News Ticker
  • Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat
  • Tiga Rumah di Temayang Bojonegoro Terbakar Akibat Korsleting Listrik, Total Kerugian 520 Juta Rupiah
  • Kolaborasi Lintas Kampus: 208 Mahasiswa KKN IPB, UNS, dan STAI Al-Anwar Siap Akselerasi Pembangunan Desa di Blora
  • Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, Pemkab Bojonegoro Sosialisasikan Program Jatim Puspa Plus dan Desa Berdaya
  • Diduga Akibat Puntung Rokok, Tumpukan Ranting Pohon di Depan SMPN 1 Temayang Hangus Terbakar
  • Gandeng Pakar UNAIR, Pemkab Bojonegoro Gelar Sarasehan Edukasi Protein Hewani
  • 08 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 8 Juli 2026
  • Penyegaran Birokrasi Pemkab Bojonegoro, Bupati Wahono Lantik Lima Kepala OPD Baru dan Rotasi Pejabat Administrator
  • Realisasi Serapan APBD Jatim Capai 94 Persen, Emil Dardak Beri Penjelasan Terkait SILPA
  • Menu Sehat Penurun Berat Badan: Ini 6 Makanan Tinggi Serat yang Cocok Dikonsumsi Saat Diet
  • DPRD Bojonegoro Cecar Dinas PMPTSP di Sidang Banggar, Pelayanan Publik Dinilai Masih Amburadul
  • Pemkab Bojonegoro Cairkan Beasiswa Tahap 1B Senilai Rp10,5 Miliar untuk 2.670 Mahasiswa
  • Jangan Lewatkan Sore Ini: Balen Tantang Ngraho di Final Sepak Bola Porkab II
  • 07 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 7 Juli 2026
  • Pedagang Pasar Kota Pindah Sementara Selama Renovasi, Ada yang Swadaya
  • Kalitidu Sabet Emas Mobile Legends Usai Tekuk Kecamatan Kota 2-0
  • Pemprov Jatim Deklarasikan Diri Sebagai Provinsi Event Terbanyak, Genjot Kunjungan Wisatawan
  • Kebiasaan Makan Berat Larut Malam Diam-Diam Bisa Merusak Fungsi Ginjal
  • Festival Wisata Buah dan Sayuran di Galeri Bengawan Trucuk, Upaya Menuju Petani Mandiri
  • Buku Historiografi Ki Andong Sari Warnai Haul Ki Andongsari ke 244
  • 6 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 6 Juli 2026
71 Desa di 11 Kecamatan di Bojonegoro, Mulai Rasakan Dampak Banjir Bengawan Solo

Waspada Banjir Bengawan Solo!!!

71 Desa di 11 Kecamatan di Bojonegoro, Mulai Rasakan Dampak Banjir Bengawan Solo

Oleh Imam Nurcahyo

Bojonegoro -  Meskipun sejak Sabtu (24/02/2018) pukul 04.00 WIB pagi tadi, elevasi Tinggi Muka Air (TMA) Bengawan Solo di wilayah Kabupaten Bojonegoro mulai menunjukkan trend turun dan pada papan duga TBS Bojonegoro Kota kembali masuk pada status siaga kuning, namun dampak dari luapan banjir Bengawan Solo tersebut mulai dirasakan oleh warga terdampak di 71 desa yang tersebar di 11 kecamatan di kabupaten Bojonegoro.

Baca: Banjir Bengawan Solo di Bojonegoro Mulai Turun

Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Bojonegoro, Heru Sugiharto, pada Sabtu (24/02/2018) pagi mengungkapkan, meski di Bojonegoro Kota sudah turun namun daerah hilir seperti Kecamatan Kanor dan Baureno akan tetap terdampak.

“Hari ini untuk wilayah Kecamatan Kanor dan Baureno yang harus meningkatkan kewaspadaan.” terangnya.

Dijelaskan Heru, bahwa berdasarkan data yang dihimpun Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) kabupaten Bojonegoro, pada Sabtu (24/02/2018)  pukul 24.00 WIB, dilaporkan terdapat  71 desa di 11 kecamatan mulai merasakan dampak luapan sungai Bengawan Solo.

Sementara, jumlah penduduk yang mengungsi sebanyak 311 jiwa, rumah tergenang mencapai 2.222 kepala keluarga. Banjir juga merendam areal pertanian, utamanya tanaman padi seluas 1.015 hektare, palawija seluas 1.015 hektare,  pekarangan warga seluas 623 hektare.

Sedangkan fasiitas umum yang tergenang antara lain 1 gedung TK, 14 gedung sekolah dasar, 6 masjid, 4 mushola serta jalan desa mencapai 19.436 meter, jalan lingkungan sepanjang 4.000 meter, dengan ketinggiannya bervariasi.

“Taksir kerugian sementara akibat luapan sungai Bengawan Solo ini mencapai  Rp 2,7 miliar<’ imbuh Heru.

Masih menurut Heru, meskipun banjir mulai suru, Bupati melalui Kabag Humas Protokol Kabupaten Bojonegoro memerintah kepada seluruh jajaran camat yang terletak di bantaran sungai Bengawan Solo, untuk tetap siaga 24 jam. Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) pada hari Sabtu dan Minggu tetap masuk siaga banjir dan pemerintah desa untuk mulai membuka dapur umum diwilayah masing-masing.

“Jangan ada yang meminta-minta di jalan. Jika desa tak sanggup maka akan di handle oleh Pemerintah Kabupaten.” tutur Heru.

Bupati, lajut Heru, memerintahkan agar para camat tetap memberikan laporan kondisi terbaru daerah terdampak secara terus menerus. Perkembangan apapun agar segera dilaporkan. Kepada para orang tua untuk menjaga dan mengawasi putra putrinya karena korban banjir seringkali karena hal sepele, seperti bermain di daerah genangan banjir.

Melihat trend turun ini Bupati memghimbau agar warga bersama dengan berbagai pihak untuk mulai membersihkan rumah dan lingkungan mereka dengan kerja bhakti. ASN harus menjadi teladan dengan terjun langsung dan motor ditengah masyarakat. Negara harus hadir bersama seluruh warga dalam kondisi apapun.

“Tetap waspada dan jangan menjadikan banjir sebagai sebuah bencana, kita tetap bahagia dan tetap produktif,”  tutup Heru.

Berikut ini update status TMA Bengawan Solo, yang diterima dari UPT Pengelola Sumber Daya Air (UPT PSDA) Wilayah Sungai Bengawan Solo untuk tanggal 24 Pebruri 2018, hingga pukul  12.00 WIB. (*/imm)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1783511472.5997 at start, 1783511473.329 at end, 0.72929096221924 sec elapsed