan informasi bahwa pendaftaran bakal calon bupati dan wakil Bupati di PPP dibuka mulai tanggal 24 Agustus dan akan berakhir ada tanggal 31 Agustus mendatang.
Saat dikonfirmasi mengenai mahar pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati di PPP yang mencapai Rp20 juta, dan kenapa partai berlambang Ka'bah tersebut menerapkan hal itu, Irul sapaan akrabnya tidak memberikan komentar. Dia hanya mengatakan bahwa uang tersebut bukanlah mahar.
“Bukan mahar Mas," imbuhnya.
Ketika ditanya bahasa apa yang pas untuk menyebut biaya Rp20 juta bagi pendaftar bacabub dan Bacawabup di PPP, Irul pun tidak menjawabnya.
Pria yang juga ketua baru badan kehormatan DPRD kabupaten Bojonegoro tersebut hanya membernarkan bahwa hingga hari ini belum ada pendaftar yang datang ke kantor PPP.
“Belum," jawabnya singkat.
Perlu diketahui, PPP memiliki 5 kursi dari totol 50 kursi DPRD Kabupaten Bojonegoro, artinya 10 persen dari total kursi yang ada. Sementara itu partai maupun koalisi partai yang akan mengusung bacabub dan Bacawabup membutuhkan minimal 20 persen kursi DPRD, atau 10 kursi.
Sementara itu partai Nasdem yang hanya memiliki 2 kursi DPRD mampu menarik 10 Bacabub dan Bacawabup. Ke sepuluh bacabub dan Bacawabup yang telah mendaftar di Partai Nasdem tersebut di antaranya Akmal Budianto, Alham M Ubey, Wahyu Subagdiono, Setyo Hartono, Arif Januarso, Pudji Dewanto, Ali Mustofa, Soekarno, Pitono dan Anna Muawanah.
Jika dilihat fakta tersebut dan dibandingkan dengan partai Nasdem yang hanya memiliki 2 kursi DPRD, namun mampu menarik 10 bakal calon Bupati untuk mendaftar, bisa dikatakan pendaftaraan Bacabub dan Bacawabup di PPP hingga hari ini sepi peminat. (pin/moha)












































.md.jpg)






