Perpustakaan Daerah Kabupaten Bojonegoro
Layanan Wi Fi Gratis Paling Diminati
Rabu, 07 Oktober 2015 12:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Kota - Sebagai salah satu tempat penyebaran ilmu pengetahuan dan informasi, Perpustakaan Daerah Kabupaten Bojonegoro masih berjalan cukup baik. Apalagi dengan gedung baru yang lebih luas, bagus dan strategis. Yakni, tepat di sisi selatan-barat pertigaan Sumbang, tepatnya pada urutan pertama sebelah selatan deretan bangunan di Jalan Pattimura, gedung dua lantai Perpusda Bojonegoro berdiri kokoh dengan cat biru muda.
Sebelumnya, Perpusda berada di Jalan Panglima Polim, dengan status gedung pinjaman dari sebuah SMK Negeri. Sejak Oktober tahun lalu (2014), perpusda memiliki gedung sendiri yang sebelumnya adalah milik Bidang PNFI Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro.
Perpusda menjadi satu dengan Kantor Arsip Kabupaten Bojonegoro, sejak 2008 lalu, berdasar Perda Kabupaten Bojonegoro No. 8 Tahun 2008 tanggal 7 Oktober 2008.
Perpusda melayani peminjaman buku, baca di tempat, layanan internet gratis, mobil keliling dan lain-lain.
Pengunjung Pepusda dari berbagai profesi, status dan generasi. Mereka yang datang akan diminta untuk mengisi buku tamu. Untuk meminjam buku, mereka harus menjadi anggota dahulu dengan bukti memiliki kartu anggota. Syarat jadi anggotanya cukup mudah, hanya dengan fotokopi KTP dan pengambilan foto oleh petugas perpustakaan, yang dilakukan di tempat. Yang bisa jadi anggota adalah siapa saja yang telah sah sebagai warga Bojonegoro.
"Orang luar Bojonegoro bisa berkunjung seperti warga Bojonegoro juga. Karena tidak member pun tidak ada larangan kunjung. Hanya saja, kalau mereka mau pinjam, harus meninggalkan KTP," ujar Yudi, petugas perpustakaan. Mereka bisa meminjam buku maksimal 2 eksemplar hingga batas waktu seminggu.
Perpusda Bojonegoro buka setiap hari. Senin sampai Sabtu buka mulai pukul 07.00 s/d 20.00 WIB, sedangkan Minggu hanya buka pukul 08.00 s/d 14.00 WIB.
Pada lantai bawah terdapat ruang IT, yang menyediakan beberapa unit komputer untuk pengunjung yang ingin mengakses internet. Adanya ruangan itu ternyata banyak mengundang pengunjung. Nampak beberapa siswa yang sedang browsing dan ada juga yang main game online. Nampak juga beberapa mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas kuliah.
Beberapa pengunjung membawa laptop sendiri. Seperti salah satu pengunjung, Winda. Dia adalah mahasiswa Akademi Komunitas Bojonegoro. "Setiap pulang kuliah, saya selalu ke sini untuk mengerjakan tugas di sini. Kan di sini free Wi Fi," ujarnya kepada BBC, sebutan BeritaBojonegoro.com, di sela-sela mengetik laporan kuliahnya.
Dalam sehari pengunjung Perpusda mencapai sebanyak 150-200 orang. Jumlah ini termasuk mereka yang menggunakan internet. Data itu dapat diketahui dari buku pengunjung yang disediakan dan wajib diisi begitu pengunjung masuk gedung. Namun terlihat dari buku pengunjung tersebut, keperluan mayoritas adalah memanfaatkan wifi untuk games, facebookan, dan browsing. Sedangkan yang terlihat membaca buku berada di luar ruang IT yaitu sekelompok siswa SMA yang sedang berdiskusi sambil membaca dan mencatat sesuatu.
Perpusda memiliki koleksi sebanyak 38.000 eksemplar buku. Yang dibagi menjadi dua tempat. Untuk lantai dasar, klasifikasi 400-900 yaitu terdiri dari Bahasa, Ilmu Pasti/ Alam, Teknologi, Kesustraan, Sejarah, Biografi. Sedangkan lantai dua, klasifikasi 100 - 300 terdiri dari karya umum, filsafat, agama, ilmu sosial. Beberapa buku karya warga Bojonegoro juga ada, yang ditempatkan secara khusus di sebuah lemari kaca di lantai bawah.
Selain itu, salah satu layanan Perpusda adalah mobil perpustakaan keliling. Dalam satu tahun, mobil ini berkeliling sekitar 60 kali ke seluruh wilayah Bojonegoro. Untuk hari ini, Rabu (07/10), Mobil Keliling dijadwalkan ke Desa Bakung, Kecamatan Kanor, untuk acara Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD). Sedangkan untuk besok Kamis (08/10) jadwalnya di SD Tlatah, Kecamatan Purwosari untuk sebuah acara lomba peningkatan mutu pendidikan.
Menurut Kepala Seksi Perpustakaan Agus Syaiful Aris, yang juga merupakan dosen di salah satu Perguruan Tinggi di Bojonegoro, Perpusda juga memberikan pembinaan kepada Perpustakaan Desa (Perpusdes). "Tidak hanya mobil keliling saja, namun kami juga memberikan pembinaan terkait penataan buku dan administrasi. Sekolah atau Desa bisa mengajukan permohonan ke Perpusda. Untuk waktunya, kami yang menentukan," terangnya. (ver/moha)
Foto pengunjung di Ruang IT Perpusda Bojonegoro

































.md.jpg)






