News Ticker
  • Bupati Bojonegoro dan Bupati Blora Tinjau Lokasi Pembangunan Jembatan Penghubung
  • Pelajar di Bojonegoro Ikuti Edukasi Tosan Aji pada Gelaran Festival Pusaka Nusantara 2018
  • Usia Hujan Deras Disertai Angin, Aparat dan Warga di Blora Lakukan Kerja-bakti
  • Memperingati
  • YKIB Tampilkan Program Magang di Festival Banyu Urip 2018
  • Diduga Korupsi Alokasi Dana Desa, Kades Sukosewu Bojonegoro Ditahan Polisi
  • Ditabrak Motor, Seorang Pejalan Kaki di Malo Bojonegoro Luka Berat
  • Hujan Deras Disertai Angin dan Petir Landa Sejumlah Wilayah di Blora
  • Festival Pusaka Nusantara 2018 Digelar di Bojonegoro
  • Festival Banyu Urip Digelar Mulai Hari Ini
  • BPBD Bojonegoro Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Banjir, Longsor, dan Angin Kencang
  • Berhasil Dorong UMKM, Pemkab Tuban Raih Penghargaan Natamukti
  • KUPP Brondong Gelar Sosialisasi Keselamatan dan Keamanan Pelayaran pada Nelayan
  • Kopi Biji Secang, Minuman Herbal Produk Pondok Pesantren
  • Kepemimpinan Perempuan Bojonegoro dalam Usaha Kecil dan Mikro
  • Job Fair Bojonegoro 2018 Diharapkan Tekan Angka Pengangguran
  • 3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Kalitidu Bojonegoro
  • Seorang Perempuan Asal Kedungadem Bojonegoro Dilaporkan Hilang
  • Ribuan Guru TPQ Tuban Geruduk Pendapa Kridho Manunggal
  • Operasi Zebra 2018 di Bojonegoro, Potensi Laka Lantas dan Pelanggaran Menurun
Ratusan Karya Penulis Bojonegoro Berkumpul di BBF

Ratusan Karya Penulis Bojonegoro Berkumpul di BBF

Oleh Muliyanto

Bojonegoro - Buku-buku tertata rapi pada rak-rak besar di lobi ruang Exhibition lantai 1 Gedung Pemkab Bojonegoro, Senin (12/02/2018). Jumlahnya hampir ribuan eksemplar yang terdiri dari ratusan judul dan jenis. Semua adalah karya penulis Bojonegoro, diterbitkan oleh penerbit Bojonegoro sendiri maupun ada yang bukan. Pameran karya penulis Bojonegoro ini digelar selama 3 hari hingga Rabu (14/02/2018) depan  dengan tajuk Bojonegoro Book Fair (BBF) 2018.

Ketua panitia BBF 2018 Yonathan Rahardjo mengatakan, ajang ini merupakan upaya awal mempertemukan rantai kepenulisan di Bojonegoro, dari generasi terdahulu hingga yang paling baru. Menurut Yonathan, sejarah kepenulisan di Bojonegoro sudah dimulai sejak Indonesia belum merdeka dan terus berkelanjutan hingga kini. Dia memuji iktikad baik Pemkab dan Perpusda Bojonegoro yang memprakarsai acara ini. Memang masih banyak kekurangan, namun Yonathan optimistis ke depan bisa lebih baik.

"Ini merupakan kebutuhan Bojonegoro menjawab tantangan zaman dengan mempertemukan semua genre penulis; sastra dan nonsastra, penulis full time dan paruh waktu, dan seterusnya," kata dia.

Yonathan sendiri adalah dokter hewan, penulis novel Lanang yang menang dalam Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta 2006 lalu. 

Penulis dari beragam latarbelakang hadir kompak dalam acara ini. Mereka ada yang berangkat dari dunia sastra Jawa, organisasi guru, komunitas literasi dan sebagainya. Penerbit-penerbit Bojonegoro juga banyak yang turut serta. 

Acara hari ini juga diramaikan dengan dialog tentang sejarah sastra dan literasi di Bojonegoro serta bedah buku Simfoni Umar Bakri terbitan IGI (Ikatan Guru Indonesia) Bojonegoro, sebuah kumpulan kisah para guru inspiratif Bojonegoro. Sastrawan Jawa JFX Hoery, guru inspiratif Ufar Ismail, Prawoto, dan lain-lain berbagi pengalaman menulis di depan peserta dialog yang didominasi para remaja pelajar dari berbagai sekolah dalam kota. 

Bupati Suyoto yang datang membuka acara, menyambut antusias ajang temu karya penulis ini. Dia mengatakan bahwa sebelum gedung Pemkab ini dibangun, dia sudah berangan bahwa gedung itu nantinya harus terbuka untuk warga. Setidaknya sudah ada tiga kegiatan yang digelar di gedung Pemkab, pertama Festival OGP, kedua Festival HAM, ketiga pameran lukisan karya perupa Bojonegoro dan ditambah yang sedang berlangsung hari ini, Bojonegoro Book Fair ini.

Suyoto juga banyak mengungkapkan pengalaman pribadinya sebagai bupati yang suka menulis. Ponsel pribadinya banyak berisi tulisan-tulisan yang dia buat saat senggang di tengah kesibukan kerja. Dia mengaku kalau tidak menumpahkan kegelisahan-kegelisahannya melalui tulisan, bisa stres.

Suyoto juga menyemangati para pelajar yang hari ini hadir menyemarakkan pameran. Dia berharap para pelajar mencintai membaca dan menulis agar bahagia. "Dengan tulisan kita bisa mengubah seseorang menjadi lebih baik. Tulisan yang baik adalah yang jujur dari dalam hati seseorang. Karena dengan jujur kita mengajarkan arti penting kehidupan. Dengan acara ini diharapkan akan melahirkan bibit baru penulis Bojonegoro yang kelak akan membawa Bojonegoro lebih baik," katanya. (mol/red)

Foto sejumlah pengunjung remaja melihat-lihat lapak buku penulis Bojonegoro.

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Teras

Kesultanan Melaka dan Konstitusi Malaysia

Kesultanan Melaka dan Konstitusi Malaysia

Oleh Muhammad Roqib Kuliah tamu bersama Dr Norazlina binti Abdul Azis dari Faculty Law UITM Malaysia di Pascasarjana Ilmu Hukum ...

Opini

Generasi Muda dalam Jeratan Kapitalisme Liberal

Opini

Generasi Muda dalam Jeratan Kapitalisme Liberal

*Oleh Rizki Amelia Kurnia Dewi SIKom PEMUDA adalah tonggak perubahan bangsa. Di pundak-pundak merekalah masa depan bangsa digantungkan. Pemuda sejatinya ...

Quote

Memperingati

Memperingati

Oleh Dr Hj Sri Minarti, M.Pd.I Memperingati dapat diartikan mengadakan suatu kegiatan untuk mengenang atau memulyakan suatu peristiwa, mencatat suatu ...

Sosok

Kopi Biji Secang, Minuman Herbal Produk Pondok Pesantren

Kopi Biji Secang, Minuman Herbal Produk Pondok Pesantren

Oleh Nova Andriyanto Bojonegoro - Kopi biji secang, adalah minuman ringan dari olahan biji secang. Leluhur dulu biasa menggunakan kayu ...

Eksis

Warga Kerek Tuban Raup Puluhan Juta Rupiah dari Budidaya Jamur Tiram

Warga Kerek Tuban Raup Puluhan Juta Rupiah dari Budidaya Jamur Tiram

Oleh Achmad Junaidi Tuban (Kerek) Salah satu warga Desa Tlogowaru Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban, Darmaun (39), sukses menjadi pembudidaya jamur ...

Religi

Hukum Nikah Sirri

Hukum Nikah Sirri

*Oleh Drs H Sholikin Jamik SH MHes. Istilah nikah sirri atau nikah yang dirahasiakan memang dikenal di kalangan para ulama, ...

Infotorial

Program Peningkatan Literasi Siswa

Program Peningkatan Literasi Siswa

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Universitas Bojonegoro (Unigoro) bekerjasama dengan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) gelar kegiatan Pelatihan Karya Tulis Ilmiah ...

Berita Foto

Inilah Prosesi Kegiatan Menuju Grebeg Berkah Jonegaran, HJB ke 341

Berita Foto

Inilah Prosesi Kegiatan Menuju Grebeg Berkah Jonegaran, HJB ke 341

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke 341 tahun 2018, telah dilaksanakan pada Jumat ...

Feature

Udek, Tradisi Unik Masyarakat Desa Turigede Kecamatan Kepohbaru, Bojonegoro

Udek, Tradisi Unik Masyarakat Desa Turigede Kecamatan Kepohbaru, Bojonegoro

Oleh Muliyanto Bojonegoro (Kepohbaru) - Lain ladang, lain belalang. lain lubuk, lain ikannya. barangkali ibarat pepatah itulah yang dilakukan masyarakat ...

Resensi

Alice in Cheongdam Dong 2

Alice in Cheongdam Dong 2

Oleh Delfariza Amaliya Penulis : Ahn Jae Kyung Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas Tahun : 2014 Penerbit : Qanita, PT ...

Pelesir

Bukit Kunci di Blora, Jadi Tempat Pemburu Sunrise

Bukit Kunci di Blora, Jadi Tempat Pemburu Sunrise

Oleh Priyo Spd Blora - Panorama indah matahari pagi (sunrise) dan pemandangan Gunung Lawu di pagi hari menjadikan salah suasana ...

Statistik

Hari ini

5.627 kunjungan

8.949 halaman dibuka

71 pengunjung online

Bulan ini

63.509 kunjungan

112.424 halaman dibuka

Tahun ini

1.193.105 kunjungan

2.098.296 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 640.776

Indonesia: 12.085

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015