Kodim 0813 Sosialisasikan TMMD ke 100 di Meduri Margomulyo
Rabu, 13 September 2017 20:00 WIBOleh Piping Dian Permadi
Oleh Piping Dian Permadi
Margomulyo - Pada tahun 2017 ini Kodim 0813 Bojonegoro bakal kembali melaksanakan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 100 selama satu bulan dari tanggal 26 September hingga 26 Oktober mendatang. Rencananya kegiatan ini bakal dilaksanakan di Desa Meduri Kecamatan Margomulyo.
Dalam rangka persiapan menyambut TMMD itu, Kodim 0813 bersama Pemkab Bojonegoro melakukan sosialisasi hari ini Rabu (13/09/2017) sekitar pukul 10.0 WIB di Balai Desa Meduri.
Acara tersebut dihadiri oleh Dandim 0813 Letkol Infanteri Heri Subagyo beserta jajarannya, Kepala Dinas PMD Djumari, camat Margomulyo Arif Nanang Sugiyanto, Kades Meduri Heriyanto, seluruh Kades di wilayah Kecamatan Margomulyo dan puluhan masyarakat Desa Meduri.
Kades Hariyono dalam sambutannya mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak kodim dan Pemkab yang telah memilih desa Meduri sebagai lokasi TMMD ke 100. Bantuan yang akan diberikan kepada desa Meduri tentunya akan sangat bermanfaat bagi desa.
Dalam pelaksanaannya TMMD ini akan di pusatkan di dua dusun yaitu pucang Anom dan dusun kunir. "Saya minta kepada masyarakat selama kegiatan ini berjalan untuk membantu tenaga yang akan dijadwalkan nantinya," jelas Kades.
Camat Margomulyo Arif Nanang Sugiyanto menyampaikan tingkat kemiskinan di daerah Margomulyo ini mencapai 60 persen. Oleh karena itu pihaknya sengaja mengundang seluruh kades manakala suatu saat nanti desanya menjadi sasaran TMMD.
"Jika perlu apa saja mohon disampaikan, apalagi disini masih ada yang belum dialiri listrik," terangnya.
Dari total 10 dusun di Desa Meduri ada beberapa dusun yang belum teraliri listrik. Seperti di dusun Pucang Anom dusun kunir dan dusun Kali dogol.
Dandim 0813 Letkol Infanteri Heri Subagyo mengatakan TMMD yang akan dilaksanakan pada bulan September ini adalah TMMD reguler yang awalnya belum disiapkan pada tahun 2016. Oleh karena itu anggaran pelaksanaan TMMD ini menunggu APBD perubahan yang hingga saat ini masih dibahas.
TMMD adalah kegiatan yang dilakukan oleh kodim dalam rangka membantu percepatan pembangunan di sebuah daerah. Dalam TMMD nantinya kodim bersama pemkab akan memberikan bantuan pembangunan dari bidang fisik maupun non fisik.
Seperti dibidang infrastruktur jalan, jembatan, dan saran prasarana publik lain di suatu desa. Adapun dibidnag non fisik seperti penyuluhan dari dinas - dinas terkait yang ikut terlibat dalam TMMD ini.
Personel yang akan diterjunkan dalam TMMD ini sebanyak kurang lebih 100 satuan setingkat Kompi (SSK). Yang terdiri dari Batalion 501 madiun 31 pasukan, batalion 521 kediri 31 pasukan, dan kodim 0813, 31 pasukan.
"Danramil Ngraho nanti akan menjadi komandan SSK, dan saya akan menjadi komandan ST," ujarnya.
Dalam rancangan P APBD tahun 2017 ini, pemkab sudah bersedia menyediakan anggaran sebanyak Rp1,7 milyar. Yang akan dibagi dalam bantuan fisik Rp1,6 milyar dan non fisik Rp160 juta.
Ada juga bantuan dari asosiasi perbankan 150 juta, untuk Rumah tidak layak huni (RTLH) untuk 15 unit rumah. "Dan dari TNI sendiri 202 juta, uang makan dan uang saku pasukan," pungkasnya.
Dandim sangat berterimakasih kepada pemkab atas kesediaan memberikan anggaran tersebut yang tergolong besar bagi TMMD. Dan selanjutnya meminta kepada legislatif agar dalam pembahasan segera disetujui agar bisa terserap dengan cepat. (pin/moha)












































.md.jpg)






