Robohnya Gedung Kantor SD Ngumpakdalem 4
Ini Temuan Disdik Terkait Pelanggaran dalam Pembangunan
Selasa, 26 September 2017 20:00 WIBOleh Piping Dian Permadi
Oleh Piping Dian Permadi
Bojonegoro Kota - Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro bergerak cepat setelah mendengar kabar robohnya gedung kantor SD Ngumpakdalem 4 Kecamatan Dander, Senin (25/09/2017) kemarin. Setelah dilakukan cek lapangan, ternyata ditemukan banyak pelanggaran dalam pembangunan gedung tersebut.
Di berita sebelumnya, bangunan berupa kantor guru tersebut roboh diterjang angin kencang saat hujan lebat kemarin sore. Padahal bangunan tersebut baru direhab akhir Desember 2016 lalu.
Baca Bangunan SD di Dander Roboh Diterjang Angin Kencang
Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan kabupaten Bojonegoro Kumaidi mengatakan, setelah mendengar kabar tersebut, dia beserta tim mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan kondisi serta mencari sebab robohnya gedung selain bencana alam.
"Kalau dari proses kejadianya, ada angin puting beliung dan mengenai bangunan tersebut, tapi kita tidak percaya begitu saja," ucapnya Selasa (26/09/2017).
Dari pemeriksaan, mereka melihat spesifikasi bangunan di lapangan lalu membandingkannya dengan rencana anggaran belanja (RAB), dan ditemukan beberapa item tidak sesuai.
Seperti balok kuda-kuda di mana besi seharusnya 6 biji ternyata hanya 4, dan diameter besi seharusnya 11,7 ternyata hanya 10. "Gording Kanal C ternyata hanya pakai galvalum," imbuhnya.
Terkait temuan tersebut, Disdik akan melaporkannya ke Bupati, dan segera akan ditindaklanjuti ke inspektorat. Kumiadi juga mengaku sudah dipanggil oleh unit ll Tipikor Satreskrim Polres Bojonegoro untuk berkoordinasi terkait temuan tersebut.
Semua pihak yang terlibat dalam pembangunan gedung SD tersebut juga sudah dipanggil oleh Disdik dan dimintai klarifikasi terkait masalah ini. Seperti kepala sekolah, konsultan pembangunan dan panitia pelaksana pembangunan gedung. Mereka akhirnya bersedia membangun kembali gedung tersebut.
Baca Tentang Bangunan SD di Dander yang Roboh, Disdik: Panitia Harus Bangun Kembali
Terpisah, Kepala Sekolah SD N Ngumpakdalem 4 Naning mengatakan, pembangunan gedung SD untuk 3 ruang tersebut bersumber dari dana DAK Silpa. Pembangunan selesai pada bulan Desember tahun 2016 lalu, dan dikerjakan secara swakelola pihak sekolah.
"Dana pembangunan senilai Rp142 juta DAK Silpa," jelasnya.
Dia juga menegaskan kesanggupannya membangun kembali gedung tersebut. Ketika ditanya darimana anggarannya, dia belum mampu menjelaskan." Nanti akan kita bangun kembali, kita bersedia,” pungkasnya. (pin/moha)












































.md.jpg)






