Pemilukada 2018
KPU Bojonegoro Launching Tahapan Pilkada 2018
Sabtu, 02 Desember 2017 07:00 WIBOleh Muliyanto
Oleh Muliyanto
Bojonegoro Kota - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro, pada Jumat (01/12/2017) malam, gelar Launching Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bojonegoro Tahun 2018.
Launching dihadiri Ketua KPU RI Arief Budiman, Ketua KPU Jatim Eko Sasmito juga ketua KPU Kabupaten/Kota di Jawa timur, PPK Se-Kabupaten Bojonegoro, Forpimda Bojonegoro, FKUB (Forum Komunikasi Kerukunan Ummat Beragama) dan Ketua Partai Politik di Bojonegoro
Dalam launching pilkada 2018, KPU BOjonegoro menampilkan jingle mascot dan tampilan atraksi barongsai yang cukup memukau semua peserta undangan,
Ketua KPU bojonegoro, Abdim Munib menyampaikan launching tahapan pilkda adalah bentuk sosialisasi yang dilakukan isntansinya kepada masyarakat. Launching tahapan Pemilu adalah sebagai tanda dimulainya tahapan pilkada di Kabupaten Bojonegoro.
" Pelaksanaan pemilu akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018 mendatang, sehingga nantinya semua masyarakat turut serta untuk membantu dalam pelaksanaan pilkada," terangnya.
Sementara itu Ketua KPU Pusat Arief Budiman menyampaikan, bahwa peluncuran tahapan ini adalah intinya memngingatkan kesemua orang dan penyelenggara pemilu bahwa selesai launching ini semua tahapan pemilu di mulai. Mulai dari pendaftaran, pemungutan, kampanye dan penghitungan suara, sehingga semua masyarakat tau akan semua tahapan pemilu pada tahun 2018 mendatang.
"Khusus bagi penyelenggara pemilu, harus bersikap transparan disemua tahapan, mulai anggaran dan proses ferifikasi dan penetapan pasangan calon bahkan sampai penghitungan surat suara dan pengumuman, harus mudah diakses oleh publik dan jangan ditutup tutupi," unkap Arief Budiman.
Selain itu, Arief Budiman berharap penyelenggara pemilu harus berkerja seca independent dan mempunyai intergritas, dalam arti, jika dalam regulasi mengatakan A maka penyelenggara pemilu harus melaksanakan A tidak boleh melenceng pada regulasi.
“Sehingga nantinya peserta pemilu akan percaya dan pelaksanaan pemilu bisa berjalan dengan benar secara prosedural dan subtansial.” terangnya. (mol/imm)












































.md.jpg)






