Kader Posyandu Gayam Studi Banding di Surakarta
Rabu, 07 Oktober 2015 11:00 WIBOleh Nasruli Chusna
Oleh Nasruli Chusna
Gayam – Sebanyak 12 kades Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang selama ini melayani masyarakat di Kecamatan Gayam diberangkatkan ke Surakarta. Di sana, kader Posyandu ini melakukan studi banding atau belajar mengenai pelayanan kesehatan bagi ibu hamil dan balita.
Kader Posyandu ini merupakaan binaan sebuah lembaga Pusat Telaah Informasi Regional (Patiro) Surakarta yang mendampingi di Kecamatan Gayam.
Menurut Manajer Program Penguatan Posyandu Patiro, Tohar Muclasin, para kader Posyandu selama ini telah mengabdikan diri melayani masyarakat di pedesaan di Kecamatan Gayam. Mereka diberangkatkan studi banding ke Surakarta untuk menimba ilmu sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) kader Posyandu di Kecamatan Gayam. Dimana hal itu bisa dilihat dari optimalisasi pelayanan 5 meja posyandu, administrasi, promosi kesehatan (Promkes), serta pelayanan yang terintegrasi.
"Semestinya posyandu juga terintegrasi dengan aspek pendidikan, seperti halnya tanaman obat keluarga dan tabungan kesehatan," ujarnya pada BBC, sapaan BeritaBojonegoro.com, Rabu (07/10).
Pihaknya berharap agar para kader yang diberangkatkan dapat mengambil manfaat dari studi banding ini. Karena tujuan program ini yakni Posyandu Mawar 16, Kecamatan Laweyan, Surakarta merupakan salah satu percontohan Posyandu di Surakarta dan pernah menjuarai beberapa even di tingkat provinsi. Selain itu pelayanannya juga sudah memenuhi kriteria terintegrasi dengan bidang pendidikan.
Pemberangkatan studi banding sendiri, lanjut dia, ada 5 kloter. Untuk hari ini yang berangkat dari Desa Katur, Beged dan Ringin Tunggal. Rencananya akan ada 55 kader yang akan diberangkatkan. Jumlah tersebut diambil dari perwakilan dari desa-desa di Kecamatan Gayam. Tiap desa diwakili oleh 5-7 kader. "Posyandu Mawar tersebut juga sudah punya usaha mandiri berupa produksi makanan kecil," pungkas Tohar. (rul/kik)

































.md.jpg)






