Selama Sepekan, Ibu-Ibu Ledok Wetan Latihan Tari Thengul
Minggu, 11 Oktober 2015 13:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Kota - Selama sepekan, ibu-ibu dari warga Ledok Wetan berkumpul di Kantor Kelurahan. Mereka nampak berlenggak-lenggok di sana. Rupanya mereka sedang berlatih tari thengul, salah satu tari tradisional Bojonegoro. Kegiatan ini selama tiga jam, mulai dari 14.00 WIb sampai 17.00 WIB yang sudah dimulai sejak Kamis (08/10) lalu sampai Selasa (13/10).
Ada sekitar 30 ibu rumah tangga dengan beragam latar belakang profesi yang berbeda mengalungkan selendang warna kuning dan mengikuti arahan dari Winarti, intruktur tari Sanggar Sayap Jendela.
Salah satu peserta, Resti Aminah (45) Ledok Wetan mengungkapkan kegembiraannya mengikuti pelatihan ini. "Dulu waktu muda, saya belum pernah menari. Sekarang walaupun sudah kepala empat, saya merasakan semangat muda kembali ketika menari. Badan saya pun terasa segar. Karena hitung-hitung olahraga," ucapnya sambil tertawa.
Selain itu, Resti juga menambahkan bahwa dia senang belajar tari thengul karena ikut berpartisipasi untuk melestarikan budaya Bojonegoro. Sehingga bisa dia tularkan ke anaknya.
Hal serupa dirasakan oleh Endah Setyo Rini yang aktif di Pos Paud Kelurahan Ledok Wetan. "Saya senang dengan adanya kegiatan ini. Awalnya, ya, malu untuk ikut latihan. Karena sudah bukan anak-anak lagi. Tetapi akhirnya menikmati juga. Kalau bisa, tidak hanya seminggu, tetapi rutin diadakan," katanya kepada BBC, sebutan BeritaBojonegoro.com.
Pelaksanaan pelatihan tari thengul ini merupakan program disnakertrasos dengan menggandeng LPK Prestasi sebagai pelaksana. Pelatihan ini untuk memberdayakan ibu-ibu rumah tangga dengan kuota peserta sebanyak 30 orang. "Mayoritas yang mengikuti adalah ibu rumah tangga. Namun mereka sangat bersemangat sekali untuk mengikuti pelatihan tari ini. Bahkan peserta yang mendaftar lebih dari 30 orang," kata ketua LPK Prestasi, Hidayah (28).(ver/moha)

































.md.jpg)






